Ad Placeholder Image

Pandangan Kabur Saat Hamil? Jangan Panik, Ini Sebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Pandangan Kabur Saat Hamil: Normalkah? Kapan Waspada?

Pandangan Kabur Saat Hamil? Jangan Panik, Ini SebabnyaPandangan Kabur Saat Hamil? Jangan Panik, Ini Sebabnya

DAFTAR ISI


Masa kehamilan adalah fase yang penuh dengan perubahan luar biasa pada tubuh seorang wanita. Mulai dari perubahan bentuk fisik, fluktuasi suasana hati, hingga berbagai keluhan yang mungkin belum pernah dirasakan sebelumnya. Salah satu keluhan yang cukup sering membuat ibu hamil merasa cemas adalah terjadinya gangguan pada indra penglihatan. Mengalami pandangan kabur saat hamil adalah hal yang sebenarnya cukup umum terjadi, namun tetap membutuhkan perhatian khusus agar tidak mengarah pada komplikasi serius.

Perubahan penglihatan ini sering kali mengejutkan. Kamu mungkin tiba-tiba merasa kesulitan membaca tulisan di layar ponsel, merasa mata sangat kering dan perih, atau pandangan menjadi tidak fokus saat melihat objek yang agak jauh. Hal ini sangat wajar mengingat tubuh memproduksi hormon kehamilan dalam jumlah besar yang memengaruhi retensi cairan tubuh, termasuk cairan yang ada di dalam jaringan mata dan kornea.

Meskipun sebagian besar kasus pandangan kabur pada ibu hamil bersifat sementara dan akan kembali normal setelah melahirkan, ada kondisi tertentu di mana gejala ini menjadi sinyal bahaya dari tubuh. Pandangan kabur bisa menjadi salah satu indikator utama dari komplikasi kehamilan yang serius seperti preeklamsia atau diabetes gestasional. Oleh karena itu, penting bagi setiap ibu hamil untuk memahami apa saja faktor pemicunya, bagaimana cara menanganinya di rumah, dan kapan waktu yang tepat untuk mencari pertolongan medis.

Karena tidak semua keluhan mata saat hamil membutuhkan obat-obatan medis yang berat, langkah pertama yang paling bijak adalah memahami akar masalahnya. Mari kita bahas secara mendalam mengenai penyebab, cara mengatasi, dan tanda bahaya dari pandangan kabur selama masa kehamilan.

Penyebab Pandangan Kabur Saat Hamil

Ada beberapa faktor fisiologis maupun patologis yang dapat memengaruhi ketajaman penglihatan ibu hamil. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya:

1. Retensi Cairan dan Perubahan Hormon

Sama seperti bagian tubuh lainnya (seperti pergelangan kaki dan jari tangan) yang membengkak akibat penumpukan cairan, bola mata juga mengalami hal serupa. Hormon kehamilan menyebabkan retensi cairan yang dapat mengubah ketebalan dan bentuk kornea mata. Kornea adalah lapisan bening di bagian depan mata yang berfungsi memfokuskan cahaya. Ketika bentuk kornea sedikit berubah karena cairan, cahaya tidak jatuh tepat pada retina, sehingga menyebabkan pandangan menjadi kabur atau tidak fokus.

2. Mata Kering (Dry Eye Syndrome)

Hormon kehamilan dapat menurunkan produksi air mata dan mengubah komposisi kelenjar lipid pada mata. Akibatnya, air mata menjadi lebih cepat menguap, membuat permukaan mata menjadi kering, terasa berpasir, perih, dan kemerahan. Mata yang kering secara terus-menerus akan menurunkan kualitas penglihatan dan membuat pandangan terasa buram, terutama jika kamu sering menatap layar gadget dalam waktu lama.

3. Preeklamsia

Ini adalah kondisi medis serius yang harus sangat diwaspadai. Preeklamsia ditandai dengan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urine setelah usia kehamilan 20 minggu. Tekanan darah yang melonjak drastis dapat menyebabkan pembengkakan pada retina atau bahkan kerusakan pada pembuluh darah di mata. Gejala visual akibat preeklamsia tidak hanya pandangan kabur, tetapi juga melihat bintik-bintik berkedip, kilatan cahaya, hingga hilangnya penglihatan sementara.

4. Diabetes Gestasional

Diabetes yang muncul selama masa kehamilan disebut diabetes gestasional. Kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah kecil yang menyuplai retina mata. Selain itu, fluktuasi gula darah dapat menyebabkan lensa mata membengkak sementara, sehingga fokus mata terganggu dan pandangan menjadi buram.

Tanda Bahaya (Red Flags) Pandangan Kabur Saat Hamil
  1. Pandangan kabur disertai sakit kepala hebat yang tidak kunjung hilang.
  2. Melihat kilatan cahaya (flashing lights) atau bintik-bintik hitam melayang (floaters) yang muncul tiba-tiba.
  3. Disertai pembengkakan ekstrem pada wajah, sekitar mata, dan tangan.
  4. Nyeri parah di area perut bagian atas atau di bawah tulang rusuk kanan.

Jika kamu mengalami gejala di atas, segera kunjungi Unit Gawat Darurat (UGD) terdekat.

Cara Mengatasi Keluhan Mata Saat Hamil

Jika pandangan kabur yang kamu alami dipastikan bukan karena komplikasi serius seperti preeklamsia, ada beberapa langkah perawatan mandiri yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kenyamanan mata selama kehamilan:

1. Gunakan Obat Tetes Mata Air Mata Buatan (Artificial Tears)

Untuk mengatasi mata kering yang membuat pandangan buram, kamu bisa menggunakan obat tetes mata yang bersifat melumasi. Pastikan kamu memilih produk air mata buatan yang aman untuk ibu hamil (kategori bebas pengawet atau preservative-free lebih disarankan). Jika kamu butuh produk perawatan mata, kamu bisa beli obat dan vitamin mata online di Halodoc, produk 100% asli dan langsung diantar ke rumah.

2. Istirahatkan Mata dari Layar Gadget

Terapkan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit menatap layar, palingkan pandangan sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama minimal 20 detik. Hal ini membantu merelaksasi otot mata dan mencegah mata kering akibat jarang berkedip saat menatap layar.

3. Ganti Lensa Kontak dengan Kacamata

Perubahan bentuk kornea dapat membuat penggunaan lensa kontak terasa tidak nyaman dan mengganjal. Gesekan lensa kontak pada kornea yang sedang sensitif juga berisiko menimbulkan iritasi ringan. Sebaiknya gunakan kacamata sementara waktu hingga bentuk kornea kembali normal beberapa minggu setelah melahirkan.

4. Tunda Pembuatan Kacamata Baru atau Lasik

Karena perubahan penglihatan ini umumnya bersifat sementara, dokter mata biasanya akan menyarankan kamu untuk menunda pembuatan resep kacamata baru atau melakukan prosedur operasi mata seperti LASIK. Tunggu setidaknya hingga 6 bulan pasca persalinan ketika hormon tubuh sudah kembali stabil.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Kondisi penglihatan ibu hamil harus terus dievaluasi bersamaan dengan pemeriksaan kehamilan rutin. Jangan abaikan perubahan pada matamu jika:

  • Penglihatan kabur terjadi secara tiba-tiba atau hanya pada satu sisi mata.
  • Disertai dengan mata merah kronis yang mengeluarkan kotoran berlebih (indikasi infeksi).
  • Kamu memiliki riwayat diabetes tipe 1 atau tipe 2 sebelum hamil, atau riwayat glaukoma.
  • Ada riwayat hipertensi atau preeklamsia pada kehamilan sebelumnya.

Dalam kondisi tersebut, dokter kandungan (SpOG) mungkin akan merujuk kamu ke dokter spesialis mata (Oftalmologis) untuk mendapatkan pemeriksaan funduskopi (pemeriksaan saraf mata) guna memastikan tidak ada masalah pada retina dan saraf optik.

Studi Mengenai Perubahan Mata Saat Hamil

American Academy of Ophthalmology (AAO) menerbitkan panduan dan ulasan klinis yang menjelaskan bahwa kehamilan memicu adaptasi fisiologis yang signifikan pada sistem okular (mata). Studi menemukan bahwa ketebalan kornea dapat meningkat secara signifikan akibat retensi cairan (edema kornea), terutama pada trimester kedua dan ketiga.

Selain itu, sensitivitas kornea juga dilaporkan menurun selama kehamilan, yang dapat memengaruhi produksi refleks air mata. Inilah alasan utama mengapa sindrom mata kering dan intoleransi terhadap penggunaan lensa kontak sangat umum dikeluhkan oleh ibu hamil. Studi ini menegaskan bahwa sebagian besar perubahan tersebut bersifat sementara dan akan mengalami perbaikan (resolusi) secara spontan dalam beberapa bulan setelah masa nifas selesai.

Menjaga kesehatan mata selama kehamilan sama pentingnya dengan menjaga kesehatan janin di dalam kandungan. Pastikan kamu selalu mengonsumsi makanan bergizi kaya akan vitamin A, C, E, dan omega-3 yang baik untuk fungsi saraf mata.

Jika pandangan kabur membuatmu merasa tidak nyaman atau cemas, jangan ragu untuk berkonsultasi. Kamu bisa mendapatkan layanan telemedis dan obat-obatan yang aman untuk ibu hamil dengan praktis di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, pemantauan tekanan darah secara rutin adalah kunci utama untuk mencegah komplikasi kehamilan yang mengancam nyawa. Pastikan kamu tidak melewatkan jadwal kontrol ke dokter kandungan.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2024. Eye Changes During Pregnancy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Preeclampsia – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Blurred Vision: Causes & Treatments.
National Health Service (NHS) UK. Diakses pada 2024. Health problems in pregnancy.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Kenali Tanda Bahaya Kehamilan.

FAQ

1. Apakah pandangan kabur saat hamil adalah tanda pasti preeklamsia?

Tidak selalu. Pandangan kabur sering kali murni disebabkan oleh perubahan hormon dan penumpukan cairan pada kornea, atau kondisi mata kering. Namun, karena ini merupakan salah satu tanda preeklamsia, kamu wajib memeriksakan tekanan darah untuk memastikannya.

2. Apakah saya boleh mengganti resep minus kacamata saat sedang hamil?

Sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Karena bentuk kornea berubah akibat cairan kehamilan, resep kacamata yang kamu buat saat hamil mungkin tidak akan cocok lagi setelah kamu melahirkan dan hormon kembali stabil. Tunggu hingga beberapa bulan pasca persalinan.

3. Apakah obat tetes mata seperti Insto atau Rohto aman untuk ibu hamil?

Obat tetes mata yang berfungsi untuk meredakan mata merah biasanya mengandung bahan aktif penyempit pembuluh darah. Sebaiknya hindari produk tersebut tanpa anjuran dokter. Lebih disarankan menggunakan obat tetes jenis “air mata buatan” (artificial tears) yang bebas pengawet untuk mengatasi mata kering.

4. Kapan pandangan kabur ini akan kembali normal?

Bagi sebagian besar wanita, pandangan mata dan kenyamanan penglihatan akan berangsur-angsur kembali normal dalam waktu 6 minggu hingga beberapa bulan setelah melahirkan bayi atau setelah masa menyusui eksklusif selesai, seiring dengan stabilnya hormon tubuh.