Ad Placeholder Image

Panduan Cara Pasang NGT: Prosedur Mudah dan Aman

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Juni 2026

Begini Cara Pasang NGT yang Benar dan Cepat Paham

Panduan Cara Pasang NGT: Prosedur Mudah dan AmanPanduan Cara Pasang NGT: Prosedur Mudah dan Aman

DAFTAR ISI


Pemasangan nasogastric tube atau NGT merupakan salah satu prosedur medis yang sangat vital dalam perawatan pasien yang mengalami kesulitan makan atau memerlukan dekompresi lambung. Prosedur ini melibatkan penyisipan selang plastik fleksibel melalui hidung, melewati kerongkongan, hingga mencapai lambung. Meski terlihat sederhana, tindakan ini memerlukan keahlian khusus dan ketelitian tinggi untuk memastikan selang masuk ke saluran yang tepat dan tidak menimbulkan komplikasi serius seperti aspirasi paru.

Kebutuhan akan pemasangan NGT sering kali muncul pada kondisi darurat maupun perawatan jangka panjang, seperti pada pasien stroke yang mengalami gangguan menelan (disfagia), pasien koma, hingga bayi prematur yang refleks isapnya belum sempurna. Memahami prosedur ini dengan benar tidak hanya membantu tenaga medis, tetapi juga memberikan gambaran bagi keluarga pasien mengenai apa yang diharapkan selama proses berlangsung demi menjaga asupan nutrisi dan kenyamanan pasien.

Penting untuk diingat bahwa prosedur ini harus dilakukan oleh tenaga profesional atau di bawah pengawasan medis yang ketat. Jika kamu atau anggota keluarga membutuhkan bantuan medis profesional terkait prosedur ini, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan arahan yang tepat dan aman.

Artikel ini akan mengulas secara mendalam mengenai panduan cara pasang NGT, indikasi medisnya, hingga tips perawatan selang agar tetap higienis dan berfungsi optimal. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu Pemasangan NGT?

Nasogastric Tube (NGT) adalah alat medis berupa selang fleksibel yang terbuat dari bahan seperti polivinil klorida (PVC), silikon, atau poliuretan. Pemasangan NGT bertujuan untuk menciptakan akses langsung ke lambung melalui rongga hidung. Selang ini memiliki berbagai ukuran yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan pasien, mulai dari ukuran kecil untuk bayi hingga ukuran yang lebih besar untuk dewasa.

Dalam dunia medis, NGT dikenal memiliki peran ganda. Selain sebagai saluran masuknya nutrisi cair dan obat-obatan, selang ini juga berfungsi sebagai saluran pembuangan jika terdapat penumpukan cairan atau gas berlebih di dalam lambung. Fleksibilitas alat ini memungkinkan pasien tetap mendapatkan dukungan hidup meski saluran pencernaan bagian atas atau kemampuan motorik mulut mereka terganggu.

Tujuan dan Indikasi Medis

Pemasangan NGT tidak dilakukan tanpa alasan yang kuat. Ada beberapa tujuan utama yang mendasari tindakan ini, antara lain:

  • Pemberian Nutrisi (Enteral Feeding): Memberikan makanan cair pada pasien yang tidak mampu menelan secara normal atau berisiko tinggi tersedak.
  • Administrasi Obat: Memudahkan pemberian obat-obatan langsung ke sistem pencernaan jika pasien sulit menelan tablet atau kapsul.
  • Dekompresi Lambung: Mengeluarkan udara atau cairan lambung pada pasien yang mengalami obstruksi usus atau pasca operasi untuk mencegah muntah dan aspirasi.
  • Lavage Lambung (Bilas Lambung): Membersihkan lambung dari zat beracun atau darah dalam kasus perdarahan saluran cerna atas.
  • Analisis Cairan Lambung: Mengambil sampel cairan lambung untuk kepentingan diagnostik di laboratorium.

Beberapa kondisi medis yang sering membutuhkan prosedur ini meliputi kanker esofagus, gangguan neurologis seperti penyakit Parkinson atau demensia berat, trauma wajah, dan kondisi kritis di ruang ICU.

Kapan NGT Harus Segera Dipasang?
  1. Pasien mengalami penurunan kesadaran yang menghambat refleks menelan.
  2. Terjadi distensi lambung yang hebat akibat penumpukan gas.
  3. Kebutuhan nutrisi yang mendesak pada pasien dengan malnutrisi berat yang tidak bisa makan secara oral.

Persiapan Sebelum Prosedur

Sebelum memulai pemasangan, persiapan alat dan kondisi psikologis pasien sangat menentukan keberhasilan prosedur. Alat-alat yang perlu disiapkan antara lain:

  • Selang NGT sesuai ukuran.
  • Jelly atau pelumas berbasis air (water-soluble lubricant).
  • Spuit (syring) ukuran 50-100 cc.
  • Stetoskop.
  • Plester medis non-alergenik.
  • Segelas air (jika pasien sadar) dan handuk.
  • Sarung tangan bersih.

Tenaga medis akan menjelaskan prosedur kepada pasien untuk mengurangi kecemasan. Posisi pasien yang ideal adalah posisi High Fowler (duduk tegak dengan sudut 90 derajat) atau semi-Fowler untuk memudahkan masuknya selang dan meminimalkan risiko aspirasi.

Langkah-Langkah Pemasangan NGT

Berikut adalah langkah-langkah prosedural yang umumnya dilakukan oleh tenaga medis:

1. Pengukuran Panjang Selang

Ini adalah langkah krusial. Perawat akan mengukur panjang selang yang akan dimasukkan dengan cara mengukurnya dari ujung hidung ke daun telinga, lalu turun hingga ke prosesus xifoideus (ujung tulang dada). Batas ini kemudian ditandai sebagai indikator seberapa dalam selang harus masuk.

2. Lubrikasi dan Insersi

Ujung selang diolesi pelumas untuk mengurangi gesekan dan rasa nyeri. Selang dimasukkan secara perlahan melalui lubang hidung yang paling paten (longgar). Pasien diminta untuk menundukkan kepala sedikit ke depan saat selang mencapai tenggorokan (nasofaring) untuk menutup jalan napas dan membuka jalan makan.

3. Instruksi Menelan

Jika pasien sadar, mereka akan diminta untuk melakukan gerakan menelan atau meminum air melalui sedotan saat selang didorong masuk. Gerakan menelan ini membantu katup epiglotis menutup laring, sehingga selang masuk ke kerongkongan dan bukan ke paru-paru.

Cara Memastikan Posisi Selang

Setelah selang masuk hingga batas yang ditandai, sangat penting untuk melakukan verifikasi posisi. Masuknya selang ke paru-paru adalah komplikasi fatal yang harus dihindari.

  • Tes Aspirasi Cairan: Mengambil sedikit cairan menggunakan spuit. Jika cairan yang keluar berwarna kuning atau hijau keruh dengan pH rendah (asam), berarti selang berada di lambung.
  • Whoosh Test: Memasukkan udara melalui spuit dengan cepat sambil mendengarkan suara “whoosh” di area lambung menggunakan stetoskop. Namun, cara ini sekarang dianggap kurang akurat dibanding tes pH.
  • Rontgen (X-Ray): Ini adalah standar emas (gold standard) untuk memastikan posisi selang secara akurat sebelum makanan atau obat dimasukkan pertama kali.

Perawatan Pasca Pemasangan

Setelah terpasang, selang NGT memerlukan perawatan rutin untuk mencegah infeksi dan sumbatan. Area hidung harus dibersihkan setiap hari agar tidak terjadi iritasi atau luka tekan akibat plester. Selain itu, selang harus dibilas (flushing) dengan air hangat sebelum dan sesudah pemberian makan atau obat.

Pastikan juga untuk selalu menjaga ketersediaan alat kesehatan pendukung di rumah. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah, termasuk kebutuhan seperti cairan antiseptik, plester, atau tisu pembersih medis.

Studi Mengenai Keamanan Pemasangan NGT

The Journal of Clinical Nursing menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan indikator pH untuk memverifikasi posisi selang NGT secara signifikan menurunkan angka kejadian komplikasi aspirasi dibandingkan hanya mengandalkan metode auskultasi (mendengarkan suara udara).

Penelitian tersebut menekankan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan dalam mengenali tanda-tanda malposisi selang. Implementasi protokol verifikasi yang ketat terbukti meningkatkan keselamatan pasien, terutama pada mereka yang memiliki refleks batuk lemah atau gangguan kesadaran.

Jika pasien mengalami sesak napas tiba-tiba, batuk hebat, atau wajah membiru saat atau setelah pemasangan, segera hentikan prosedur dan hubungi bantuan medis darurat. Selalu konsultasikan perkembangan kondisi kesehatan pasien kepada tenaga ahli untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan atau bingung mengenai prosedur perawatan NGT di rumah? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Nasogastric Tube (NGT) Insertion: What to Expect.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Enteral Nutrition and Nasogastric Tubes.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Standar Prosedur Operasional Pemasangan NGT.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Best Practices in Nasogastric Tube Placement and Verification.

FAQ

1. Apakah pemasangan NGT terasa sakit?

Prosedur ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, sensasi tersedak, atau perih di hidung dan tenggorokan. Namun, penggunaan pelumas dan koordinasi menelan yang baik dapat meminimalkan rasa sakit tersebut.

2. Berapa lama selang NGT boleh terpasang?

Tergantung jenis bahan selangnya. Selang PVC biasanya diganti setiap 7 hari, sementara selang silikon atau poliuretan bisa bertahan hingga 4-6 minggu. Selalu ikuti anjuran dokter.

3. Apa yang harus dilakukan jika selang NGT tersumbat?

Coba bilas perlahan dengan spuit berisi air hangat. Jangan mendorong paksa. Jika tetap tersumbat, segera hubungi tenaga medis untuk penggantian selang.

4. Bisakah pasien dengan NGT tetap bicara?

Ya, pasien umumnya tetap bisa berbicara karena selang berada di kerongkongan, bukan di pita suara. Namun, suara mungkin terdengar sedikit serak atau tidak nyaman saat berbicara lama.