
Pengganti Deodoran, Ini Manfaat Tawas untuk Ketiak
“Mengalami bau badan pasti membuat tidak nyaman dan mengurangi rasa percaya diri. Kamu bisa mengatasinya dengan menggunakan tawas sebagai pengganti deodoran.”

DAFTAR ISI
Masalah bau badan adalah salah satu keluhan kesehatan dan estetika yang paling umum dialami oleh masyarakat Indonesia, terutama mengingat iklim tropis yang membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Keringat sebenarnya tidak memiliki bau. Namun, ketika keringat yang diproduksi oleh kelenjar apokrin bercampur dengan bakteri yang secara alami hidup di permukaan kulit, proses pemecahan protein oleh bakteri inilah yang menghasilkan aroma tidak sedap. Kondisi ini secara medis dikenal sebagai bromhidrosis.
Meskipun ada banyak produk deodoran dan antiperspiran komersial di pasaran, tren masyarakat saat ini mulai beralih ke alternatif yang lebih alami dan minim risiko iritasi. Di sinilah tawas, atau secara kimiawi dikenal sebagai potassium alum (kalium aluminium sulfat), kembali menjadi primadona. Tawas telah digunakan sejak zaman dahulu sebagai perawatan tubuh tradisional karena sifatnya yang hipoalergenik dan ampuh menekan pertumbuhan bakteri di area ketiak tanpa menyumbat pori-pori secara agresif. Jika kamu mengalami keluhan bau badan berlebih yang mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan tenaga medis bisa menjadi langkah yang bijak untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi medis lain.
Berbeda dengan antiperspiran konvensional yang menggunakan aluminium klorohidrat untuk memblokir kelenjar keringat secara total, molekul tawas terlalu besar untuk diserap ke dalam aliran darah melalui kulit. Tawas bekerja dengan cara membentuk lapisan tipis di atas permukaan kulit ketiak. Lapisan ini menciptakan lingkungan bersalinitas (kadar garam) tinggi yang sangat tidak disukai oleh bakteri penyebab bau badan, seperti Staphylococcus hominis dan Corynebacterium, sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak dan memecah keringat.
Selain manfaat antibakterinya, tawas juga memiliki sifat astringen ringan yang dapat menyempitkan pori-pori kulit secara sementara, sehingga membantu mengurangi volume keringat yang keluar tanpa mengganggu proses detoksifikasi alami tubuh. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk deodorant tawas yang aman, praktis, dan terdaftar BPOM? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Deodorant Tawas yang Ampuh
Saat ini, tawas tidak lagi hanya berbentuk batu kristal bongkahan kasar yang sulit diaplikasikan. Seiring dengan kemajuan inovasi kosmetik dan farmasi, deodorant tawas kini hadir dalam berbagai bentuk yang sangat praktis, seperti bedak, spray cair, hingga stick roll-on. Berikut adalah rekomendasi produk deodorant tawas dan perawatan bau badan berbasis mineral alami yang bisa kamu jadikan pilihan sehari-hari.
1. MBK P.O. Powder Silver 13.6 g
MBK P.O. Powder adalah bedak ketiak legendaris yang sudah dipercaya oleh masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi. Produk ini mengandalkan kombinasi Tawas (Potassium Alum), Talc, dan kandungan antibakteri ringan lainnya. Cara kerja utamanya adalah menyerap kelembapan berlebih di area lipatan kulit sekaligus menciptakan lingkungan yang menghambat laju perkembangbiakan bakteri penyebab bau badan (bromhidrosis).
Manfaat spesifik dari produk ini adalah mencegah bau keringat yang menyengat, menjaga ketiak tetap kering lebih lama, dan mencegah noda kuning pada pakaian karena formulanya yang berupa serbuk kering. Sangat cocok bagi individu yang memiliki mobilitas tinggi atau sering beraktivitas di bawah terik matahari.
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan secukupnya setiap habis mandi.
- Pastikan ketiak dalam keadaan benar-benar kering. Tuangkan serbuk ke telapak tangan atau jari, lalu usapkan secara merata pada area ketiak.
Produk ini merupakan sediaan kosmetik perawatan tubuh luar yang aman digunakan sehari-hari. Hindari penggunaan pada kulit yang sedang terluka, iritasi, atau sesaat setelah mencukur bulu ketiak untuk mencegah rasa perih.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan MBK P.O. Powder Silver 13.6 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Deorex Body Odor Activex Spray 60 ml
Deorex merupakan inovasi modern pengganti deodoran konvensional yang hadir dalam bentuk spray. Produk ini diformulasikan dengan agen antibakteri, mineral alami (termasuk derivat alum/tawas), dan Farnesol. Farnesol adalah senyawa alami yang diekstrak dari tumbuhan yang terbukti sangat efektif menekan bakteri Gram-positif penyebab bau badan. Selain itu, Deorex bekerja bukan dengan cara menutupi bau dengan parfum buatan, melainkan langsung menetralisir sumber baunya.
Manfaat spesifik dari Deorex adalah perlindungan jangka panjang. Satu kali aplikasi diklaim mampu memberikan perlindungan dari bau badan hingga 72 jam. Selain untuk ketiak, produk ini juga serbaguna karena dapat diaplikasikan pada telapak kaki dan punggung yang rentan mengalami hiperhidrosis (keringat berlebih).
Dosis dan aturan pakai:
- Semprotkan 1-2 kali pada area kulit (ketiak, punggung, atau kaki) yang telah dibersihkan dan dikeringkan pada malam hari sebelum tidur.
- Untuk hasil maksimal, gunakan setiap hari pada minggu pertama. Setelah itu, penggunaannya bisa dikurangi menjadi 2-3 kali saja dalam seminggu.
Hanya untuk pemakaian luar. Jangan disemprotkan pada kulit yang meradang atau memiliki luka terbuka. Jika terjadi kemerahan atau gatal, hentikan pemakaian.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Deorex Body Odor Activex Spray 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Bau Badan yang Sering Diabaikan
- Pola Makan Tinggi Belerang: Konsumsi berlebihan terhadap bawang putih, bawang merah, rempah-rempah kari, dan daging merah dapat memengaruhi aroma senyawa organik yang dikeluarkan melalui kelenjar keringat.
- Stres dan Kecemasan: Stres memicu kelenjar apokrin (yang berada di folikel rambut seperti ketiak dan pangkal paha) untuk memproduksi keringat yang lebih kental dan kaya akan protein, yang merupakan makanan utama bakteri penyebab bau.
- Pemilihan Bahan Pakaian: Pakaian sintetis seperti poliester menjebak kelembapan dan panas, menciptakan ekosistem sempurna bagi bakteri. Gunakan pakaian berbahan katun atau linen yang memiliki sirkulasi udara baik.
3. Grace Crystal Deodorant Aloe Vera 70 g
Bagi kamu yang menyukai kemurnian bentuk asli tawas, Grace Crystal Deodorant Aloe Vera adalah pilihan yang tepat. Produk ini adalah bongkahan 100% Potassium Alum murni yang telah dibentuk dan dihaluskan seperti roll-on, dan diperkaya dengan ekstrak Aloe Vera (lidah buaya). Kalium alum bekerja membentuk lapisan mikroskopis garam mineral pelindung kulit, sementara Aloe Vera bertindak sebagai agen anti-inflamasi (pereda radang) dan pelembap (emolien).
Manfaat utamanya adalah mencegah bau badan seharian penuh tanpa meninggalkan noda sedikitpun pada pakaian putih maupun hitam. Ekstrak lidah buayanya sangat bermanfaat untuk menenangkan kulit ketiak yang sering mengalami gesekan atau iritasi ringan akibat proses waxing maupun pencukuran.
Dosis dan aturan pakai:
- Basahi ujung kristal tawas dengan sedikit air bersih.
- Oleskan secara merata pada ketiak setelah mandi (sekitar 3-4 kali usapan).
- Keringkan batu kristal sebelum ditutup kembali agar batu tidak mudah rapuh atau meleleh.
Bebas dari paraben, aluminium klorohidrat, dan parfum sintetis sehingga sangat direkomendasikan untuk pemilik kulit hipersensitif.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Grace Crystal Deodorant Aloe Vera 70 g di Toko Kesehatan Halodoc
4. Teratu Beauty Miracle Deo Spray 100 ml
Teratu Beauty Miracle Deo Spray merupakan produk lokal berbahan dasar air murni (Aqua) yang dilarutkan dengan ekstrak tawas (Potassium Alum) dan Rosa Damascena Flower Water (Air Mawar). Formulasi cair ini dibuat khusus untuk mempermudah penetrasi mineral alami ke permukaan pori-pori terluar tanpa menyumbatnya. Air mawar di dalamnya berfungsi sebagai antibakteri alami tambahan sekaligus memberikan hidrasi ringan dan aroma yang menenangkan tanpa bahan parfum keras.
Produk ini sangat bermanfaat untuk mengontrol keringat dan menetralisir bakteri penyebab bau badan hingga 24 jam. Selain itu, karena formulanya bebas dari alkohol, Miracle Deo Spray juga membantu mencegah kulit ketiak menghitam, yang biasanya disebabkan oleh penumpukan residu antiperspiran berbahan dasar lilin dan alkohol.
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan sehabis mandi, pastikan ketiak sudah dikeringkan dengan handuk.
- Semprotkan 2-3 kali pada masing-masing ketiak.
- Tunggu beberapa saat hingga cairan meresap dan mengering sendiri sebelum mengenakan pakaian.
Aman digunakan oleh remaja, ibu hamil, maupun ibu menyusui karena tidak mengandung endocrine disruptors (pengganggu hormon).
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Teratu Beauty Miracle Deo Spray 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
5. SR12 Premium Deodorant Spray 60 ml
SR12 Premium Deodorant Spray menggabungkan Potassium Alum dengan sari kapur sirih (Piper betle leaf extract). Dalam farmakognosi, ekstrak daun sirih dikenal memiliki kandungan kavikol dan eugenol yang bertindak sebagai antiseptik dan fungisida alami. Kombinasi tawas dan daun sirih menciptakan mekanisme aksi ganda: tawas mengubah pH kulit menjadi tidak layak huni bagi bakteri, sementara sirih aktif membunuh patogen yang terlanjur bersarang di folikel rambut ketiak.
Manfaat spesifik produk ini adalah menghilangkan bau ketiak secara maksimal, mencerahkan kulit ketiak yang gelap akibat hiperpigmentasi pasca-inflamasi, dan memberikan perlindungan antibakteri ekstra yang cocok untuk kamu yang sering berolahraga atau memiliki kelenjar keringat sangat aktif.
Dosis dan aturan pakai:
- Kocok perlahan sebelum digunakan.
- Semprotkan 2-3 kali pada area ketiak setiap selesai mandi.
- Gunakan secara rutin 1-2 kali sehari sesuai kebutuhan.
Produk ini diklasifikasikan sebagai kosmetik herbal yang aman. Simpan di tempat yang sejuk dan hindarkan dari paparan sinar matahari langsung agar kandungan aktif daun sirih tidak teroksidasi.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan SR12 Premium Deodorant Spray 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Tepat Menggunakan Deodorant Tawas
1. Lakukan Patch Test Terlebih Dahulu
Walaupun tawas merupakan bahan alami dan diklaim hipoalergenik, beberapa orang dengan kondisi kulit eksem atau dermatitis kontak mungkin tetap memiliki sensitivitas. Sebelum mengaplikasikannya ke seluruh permukaan ketiak, oleskan sedikit produk tawas di bagian belakang telinga atau bagian dalam siku. Tunggu 24 jam untuk melihat apakah ada reaksi kemerahan atau gatal.
2. Hindari Penggunaan Setelah Mencukur (Shaving)
Mencukur atau melakukan waxing pada bulu ketiak akan menciptakan luka-luka mikroskopis dan mengangkat lapisan pelindung teratas kulit (stratum korneum). Mengaplikasikan mineral garam seperti tawas langsung pada kulit yang baru saja dicukur dapat menyebabkan rasa perih yang hebat (stinging sensation) dan iritasi. Berikan jeda waktu setidaknya 12-24 jam sebelum kembali menggunakan tawas.
Studi Mengenai Efektivitas Potassium Alum
Journal of Clinical and Health Sciences menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa potassium alum memiliki aktivitas antibakteri yang sangat kuat, terutama melawan strain bakteri Staphylococcus epidermidis dan Corynebacterium yang mendiami wilayah aksila (ketiak).
Studi klinis tersebut membuktikan bahwa pengaplikasian larutan tawas mampu menurunkan populasi bakteri penyebab bau secara signifikan tanpa merusak mikrobioma alami kulit jika digunakan dalam batas wajar. Selain itu, temuan ini memperkuat bukti bahwa tawas lebih aman dibandingkan aluminium klorohidrat karena tidak ada penyerapan toksik ke dalam jaringan sel kulit maupun aliran darah secara sistemik.
Jika kamu sudah mencoba berbagai produk, menjaga kebersihan, namun masalah bau badan atau keringat berlebih (hiperhidrosis) masih terus mengganggu, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut. Kondisi seperti ini terkadang dapat mengindikasikan masalah tiroid atau fluktuasi hormon tertentu.
Kamu bisa beli produk perawatan tubuh dan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Produk dijamin asli dan akan langsung diantarkan ke depan pintu rumahmu.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kulit dan kesehatan umum yang sedang dialami melalui Halodoc kapan saja dan di mana saja.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit via Halodoc
Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Sweating and body odor – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Hyperhidrosis (Heavy Sweating): Causes & Treatment.
Journal of Clinical and Health Sciences. Diakses pada 2024. The Antimicrobial Efficacy of Potassium Alum Against Skin Flora.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Diakses pada 2024. Cek BPOM – Keamanan Produk Kosmetik.
FAQ
1. Apakah deodorant tawas bisa membuat ketiak hitam?
Tidak, sebaliknya tawas justru dapat membantu mencegah ketiak menjadi hitam. Ketiak hitam sering kali disebabkan oleh penumpukan residu dari deodoran komersial berbahan alkohol, pewangi sintetis, dan lilin. Tawas murni tidak meninggalkan residu sehingga pori-pori ketiak tetap bersih dan warna kulit tidak menggelap.
2. Bisakah tawas menghentikan keringat sepenuhnya?
Tawas bukan merupakan antiperspiran yang memblokir saluran keringat secara total. Tawas memiliki sifat astringen ringan yang hanya menyempitkan pori-pori, sehingga volume keringat berkurang, namun tubuh tetap bisa mengeluarkan racun dan mengatur suhu tubuh secara alami. Fungsi utama tawas adalah membasmi bakteri pembuat bau, bukan menghentikan keringat.
3. Apakah produk tawas aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui?
Ya, tawas murni (potassium alum) secara umum dianggap sangat aman untuk ibu hamil dan menyusui. Molekulnya terlalu besar untuk menembus masuk ke dalam aliran darah maupun plasenta. Namun, pastikan kamu memilih produk tawas yang tidak ditambahkan paraben atau pewangi kimia sintetis yang berlebihan.
4. Berapa lama batu kristal tawas bisa bertahan untuk dipakai?
Batu kristal tawas sangat ekonomis. Jika digunakan sesuai instruksi (dicuci dan dikeringkan setelah dipakai), satu bongkah batu kristal tawas berukuran standar (sekitar 70 gram) dapat bertahan untuk pemakaian rutin sehari-hari selama 6 hingga 12 bulan.


