Ad Placeholder Image

Pelipis Bagian Mana: Yuk, Pahami Lokasi dan Manfaatnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Mei 2026

Pelipis Bagian Mana? Yuk Kenali Letak dan Fungsinya.

Pelipis Bagian Mana: Yuk, Pahami Lokasi dan ManfaatnyaPelipis Bagian Mana: Yuk, Pahami Lokasi dan Manfaatnya

Mengenal Pelipis: Pelipis Bagian Mana dan Fungsinya?

Pelipis adalah area di sisi kepala yang kerap terasa saat menyentuh bagian samping dahi, di atas tulang pipi, dan di depan telinga. Area ini bukan hanya sekadar bagian permukaan, melainkan titik pertemuan penting beberapa struktur tulang dan otot krusial dalam anatomi kepala.

Memahami posisi dan fungsi pelipis membantu dalam mengenali berbagai sensasi atau kondisi yang mungkin terjadi di area tersebut. Lokasinya yang strategis menjadikannya berperan vital dalam berbagai aktivitas sehari-hari dan perlindungan organ penting.

Definisi Anatomis: Pelipis Bagian Mana?

Pelipis merupakan bagian sisi kepala yang terletak secara spesifik di antara dahi atau tulang frontal dan telinga. Posisinya tepat di samping mata, mengisi area lateral di antara struktur-struktur tersebut.

Secara anatomis, pelipis adalah daerah di mana empat tulang tengkorak utama bertemu. Tulang-tulang ini meliputi tulang frontal (dahi), tulang parietal (bagian atas dan samping kepala), tulang temporal (samping dan dasar tengkorak, dekat telinga), serta tulang sphenoid (tulang berbentuk kupu-kupu yang menjadi dasar tengkorak).

Area ini juga ditutupi oleh otot temporal, sebuah otot besar yang berperan dalam gerakan rahang. Di bawah otot tersebut, terdapat tulang temporal atau yang sering disebut tulang pelipis, yang membentuk bagian dasar area pelipis itu sendiri.

Fungsi Penting Pelipis dalam Tubuh

Meskipun tampak sebagai area kecil, pelipis memiliki beberapa fungsi vital berkat struktur anatominya yang kompleks. Fungsinya tidak hanya terbatas pada satu sistem, melainkan melibatkan beberapa sistem tubuh.

Beberapa fungsi penting dari area pelipis meliputi:

  • Mengunyah dan Menelan: Otot temporal yang menutupi pelipis adalah otot utama yang bertanggung jawab untuk gerakan mengunyah. Otot ini menarik rahang bawah ke atas, memungkinkan proses makan dan menelan makanan.
  • Melindungi Otak: Tulang temporal dan tulang-tulang lain yang bertemu di area pelipis memberikan perlindungan struktural bagi lobus temporal otak, yang berperan penting dalam memori, pendengaran, dan pemahaman bahasa.
  • Pendengaran dan Keseimbangan: Tulang temporal juga menampung organ-organ penting yang terkait dengan pendengaran dan keseimbangan. Ini menjadikannya area krusial bagi indra pendengaran dan menjaga orientasi tubuh.
  • Estetika Wajah: Bentuk dan kontur pelipis juga berkontribusi pada estetika dan simetri wajah secara keseluruhan.

Kondisi Umum yang Mempengaruhi Pelipis

Berbagai kondisi medis dapat memengaruhi area pelipis karena struktur kompleksnya yang mencakup tulang, otot, saraf, dan pembuluh darah. Nyeri adalah gejala yang paling sering dirasakan di area ini.

Beberapa kondisi umum meliputi:

  • Sakit Kepala Tegang: Ini adalah jenis sakit kepala paling umum yang sering dirasakan di kedua sisi kepala, termasuk pelipis, sebagai sensasi menekan atau mengencang.
  • Migrain: Migrain seringkali menimbulkan nyeri berdenyut yang hebat, terkadang terasa di satu sisi kepala termasuk pelipis, disertai gejala lain seperti mual dan sensitivitas terhadap cahaya atau suara.
  • Gangguan Sendi Temporomandibular (TMJ): Masalah pada sendi yang menghubungkan rahang bawah ke tulang temporal ini dapat menyebabkan nyeri di pelipis, rahang, atau sekitar telinga.
  • Arteritis Temporal: Ini adalah peradangan pada pembuluh darah besar di pelipis yang dapat menyebabkan nyeri hebat, sensitivitas saat disentuh, dan dapat memengaruhi penglihatan.
  • Cedera Kepala: Benturan atau trauma di area pelipis dapat menyebabkan memar, benjolan, atau bahkan patah tulang yang memerlukan perhatian medis.

Kapan Perlu Konsultasi Medis tentang Pelipis?

Penting untuk mengenali tanda-tanda kapan nyeri atau gejala lain di pelipis membutuhkan evaluasi medis. Gejala yang terus-menerus atau memburuk harus segera diperiksakan.

Beberapa situasi yang memerlukan konsultasi dokter antara lain:

  • Nyeri pelipis yang parah atau tiba-tiba.
  • Sakit kepala yang disertai demam, leher kaku, perubahan penglihatan, atau kelemahan.
  • Nyeri setelah cedera kepala atau benturan.
  • Pembengkakan atau kemerahan di area pelipis.
  • Kesulitan mengunyah atau menggerakkan rahang yang disertai nyeri.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Pelipis adalah area penting di sisi kepala yang merupakan titik pertemuan tulang tengkorak dan otot vital, berperan dalam mengunyah, melindungi otak, serta mendukung pendengaran dan keseimbangan. Memahami anatomi “pelipis bagian mana” dan fungsinya sangat esensial.

Jika mengalami nyeri persisten, pembengkakan, atau gejala lain yang mengkhawatirkan di area pelipis, disarankan untuk mencari saran medis profesional. Melalui aplikasi Halodoc, dapat berkonsultasi dengan dokter umum atau spesialis saraf untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan rencana perawatan yang tepat.