• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Lakukan Tes Swab pada Ibu Hamil

Pentingnya Lakukan Tes Swab pada Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Kehamilan merupakan salah satu faktor yang mampu menurunkan sistem imunitas tubuh, dan termasuk dalam salah satu golongan yang rentan terinfeksi virus corona. Hingga artikel ini diterbitkan belum ada fakta yang menyebutkan bahwa ibu hamil yang terinfeksi virus corona dapat menyebabkan masalah pada janin. 

Baca juga: Cegah Burnout saat WFH dengan 6 Cara Ini

Meskipun belum ada bukti yang kuat, ibu hamil harus tetap waspada, terutama jika sudah memasuki hari perkiraan lahir. Adakah langkah yang dapat dilakukan guna menurunkan risiko masalah pada janin saat ibu dinyatakan positif terinfeksi? Apakah tes swab pada ibu hamil perlu dilakukan? 

Ibu Hamil Sebaiknya Lakukan Tes Swab

Daya tahan tubuh yang rendah pada ibu hamil disebabkan oleh perubahan hormonal. Di tengah pandemi seperti sekarang ini, ada protokol keamanan yang harus dilakukan sebelum persalinan guna memastikan kesehatan ibu, calon bayi, serta tim medis keadaan baik-baik saja.

Tes swab dilakukan guna mendeteksi virus pada ibu hamil dengan gejala ringan atau tanpa gejala sekalipun. Saat hasil telah diketahui, hasil akan menentukan langkah penanganan yang harus dijalani. Swab test pada ibu hamil dilakukan dengan mengambil jaringan dari sputum, nasal, feses, serta cairan saluran pernapasan secara masif dan cepat. 

Saat ibu hamil dinyatakan positif, dokter akan menentukan perawatan yang tepat guna menghentikan transmisi yang bisa saja meluas secara cepat. Untuk lebih jelas mengenai prosedur apa saja yang akan dilakukan, kamu dapat bertanya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Baca juga: Begini Skema Herd Immunity Guna Menekan Penyebaran Corona

Langkah Menjaga Kehamilan di Tengah Pandemi COVID-19

Daya tahan tubuh yang melemah selama masa kehamilan menyebabkan ibu hamil harus lebih waspada terhadap penularan COVID-19. Berikut beberapa langkah menjaga kehamilan di tengah pandemi COVID-19:

  • Mencuci Tangan

Mencuci tangan merupakan langkah pertama dalam mencegah penyebaran COVID-19. Setelah mencuci tangan dengan langkah yang benar, kemudian keringkan dengan tisu, atau handuk bersih. Jika berada dalam lingkungan yang jauh dari air, maka ibu dapat menggunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60 persen di dalamnya.

  • Jaga Daya Tahan Tubuh

Infeksi virus corona pada ibu hamil dapat dicegah dengan sistem imun yang baik. Untuk mendapatkannya, ibu dapat mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, seperti sayur, buah, serta makanan dengan kandungan protein tinggi.

Bukan hanya itu saja, ibu dapat mengonsumsi suplemen atau multivitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, sebelum mengonsumsi berbagai macam suplemen atau multivitamin tambahan, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter ya, bu! Selain konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, lakukan olahraga secara rutin, serta beristirahat dengan cukup.

  • Gunakan Masker dan Sarung Tangan

Di tengah pandemi seperti sekarang ini, wajib hukumnya menggunakan masker saat keluar rumah. Selain menggunakan masker, ibu juga perlu menjaga jarak fisik dengan orang-orang dalam radius dua meter.

Baca juga: Alasan Diffuser Antiseptik Sebaiknya Dihindari

Infeksi COVID-19 pada ibu hamil sangat perlu diwaspadai, mengingat infeksi virus dapat muncul tanpa menimbulkan gejala. Meskipun hingga saat ini belum ada bukti yang menyebutkan adanya penularan ibu hamil pada janinnya, mencegah tetap lebih baik daripada mengobati. 

Referensi:

Obstetrics & Gynaecology. Diakses pada 2020. Novel coronavirus infection and pregnancy.
Live Science. Diakses pada 2020. Coronavirus testing is ramping up. Here are the new tests and how they work.
Independent. Diakses pada 2020. Coronavirus tips: How worried should pregnant women be about coronavirus?