Ad Placeholder Image

Penyakit Monyet: Jangan Takut, Kenali Cara Cegahnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   28 April 2026

Penyakit Monyet: Kenali Gejala, Cegah Penularannya

Penyakit Monyet: Jangan Takut, Kenali Cara CegahnyaPenyakit Monyet: Jangan Takut, Kenali Cara Cegahnya

Mengenal Penyakit Monyet (Mpox): Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya

Penyakit monyet, yang secara medis dikenal sebagai Mpox (sebelumnya Monkeypox atau Cacar Monyet), adalah infeksi virus zoonosis yang menjadi perhatian global. Kondisi ini disebabkan oleh virus Monkeypox (MPXV), anggota dari keluarga Orthopoxvirus, yang juga mencakup virus penyebab cacar. Mpox dapat menular dari hewan ke manusia, serta antarmanusia, menyebabkan gejala khas berupa ruam kulit.

Memahami penyakit ini penting untuk pencegahan dan penanganan yang tepat. Informasi detail mengenai Mpox mencakup definisi, gejala yang perlu diwaspadai, penyebab, serta langkah pengobatan dan pencegahan yang efektif.

Definisi Penyakit Monyet (Mpox)

Mpox merupakan penyakit virus yang pertama kali diidentifikasi pada monyet pada tahun 1958. Istilah “zoonosis” berarti penyakit ini dapat menular dari hewan ke manusia. Selain itu, Mpox juga memiliki potensi penularan dari satu individu ke individu lainnya.

Virus Monkeypox (MPXV) yang menjadi agen penyebabnya, memiliki kemiripan genetik dengan virus cacar, namun gejalanya umumnya lebih ringan. Penyakit monyet ini biasanya sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu 2 hingga 4 minggu.

Gejala Penyakit Monyet (Mpox)

Gejala Mpox biasanya muncul 5 hingga 21 hari setelah paparan virus. Tahap awal penyakit monyet seringkali ditandai dengan gejala mirip flu, diikuti dengan perkembangan ruam kulit. Gejala-gejala umum Mpox meliputi:

  • Demam
  • Sakit kepala parah
  • Nyeri otot dan punggung
  • Kelelahan ekstrem
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati), yang membedakan Mpox dari cacar air atau cacar biasa

Setelah gejala awal tersebut, ruam kulit biasanya mulai muncul. Ruam ini dapat berkembang melalui beberapa tahapan, dari bintik merah, benjolan, hingga menjadi lepuhan berisi cairan atau nanah. Ruam ini dapat muncul di berbagai bagian tubuh, termasuk wajah, tangan, kaki, area genital, atau di dalam mulut, dan akhirnya akan mengering serta membentuk koreng.

Penyebab dan Cara Penularan Mpox

Penyebab utama Mpox adalah infeksi virus Monkeypox (MPXV). Virus ini dapat menyebar melalui beberapa cara:

  • Kontak Langsung dengan Hewan Terinfeksi: Penularan dapat terjadi melalui gigitan atau cakaran hewan terinfeksi, atau saat menangani hewan yang sakit atau mati. Produk hewan yang terkontaminasi juga berisiko.
  • Kontak Langsung dengan Orang Terinfeksi: Penularan antarmanusia terjadi melalui kontak fisik langsung dengan ruam, cairan tubuh (darah, nanah, atau cairan lepuhan), atau koreng dari orang yang terinfeksi.
  • Penularan Melalui Droplet Pernapasan: Kontak tatap muka yang lama dan jarak dekat dapat menyebabkan penularan melalui droplet pernapasan.
  • Kontak dengan Benda Terkontaminasi: Virus dapat menular melalui sentuhan dengan benda-benda seperti pakaian, sprei, handuk, atau peralatan makan yang telah digunakan oleh orang yang terinfeksi.

Penting untuk diingat bahwa seseorang dapat menularkan virus sejak munculnya gejala hingga semua koreng mengelupas dan digantikan oleh kulit baru.

Pengobatan Mpox

Saat ini, tidak ada pengobatan spesifik yang tersedia untuk Mpox secara luas. Penanganan biasanya berfokus pada meredakan gejala dan mencegah komplikasi. Sebagian besar kasus Mpox bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Dokter mungkin memberikan perawatan suportif untuk mengatasi demam, nyeri, atau gatal. Isolasi diri juga penting untuk mencegah penularan lebih lanjut kepada orang lain. Dalam beberapa kasus parah atau pada kelompok berisiko tinggi, seperti individu dengan imunitas rendah, obat antivirus tertentu mungkin dipertimbangkan, namun keputusan ini harus berdasarkan rekomendasi medis profesional.

Pencegahan Penyakit Monyet (Mpox)

Pencegahan adalah kunci untuk menghindari infeksi penyakit monyet. Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

  • Hindari Kontak dengan Hewan Sakit: Jauhi hewan liar atau hewan peliharaan yang terlihat sakit, terutama hewan pengerat dan primata di daerah endemik.
  • Praktik Kebersihan Diri yang Baik: Sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol, terutama setelah kontak dengan hewan atau orang sakit.
  • Hindari Kontak Dekat dengan Orang Terinfeksi: Jika ada orang yang dicurigai atau dikonfirmasi menderita Mpox, hindari kontak fisik langsung dan jaga jarak.
  • Gunakan Alat Pelindung Diri: Tenaga kesehatan atau siapa pun yang merawat pasien Mpox harus menggunakan sarung tangan, masker, dan pakaian pelindung.
  • Vaksinasi: Vaksin cacar telah terbukti efektif dalam mencegah Mpox karena kemiripan virusnya. Vaksinasi dapat dipertimbangkan untuk kelompok berisiko tinggi.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Penyakit monyet (Mpox) adalah kondisi yang memerlukan kewaspadaan dan pemahaman yang benar. Dengan mengetahui gejala, penyebab, dan cara penularannya, langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara efektif.

Jika mengalami gejala yang mencurigakan atau memiliki riwayat kontak dengan kasus Mpox, segera konsultasikan dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, konsultasi medis dapat dilakukan dengan mudah dan cepat untuk mendapatkan diagnosis serta penanganan yang tepat. Tenaga medis profesional Halodoc siap memberikan panduan dan rekomendasi berdasarkan kondisi kesehatan yang dialami.