Parasetamol Bernofarm: Manfaat, Dosis, Efek Samping
Parasetamol Bernofarm mengandung parasetamol 500 mg per tablet dan berfungsi mengatasi nyeri ringan hingga sedang serta menurunkan demam.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Parasetamol Bernofarm?
- Manfaat Parasetamol Bernofarm
- Dosis dan Aturan Pakai
- Interaksi Obat
- Peringatan dan Perhatian
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Parasetamol Bernofarm adalah obat generik yang banyak digunakan untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam.
Obat ini tersedia luas di apotek, sehingga sering menjadi pilihan utama bagi banyak orang. Yuk, ketahui manfaat, dosis, aturan pakai, efek samping, dan hal-hal lain yang perlu diperhatikan terkait penggunaan Parasetamol Bernofarm.
Apa Itu Parasetamol Bernofarm?
Parasetamol adalah analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Parasetamol Bernofarm mengandung parasetamol dengan dosis 500 mg per tablet.
Diproduksi oleh PT Bernofarm Laboratorium, obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan mudah ditemukan di berbagai apotek di seluruh Indonesia.
Manfaat Parasetamol Bernofarm
Parasetamol Bernofarm digunakan untuk meredakan gejala berikut:
- Nyeri ringan hingga sedang, seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, dan nyeri haid.
- Demam yang disebabkan oleh infeksi atau kondisi lainnya.
Parasetamol bekerja dengan mengurangi produksi prostaglandin, zat kimia dalam tubuh yang menyebabkan nyeri dan peradangan.
Obat ini cukup efektif dalam meredakan nyeri ringan hingga sedang tanpa menyebabkan efek samping yang signifikan pada saluran pencernaan seperti beberapa jenis obat pereda nyeri lainnya.
Dosis dan Aturan Pakai
Dosis parasetamol Bernofarm yang umum adalah sebagai berikut:
- Dewasa: 500 mg – 1000 mg setiap 4-6 jam, sesuai kebutuhan. Dosis maksimal adalah 4000 mg (4 gram) per hari.
- Anak-anak: Dosis disesuaikan berdasarkan berat badan. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk dosis yang tepat.
Parasetamol Bernofarm dapat diminum dengan atau tanpa makanan. Penting untuk tidak melebihi dosis yang dianjurkan.
Jika nyeri atau demam berlanjut setelah beberapa hari, segera konsultasikan dengan dokter.
Sudah minum parasetamol tetapi Demam Tak Kunjung Reda? Segera Hubungi Dokter Ini untuk tahu penanganan yang tepat.
Interaksi Obat
Parasetamol dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat lain. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan berikut:
- Obat pengencer darah (warfarin)
- Obat untuk mengatasi mual dan muntah (metoclopramide, domperidone)
- Obat penurun kolesterol (cholestyramine)
- Obat-obatan lain yang mengandung parasetamol
Kombinasi parasetamol dengan alkohol juga dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
Peringatan dan Perhatian
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan parasetamol Bernofarm:
- Jangan gunakan jika alergi terhadap parasetamol.
- Konsultasikan dengan dokter jika memiliki masalah hati atau ginjal.
- Hati-hati penggunaan pada wanita hamil dan menyusui.
- Jangan berikan pada anak-anak di bawah usia 6 tahun tanpa pengawasan dokter.
Simak informasi lebih lanjut mengenai Paracetamol – Kandungan, Dosis & Efek Sampingnya berikut ini.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika:
- Nyeri atau demam tidak membaik setelah beberapa hari penggunaan parasetamol Bernofarm.
- Mengalami efek samping yang serius.
- Memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan lain.
Jangan ragu untuk mencari pertolongan medis jika kamu khawatir tentang kesehatan kamu.
Kesimpulan
Parasetamol Bernofarm adalah obat yang efektif untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam. Gunakan sesuai dosis yang dianjurkan dan perhatikan efek samping yang mungkin terjadi.
Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang penggunaan parasetamol Bernofarm, bicarakan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan informasi dan saran yang tepat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:



