Ad Placeholder Image

Penyakit Gonore Disebabkan Bakteri Neisseria Gonorrhoeae

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   28 April 2026

Penyakit Gonore Disebabkan Oleh Bakteri Jahat Ini

Penyakit Gonore Disebabkan Bakteri Neisseria GonorrhoeaePenyakit Gonore Disebabkan Bakteri Neisseria Gonorrhoeae

Apa Itu Gonore?

Gonore adalah infeksi menular seksual (IMS) yang umum terjadi, disebabkan oleh bakteri. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja yang aktif secara seksual. Infeksi gonore umumnya menyerang area organ intim, rektum, dan tenggorokan. Tanpa penanganan yang tepat, gonore dapat menyebabkan komplikasi serius pada kesehatan reproduksi dan bagian tubuh lainnya.

Penyakit Gonore Disebabkan Oleh Apa?

Penyakit gonore disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini merupakan penyebab langsung dari gonore dan berkembang biak di area tubuh yang hangat dan lembap.

Cara Penularan Gonore

Penularan gonore umumnya terjadi melalui beberapa cara, terutama yang melibatkan kontak cairan tubuh dari individu terinfeksi.

  • Hubungan Seksual. Ini adalah cara penularan yang paling umum, meliputi seks vaginal, anal, dan oral. Bakteri dapat berpindah dari satu individu ke individu lain melalui aktivitas seksual tanpa kondom.
  • Pertukaran Cairan Tubuh. Gonore dapat menular melalui kontak dengan cairan tubuh yang terinfeksi, seperti cairan dari vagina, penis, atau rektum.
  • Alat Bantu Seks. Penggunaan bersama alat bantu seks yang tidak dibersihkan dengan benar setelah digunakan oleh orang terinfeksi juga dapat menjadi media penularan bakteri Neisseria gonorrhoeae.
  • Dari Ibu ke Bayi. Ibu hamil yang terinfeksi gonore dapat menularkan bakteri kepada bayinya saat proses persalinan. Penularan ini umumnya menyebabkan infeksi mata pada bayi baru lahir, yang dikenal sebagai konjungtivitis gonore neonatal.

Area Tubuh yang Terkena Gonore

Bakteri Neisseria gonorrhoeae cenderung berkembang biak di area tubuh yang hangat dan lembap. Area tersebut meliputi:

  • Alat kelamin (penis pada pria dan vagina pada wanita).
  • Mulut dan tenggorokan, terutama setelah seks oral dengan pasangan terinfeksi.
  • Rektum atau anus, yang bisa terjadi setelah seks anal atau penyebaran dari area kelamin.
  • Mata, jika tangan yang terkontaminasi bakteri menyentuh mata.

Faktor Risiko Gonore

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terinfeksi gonore.

  • Seks Tanpa Kondom. Tidak menggunakan kondom secara konsisten dan benar meningkatkan risiko penularan gonore secara signifikan. Kondom merupakan salah satu metode pencegahan paling efektif untuk IMS.
  • Banyak Pasangan Seksual. Sering berganti pasangan seksual meningkatkan peluang terpapar bakteri Neisseria gonorrhoeae karena memperluas lingkaran potensi penularan.
  • Infeksi Menular Seksual (IMS) Lain. Keberadaan IMS lain dapat merusak integritas mukosa dan sistem kekebalan tubuh, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap gonore atau mempermudah penularan.

Gejala Gonore

Gejala gonore bervariasi antara pria dan wanita, dan terkadang tidak menimbulkan gejala sama sekali, terutama pada tahap awal. Gejala umum pada pria meliputi keluarnya nanah dari penis, nyeri saat buang air kecil, dan nyeri pada testis. Pada wanita, gejala yang mungkin muncul adalah keputihan abnormal, nyeri saat buang air kecil, perdarahan di luar siklus menstruasi, dan nyeri panggul. Infeksi pada rektum dapat menyebabkan gatal, nyeri, dan keluarnya cairan dari anus. Sementara infeksi tenggorokan jarang menunjukkan gejala, dan infeksi mata dapat menyebabkan mata merah dan keluarnya nanah.

Pengobatan Gonore

Gonore dapat diobati dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Penting untuk menyelesaikan seluruh dosis antibiotik yang diberikan, meskipun gejala sudah mereda, untuk memastikan bakteri benar-benar hilang dan mencegah resistensi antibiotik. Pasangan seksual juga harus diperiksa dan diobati untuk mencegah reinfeksi dan penyebaran lebih lanjut.

Pencegahan Gonore

Pencegahan gonore berpusat pada praktik seks aman. Berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang efektif:

  • Menggunakan kondom secara konsisten dan benar setiap kali berhubungan seksual.
  • Membatasi jumlah pasangan seksual atau menjalin hubungan monogami dengan pasangan yang terbukti tidak terinfeksi IMS.
  • Menghindari penggunaan bersama alat bantu seks.
  • Melakukan skrining IMS secara teratur jika memiliki banyak pasangan seksual atau merasa berisiko.
  • Mendapatkan pengobatan segera jika didiagnosis dengan gonore atau IMS lainnya.

Rekomendasi Medis dari Halodoc

Jika mengalami gejala yang mengarah pada gonore atau memiliki kekhawatiran terkait kesehatan seksual, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah membuat janji temu dengan dokter spesialis atau melakukan konsultasi secara daring untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.