• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pandemi Corona Bikin Susah Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Pandemi Corona Bikin Susah Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Pandemi Corona Bikin Susah Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh World Forum Economic, disebutkan kalau peningkatan kadar hormon stres kortisol selama pandemi corona ini membuat banyak orang susah tidur. 

Jika kamu termasuk orang yang mengalami susah tidur selama pandemi, berolahragalah di sore hari dapat membantu mendapatkan tidur nyenyak di malam hari. Ini dikarenakan kardio dapat meningkatkan suhu tubuh. Informasi selengkapnya mengenai pandemi corona dan kaitannya dengan insomnia alias susah tidur bisa dibaca di bawah ini!

Kenapa Pandemi Corona Bikin Susah Tidur?

Pandemi corona telah membawa banyak perubahan dalam aktivitas rutin. Orang-orang tidak hanya kehilangan kualitas tidurnya, tetapi juga kerap mengalami mimpi aneh. Buat kamu yang mengalami insomnia selama pandemi corona, kamu tidak sendiri, hampir semua orang yang terdampak pandemi mengalaminya. Berikut ini adalah penjelasannya.

Baca juga: Ilmuwan Sebut Virus Corona Bisa Menyebar Melalui Udara

1. Kamu Tidur Lebih Lama

Kenapa pandemi corona bikin susah tidur? Soalnya kamu tidur lebih lama dari biasanya. Aktivitas work from home serta keterbatasan kegiatan di luar membuat kamu mau tak mau hanya bisa melakukan kegiatan di dalam rumah. Tidak perlu bangun pagi, tidak punya keharusan melakukan sesuatu membuatmu mengisi waktu dengan tidur saja.

2. Tidur Larut Malam

Tidur larut malam adalah dampak lanjutan dari tidur yang tidak teratur. Kamu kerap terjaga tengah malam sampai dini hari karena tidak punya keharusan untuk bangun lebih pagi.

3. Mengalami Mimpi-Mimpi Aneh

National Geographic melaporkan bahwa lembaga penelitian di seluruh dunia sedang mempelajari fenomena mimpi-mimpi aneh yang dialami masyarakat selama pandemi. Secara tidak sadar, karena kerap mengalami mimpi aneh kamu jadi enggan untuk tidur. 

Jika kamu mengalami insomnia dan butuh rekomendasi profesional dari dokter, bisa ditanyakan ke aplikasi Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Mengatasi Susah Tidur Akibat Corona

Jika kamu kerap mendapatkan tidur yang tidak berkualitas, Dr. Philip Cheng psikolog klinis dari Sleep Disorders Center at Henry Ford Health System merekomendasikan beberapa hal berikut untuk dilakukan:

1. Punya Jadwal Rutin

Tetaplah pada rutinitas dan pastikan kamu punya jadwal regular. Hanya karena kamu beraktivitas di rumah bukan berarti kamu “membebaskan” begitu saja waktumu. Bangunlah pada waktu yang sama setiap pagi untuk membantu menstabilkan ritme sirkadianmu (sistem internal tubuh yang mengatur siklus bangun dan tidur).

Baca juga: 3 Fakta Kalung Anti Corona yang Perlu Diketahui

2. Jauhkan Diri dari Benda-Benda Elektronik

Ketika jam istirahat tiba, jauhkan diri dari peralatan elektronik. Cahaya biru dari elektronik dapat memengaruhi ritme sirkadian yang membuat kamu tetap terjaga ketika seharusnya merasa lelah.

3. Atmosfer Kamar yang Menyenangkan

Menciptakan lingkungan tidur yang ideal adalah salah satu cara untuk mendapatkan tidur lelap. Ini bisa dilakukan dengan mematikan lampu dan mengatur suhu kamar. Selain itu, kamu disarankan untuk tidak mandi air hangat karena dapat meningkatkan suhu tubuh.

4. Jangan Makan Besar Sebelum Tidur

Namun jika kamu cenderung lapar sebelum tidur, kamu bisa mengudap makanan kecil sebagai gantinya. Direkomendasikan untuk mengunyah buah ataupun sesuatu yang sehat dan tidak berlemak. 

5. Batasi Konsumsi Kafein dan Alkohol 

Kafein dapat bertahan di dalam tubuh selama delapan jam, durasi yang jauh lebih lama ketimbang yang diperkirakan orang. Begitupun dengan alkohol yang walaupun dapat membuat kamu terkesan mengantuk, tetapi alkohol dapat membangunkan sistem metabolisme di tengah malam. Setidaknya hindari konsumsi alkohol tiga jam sebelum tidur.

Referensi:
Henry Ford LiveWell. Diakses pada 2020. Coronasomnia: 9 Tips For Coronavirus-Related Insomnia.
World Economic Forum. Diakses pada 2020. 5 ways COVID-19 has disrupted our sleep.