Ad Placeholder Image

Penyebab Buta Warna Parsial: Genetik dan Lainnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 Februari 2026

Penyebab Buta Warna Parsial: Genetik & Lainnya

Penyebab Buta Warna Parsial: Genetik dan LainnyaPenyebab Buta Warna Parsial: Genetik dan Lainnya

Penyebab Buta Warna Parsial yang Perlu Diketahui

Buta warna parsial adalah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan membedakan warna tertentu, meskipun tidak kehilangan kemampuan melihat warna sepenuhnya. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh faktor genetik, namun ada juga penyebab lain yang perlu diwaspadai. Mari kita bahas lebih lanjut mengenai penyebab buta warna parsial.

Penyebab Genetik Buta Warna Parsial

Penyebab utama buta warna parsial adalah faktor genetik atau keturunan. Kondisi ini diturunkan melalui kromosom X, sehingga lebih sering terjadi pada pria. Wanita memiliki dua kromosom X, sehingga jika satu kromosom X memiliki gen buta warna, kromosom X lainnya dapat menutupi kekurangan tersebut. Sementara itu, pria hanya memiliki satu kromosom X.

Gen yang menyebabkan buta warna memengaruhi sel kerucut di retina mata. Sel kerucut bertanggung jawab untuk mendeteksi warna merah, hijau, dan biru. Ketika salah satu atau beberapa sel kerucut ini tidak berfungsi dengan baik, kemampuan membedakan warna menjadi terganggu.

Penyebab Lain Buta Warna Parsial

Selain faktor genetik, beberapa kondisi medis dan faktor eksternal juga dapat menyebabkan buta warna parsial, di antaranya:

  • Penyakit Tertentu: Beberapa penyakit seperti diabetes, glaukoma, degenerasi makula, dan penyakit saraf optik dapat merusak retina dan saraf optik, yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan warna.
  • Cedera Mata atau Otak: Trauma pada mata atau otak dapat memengaruhi kemampuan otak dalam memproses informasi warna.
  • Efek Samping Obat: Beberapa jenis obat, seperti obat untuk tekanan darah tinggi, masalah jantung, atau gangguan saraf, dapat menyebabkan perubahan penglihatan warna sebagai efek samping.
  • Paparan Bahan Kimia: Paparan bahan kimia tertentu di lingkungan kerja atau lingkungan sekitar juga dapat merusak sel-sel retina dan menyebabkan buta warna.
  • Usia: Seiring bertambahnya usia, kemampuan melihat warna dapat menurun secara alami.

Gejala Buta Warna Parsial

Gejala buta warna parsial bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisi. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Kesulitan membedakan warna merah dan hijau (jenis buta warna yang paling umum).
  • Kesulitan membedakan warna biru dan kuning (lebih jarang terjadi).
  • Melihat warna dengan intensitas yang berbeda dari orang lain.
  • Kesulitan melihat warna dalam kondisi cahaya redup.

Diagnosis dan Pengobatan Buta Warna Parsial

Diagnosis buta warna parsial biasanya dilakukan melalui tes penglihatan warna, seperti tes Ishihara. Tes ini menggunakan serangkaian gambar dengan titik-titik berwarna yang membentuk angka atau pola. Orang dengan buta warna akan kesulitan melihat angka atau pola tersebut.

Sayangnya, buta warna parsial yang disebabkan oleh faktor genetik umumnya tidak dapat disembuhkan. Namun, ada beberapa cara untuk membantu seseorang dengan buta warna parsial mengatasi kesulitan mereka, seperti:

  • Menggunakan lensa atau filter khusus yang dapat membantu meningkatkan kemampuan membedakan warna.
  • Memanfaatkan aplikasi atau perangkat lunak yang dapat mengidentifikasi warna.
  • Menghindari pekerjaan atau aktivitas yang membutuhkan kemampuan membedakan warna yang akurat.

Pencegahan Buta Warna Parsial

Buta warna parsial yang disebabkan oleh faktor genetik tidak dapat dicegah. Namun, langkah-langkah berikut dapat membantu mencegah atau mengurangi risiko buta warna parsial yang disebabkan oleh faktor lain:

  • Melindungi mata dari cedera dan paparan bahan kimia berbahaya.
  • Mengelola kondisi medis seperti diabetes dan glaukoma dengan baik.
  • Berkonsultasi dengan dokter mengenai efek samping obat yang dikonsumsi.
  • Melakukan pemeriksaan mata secara rutin untuk mendeteksi masalah penglihatan sejak dini.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mengalami kesulitan membedakan warna atau perubahan penglihatan lainnya, segera konsultasikan dengan dokter mata. Diagnosis dini dan penanganan yang tepat dapat membantu mencegah kondisi semakin memburuk.

Rekomendasi Halodoc

Buta warna parsial memang dapat memengaruhi kualitas hidup, tetapi dengan pemahaman yang baik mengenai penyebab dan cara mengatasinya, dapat tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai buta warna atau masalah kesehatan mata lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.