Ad Placeholder Image

Pare untuk Asam Urat: Manfaat, Cara Konsumsi, Tips!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Pare untuk Asam Urat: Manfaat & Cara Konsumsi

Pare untuk Asam Urat: Manfaat, Cara Konsumsi, Tips!Pare untuk Asam Urat: Manfaat, Cara Konsumsi, Tips!

DAFTAR ISI


Penyakit asam urat atau gout arthritis merupakan salah satu bentuk radang sendi yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat (uric acid) di dalam darah terlalu tinggi, sehingga menumpuk dan membentuk kristal tajam di area persendian. Akibatnya, penderita akan merasakan nyeri hebat, pembengkakan, rasa panas, hingga kemerahan, terutama pada jempol kaki, pergelangan kaki, dan lutut.

Salah satu pemicu utama naiknya kadar asam urat adalah pola makan yang tinggi purin. Purin merupakan senyawa alami yang ditemukan dalam tubuh dan berbagai jenis makanan. Ketika tubuh memecah purin, produk sampingannya adalah asam urat. Oleh karena itu, penderita asam urat sangat dianjurkan untuk selektif dalam memilih makanan, terutama sayuran hijau yang sering kali menjadi perdebatan karena beberapa di antaranya memiliki kandungan purin sedang hingga tinggi.

Di tengah kebingungan memilih menu makanan yang aman, sering muncul pertanyaan di kalangan penderita: apakah asam urat boleh makan pare? Jawabannya adalah boleh. Pare (Momordica charantia) adalah salah satu jenis sayuran yang rendah purin sehingga sangat aman dikonsumsi oleh pengidap asam urat. Selain itu, pare kaya akan vitamin C dan antioksidan yang justru dapat membantu proses pembuangan kelebihan asam urat melalui urine.

Meski pengaturan pola makan seperti rutin mengonsumsi sayuran rendah purin sangat penting, pada kondisi di mana sendi sudah terasa nyeri dan bengkak, kamu tetap memerlukan intervensi medis atau suplemen tambahan untuk meredakan gejalanya. Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen dan obat luar yang bisa diandalkan? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat dan Suplemen untuk Asam Urat

Untuk membantu mengontrol kadar asam urat serta meredakan nyeri pada persendian, terdapat beberapa produk yang bisa kamu jadikan pertimbangan. Produk-produk ini dapat dibeli secara bebas maupun bebas terbatas sebagai pertolongan pertama di rumah.

1. Blackmores Celery 7000 30 Kapsul

Blackmores Celery 7000 merupakan suplemen kesehatan yang mengandung ekstrak biji seledri (Apium graveolens). Dalam ilmu farmakognosi, biji seledri telah lama dikenal memiliki efek diuretik ringan yang bekerja dengan cara merangsang ginjal untuk membuang kelebihan cairan dan penumpukan asam urat melalui urine.

Manfaat utama dari suplemen ini adalah membantu meredakan gejala nyeri sendi ringan yang berkaitan dengan asam urat, serta membantu menjaga kadar asam urat tetap stabil jika dibarengi dengan pola makan yang tepat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 kapsul setiap hari setelah makan, atau sesuai dengan petunjuk dokter.
  • Tidak dianjurkan untuk anak-anak di bawah 12 tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui kecuali atas saran dokter.

Produk ini merupakan suplemen vitamin dan herbal yang aman dikonsumsi harian sesuai dosis.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Celery 7000 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Nutrahealth Uric Acid 30 Kapsul

Nutrahealth Uric Acid adalah suplemen herbal yang diformulasikan khusus untuk menjaga kesehatan persendian dan membantu mengatasi masalah asam urat. Produk ini mengandung kombinasi ekstrak bahan alami seperti ekstrak Sidaguri (Sida rhombifolia) dan seledri yang bekerja sinergis sebagai antiinflamasi alami.

Kandungan flavonoid dalam ekstrak herbalnya bekerja dengan cara menghambat enzim xanthine oxidase, yaitu enzim yang berperan dalam pembentukan asam urat di dalam tubuh. Dengan demikian, produksi asam urat dapat ditekan secara perlahan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul, diminum 2 kali sehari setelah makan.
  • Disarankan untuk minum banyak air putih selama mengonsumsi suplemen ini untuk mengoptimalkan kerja ginjal.

Produk ini termasuk dalam kategori jamu/suplemen herbal. Hentikan pemakaian jika terjadi reaksi alergi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Nutrahealth Uric Acid 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

3. Voltaren Emulgel 10 g

Ketika serangan asam urat terjadi, rasa nyeri pada sendi bisa sangat tak tertahankan. Sebagai pertolongan pertama dari luar, Voltaren Emulgel bisa menjadi pilihan. Obat topikal ini mengandung zat aktif Diclofenac diethylamine 1%, yang merupakan golongan Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid (OAINS).

Cara kerjanya adalah dengan menghambat sintesis prostaglandin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang memicu peradangan dan rasa sakit. Format emulgel membuat obat ini mudah menyerap ke dalam kulit dan langsung menargetkan area sendi yang meradang, memberikan efek pendinginan sekaligus pereda nyeri yang cepat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Oleskan secukupnya pada area sendi yang sakit, gosok secara perlahan 3-4 kali sehari.
  • Cuci tangan setelah mengoleskan obat, kecuali jika area tangan yang diobati.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari mengoleskan pada luka terbuka atau kulit yang terinfeksi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Asam Urat yang Perlu Dihindari
  1. Mengonsumsi makanan tinggi purin seperti jeroan (hati, usus, paru), daging merah, dan beberapa jenis hidangan laut (sarden, kerang).
  2. Terlalu banyak mengonsumsi minuman manis yang mengandung fruktosa tinggi.
  3. Mengonsumsi minuman beralkohol, terutama bir, yang dapat menghambat pembuangan asam urat oleh ginjal.
  4. Kurang minum air putih (dehidrasi) yang membuat darah menjadi lebih pekat.

Manfaat Pare untuk Penderita Asam Urat

1. Rendah Purin dan Kaya Air

Sayuran pare memiliki kandungan purin yang sangat rendah sehingga tidak akan memicu lonjakan produksi asam urat di dalam hati. Selain itu, pare memiliki kandungan air yang cukup tinggi yang membantu hidrasi sel-sel tubuh dan melancarkan proses penyaringan darah di ginjal.

2. Tinggi Kandungan Vitamin C

Dalam 100 gram pare mentah, terdapat sekitar 84 mg vitamin C. Secara medis, asupan vitamin C terbukti memiliki efek urikosurik, yaitu kemampuan untuk membantu ginjal menyaring lebih banyak asam urat dari darah dan mengeluarkannya bersama urine. Hal ini sangat menguntungkan bagi penderita radang sendi.

3. Sifat Anti-inflamasi Alami

Rasa pahit pada pare berasal dari senyawa bioaktif seperti charantin, alkaloid, dan glikosida. Senyawa-senyawa fitokimia ini memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) yang kuat, yang berpotensi membantu meredakan bengkak dan kemerahan saat gejala asam urat sedang kambuh.

Cara Aman Mengonsumsi Pare bagi Penderita Asam Urat

1. Perhatikan Cara Memasak

Meski pare aman dan bermanfaat, cara pengolahan yang salah bisa merusak nutrisinya. Bagi penderita asam urat, sebaiknya hindari memasak pare dengan cara digoreng atau dicampur dengan santan kental, karena lemak jenuh dapat memicu inflamasi kronis. Metode terbaik adalah direbus, dikukus, atau ditumis ringan menggunakan sedikit minyak zaitun.

2. Hindari Menggabungkan dengan Makanan Pemicu

Jangan memasak pare bersamaan dengan bahan makanan tinggi purin. Misalnya, hindari tumis pare campur udang, teri, atau jeroan. Sebaiknya campurkan pare dengan sumber protein sehat yang rendah purin seperti telur atau tahu.

Studi Mengenai Pare dan Asam Urat

Journal of Ethnopharmacology pernah menerbitkan studi yang meneliti efektivitas tanaman obat tradisional terhadap metabolisme tubuh. Meskipun penelitian spesifik pare terhadap asam urat pada manusia masih terus dikembangkan, temuan farmakologis menunjukkan bahwa ekstrak Momordica charantia secara signifikan menurunkan kadar uric acid serum pada model hewan uji.

Penurunan ini dikaitkan dengan kemampuan fitokimia dalam pare yang bekerja menyerupai obat penurun asam urat, yaitu dengan menghambat aktivitas enzim xanthine oxidase. Ini membuktikan bahwa konsumsi sayuran pahit ini bukan sekadar mitos belaka, melainkan memiliki dasar ilmiah yang mendukung kesehatan persendian.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Jika nyeri sendi tak kunjung membaik setelah mengatur pola makan dan meminum suplemen, sangat disarankan untuk tidak mendiagnosis diri sendiri. Konsultasikan kondisi kamu ke dokter agar mendapatkan tes darah komprehensif.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Produk dijamin 100% asli dan pesananmu akan diantar langsung ke rumah.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc, kapan saja dan di mana saja.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Arthritis Foundation. Diakses pada 2024. Gout Diet: Foods to Eat and Avoid.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Gout diet: What’s allowed, what’s not.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. Bioactive Compounds and Health Benefits of Momordica charantia.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Musculoskeletal health.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Panduan Diet Sehat untuk Penderita Penyakit Asam Urat.

FAQ

1. Jadi, apakah penderita asam urat boleh makan pare?

Ya, penderita asam urat boleh makan pare. Pare tergolong sayuran yang sangat rendah purin sehingga tidak akan menyebabkan lonjakan kadar asam urat dalam darah. Justru, nutrisi di dalamnya sangat baik untuk tubuh.

2. Berapa batas aman konsumsi pare untuk asam urat?

Secara umum, konsumsi 1 mangkuk kecil (sekitar 100 gram) pare matang sebanyak 2-3 kali seminggu dinilai aman dan bermanfaat. Namun, jangan mengonsumsinya secara berlebihan setiap hari karena dapat memicu gangguan pencernaan pada perut yang sensitif.

3. Sayuran apa saja yang tidak boleh dimakan penderita asam urat?

Penderita asam urat sebaiknya membatasi atau menghindari sayuran yang tinggi purin, seperti bayam, kembang kol, jamur, dan asparagus. Mengonsumsinya dalam jumlah besar berisiko memicu nyeri sendi.

4. Apakah rasa pahit pada pare berbahaya bagi lambung penderita asam urat?

Tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam porsi wajar dan sesudah makan. Namun, bagi kamu yang juga memiliki riwayat asam lambung (GERD), disarankan untuk merebus pare sedikit lebih lama dengan sedikit garam untuk mengurangi kadar kepahitannya sebelum dimasak lebih lanjut agar tidak merangsang produksi asam lambung.