
Paracetamol Obat Apa? Manfaat dan Dosisnya Lengkap!
Paracetamol Obat Apa? Manfaat & Dosisnya

Paracetamol, juga dikenal sebagai acetaminophen, adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang dan menurunkan demam.
Obat paracetamol bekerja dengan mengurangi produksi prostaglandin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang menyebabkan peradangan dan rasa sakit.
Paracetamol tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet, sirup, suppositoria, dan infus.
Manfaat Paracetamol
Paracetamol memiliki beberapa manfaat utama, antara lain:
- Meredakan nyeri sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, dan nyeri haid.
- Menurunkan demam yang disebabkan oleh infeksi atau kondisi lainnya.
- Meredakan gejala flu dan pilek, seperti sakit kepala dan demam.
- Digunakan sebagai pereda nyeri pada anak-anak dan bayi dengan dosis yang sesuai.
Dosis Paracetamol
Dosis paracetamol bervariasi tergantung pada usia, berat badan, dan kondisi medis pasien.
Berikut adalah dosis umum paracetamol:
- Dewasa: 500 mg – 1000 mg setiap 4-6 jam, sesuai kebutuhan. Dosis maksimal adalah 4000 mg per hari.
- Anak-anak: Dosis dihitung berdasarkan berat badan. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk dosis yang tepat.
Penting untuk selalu mengikuti dosis yang dianjurkan dan tidak melebihi dosis maksimal.
Penggunaan paracetamol berlebihan dapat menyebabkan kerusakan hati.
Cara Penggunaan Paracetamol
Paracetamol dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Telan tablet paracetamol dengan segelas air.
Untuk sediaan sirup, gunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan agar dosisnya akurat. Jika menggunakan suppositoria, ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan.
Rekomendasi Obat Paracetamol: Praxion Suspensi 60 ml
Salah satu pilihan obat paracetamol anak yang bagus untuk meredakan gangguan kesehatan adalah Praxion Suspensi 60 ml.
Produk ini dapat ditemukan melalui layanan kesehatan digital seperti Halodoc untuk memudahkan pemenuhan kebutuhan medis keluarga secara cepat dan aman. Praxion Suspensi 60 ml adalah obat sirup yang mengandung Paracetamol 120 mg/5 ml.
Kegunaannya mampu meredakan demam dan nyeri ringan hingga sedang pada anak-anak, seperti demam akibat flu, tumbuh gigi, atau setelah imunisasi.
Paracetamol bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin di otak yaitu zat yang menyebabkan rasa sakit dan peningkatan suhu tubuh saat demam.
Dengan kerja ini, Paracetamol membantu menurunkan panas dan mengurangi rasa nyeri secara efektif.
Praxion Suspensi berbentuk cair dengan rasa yang disukai anak-anak dan mudah dikonsumsi oleh mereka yang kesulitan menelan tablet.
Gunakan alat takar seperti sendok atau pipet dosis sesuai petunjuk pada kemasan untuk memberikan dosis yang tepat berdasarkan usia atau berat badan anak.
Obat ini bisa diberikan setelah makan, dan tidak boleh digunakan melebihi dosis yang dianjurkan guna menghindari risiko efek samping.
Bila demam tidak membaik dalam 3 hari, atau muncul gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
Penggunaan obat ini harus dipantau secara berkala untuk memastikan kondisi kesehatan anak mengalami kemajuan yang positif.
Peringatan dan Perhatian
- Jangan gunakan paracetamol jika memiliki alergi terhadap obat ini.
- Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan paracetamol jika memiliki riwayat penyakit hati atau ginjal.
- Hati-hati penggunaan paracetamol pada orang yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan.
- Informasikan dokter jika sedang mengonsumsi obat lain, termasuk suplemen herbal.
- Paracetamol aman digunakan selama kehamilan dan menyusui dalam dosis yang dianjurkan. Namun, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
Interaksi Obat
Paracetamol dapat berinteraksi dengan beberapa obat lain, seperti:
- Warfarin (obat pengencer darah): Paracetamol dapat meningkatkan efek warfarin dan meningkatkan risiko perdarahan.
- Cholestyramine (obat penurun kolesterol): Cholestyramine dapat mengurangi penyerapan paracetamol.
- Obat-obatan yang mengandung alkohol: Mengonsumsi alkohol saat menggunakan paracetamol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
Pertanyaan Umum Tentang Paracetamol
- Apakah paracetamol aman untuk ibu hamil? Ya, paracetamol umumnya aman digunakan selama kehamilan dalam dosis yang dianjurkan. Namun, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun selama kehamilan.
- Berapa lama paracetamol bekerja? Paracetamol biasanya mulai bekerja dalam waktu 30-60 menit setelah dikonsumsi.
- Apakah paracetamol bisa menyebabkan kantuk? Paracetamol jarang menyebabkan kantuk.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika terjadi beberapa kondisi ini:
- Demam tidak turun setelah beberapa hari menggunakan paracetamol.
- Nyeri tidak mereda setelah menggunakan paracetamol.
- Mengalami efek samping serius setelah menggunakan paracetamol
- Memiliki kondisi medis yang mendasari dan ingin menggunakan paracetamol.
Jika membutuhkan konsultasi dokter, jangan ragu untuk menggunakan fitur chat di Halodoc. Dokter tersedia 24 jam kapan saja dan di mana saja!


