Ad Placeholder Image

Penyebab dan Cara Atasi Gigi Bagian Belakang Sakit

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   05 Mei 2026

Gigi Bagian Belakang Sakit: Atasi Nyeri, Kenali Pemicunya

Penyebab dan Cara Atasi Gigi Bagian Belakang SakitPenyebab dan Cara Atasi Gigi Bagian Belakang Sakit

Apa Itu Sakit Gigi Bagian Belakang?

Sakit gigi bagian belakang adalah keluhan umum yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan signifikan. Nyeri ini seringkali dirasakan pada gigi geraham, termasuk gigi bungsu. Kondisi ini dapat bervariasi dari rasa nyeri ringan hingga intens, dan seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari seperti mengunyah makanan.

Gejala Sakit Gigi Bagian Belakang

Mengenali gejala sakit gigi bagian belakang penting untuk penanganan dini. Gejala yang muncul dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Namun, beberapa tanda umum sering dialami oleh penderita.

  • Nyeri berdenyut atau tajam pada area gigi belakang.
  • Pembengkakan gusi atau pipi di sekitar gigi yang sakit.
  • Sensitivitas gigi terhadap suhu panas atau dingin.
  • Nyeri saat mengunyah atau menggigit makanan.
  • Bau mulut atau rasa tidak enak di dalam mulut.
  • Terkadang disertai dengan demam atau sakit kepala.
  • Kesulitan membuka mulut lebar atau mengunyah.

Penyebab Utama Gigi Bagian Belakang Sakit

Gigi bagian belakang sakit dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Pemahaman tentang penyebab ini membantu dalam menentukan tindakan pencegahan dan pengobatan yang tepat. Berikut adalah beberapa penyebab paling umum:

Impaksi Gigi Bungsu

Gigi bungsu adalah gigi geraham terakhir yang tumbuh di bagian belakang rahang. Seringkali, gigi bungsu tidak memiliki cukup ruang untuk tumbuh dengan sempurna. Kondisi ini disebut impaksi gigi bungsu, di mana gigi tumbuh miring atau terhimpit oleh gigi lain.

Pertumbuhan yang tidak normal ini dapat menyebabkan nyeri, bengkak, dan peradangan pada gusi di sekitarnya. Gigi bungsu yang terimpaksi juga lebih sulit dibersihkan, meningkatkan risiko infeksi.

Gigi Berlubang (Karies)

Gigi berlubang adalah kondisi di mana lapisan email gigi rusak akibat asam yang dihasilkan bakteri mulut. Lubang yang semakin dalam dapat mencapai lapisan dentin dan pulpa gigi. Pulpa mengandung saraf dan pembuluh darah, sehingga kerusakannya menyebabkan nyeri hebat.

Gigi geraham lebih rentan berlubang karena permukaannya tidak rata. Sisa makanan mudah menempel dan sulit dibersihkan secara menyeluruh.

Radang Gusi (Gingivitis) atau Periodontitis

Kebersihan mulut yang buruk dapat menyebabkan penumpukan plak bakteri pada gigi dan gusi. Plak yang mengeras menjadi karang gigi dapat memicu peradangan gusi, yang dikenal sebagai gingivitis.

Jika tidak ditangani, gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis. Periodontitis adalah infeksi serius yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri pada gigi belakang dan sekitarnya, serta kehilangan gigi jika tidak diobati.

Infeksi Abses Gigi

Abses gigi adalah kantong nanah yang terbentuk akibat infeksi bakteri. Ini bisa terjadi karena gigi berlubang yang tidak diobati, cedera gigi, atau penyakit gusi parah. Infeksi ini menyebabkan nyeri yang parah dan berdenyut di area gigi belakang.

Gejala abses gigi meliputi pembengkakan, demam, dan kepekaan terhadap sentuhan. Abses gigi memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah penyebaran infeksi.

Pertolongan Pertama di Rumah untuk Gigi Bagian Belakang Sakit

Ketika sakit gigi bagian belakang menyerang, beberapa tindakan sederhana dapat dilakukan untuk meredakan nyeri sementara. Langkah-langkah ini bukan pengganti perawatan dokter gigi, melainkan upaya pertolongan pertama.

  • Berkumur dengan air garam hangat untuk mengurangi peradangan dan membunuh bakteri.
  • Kompres dingin pada area pipi yang bengkak untuk meredakan nyeri dan pembengkakan.
  • Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti parasetamol atau ibuprofen, sesuai dosis anjuran.
  • Hindari makanan atau minuman yang terlalu panas, dingin, manis, atau asam karena dapat memperparah nyeri.

Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Meskipun pertolongan pertama dapat meredakan nyeri, penting untuk mengetahui kapan harus mencari bantuan profesional. Segera kunjungi dokter gigi jika mengalami kondisi berikut:

  • Nyeri gigi yang parah dan tidak mereda dengan obat pereda nyeri.
  • Pembengkakan pada wajah atau gusi yang semakin memburuk atau tidak hilang.
  • Kesulitan menelan atau bernapas akibat pembengkakan.
  • Disertai dengan demam tinggi atau gejala infeksi lainnya.
  • Munculnya benjolan berisi nanah (abses) di sekitar gigi.

Diagnosis dan Penanganan Medis

Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mendiagnosis penyebab sakit gigi bagian belakang. Ini termasuk pemeriksaan visual, rontgen gigi, dan pertanyaan tentang riwayat kesehatan. Berdasarkan diagnosis, dokter akan merekomendasikan penanganan yang sesuai.

  • **Pencabutan Gigi:** Jika gigi bungsu tumbuh miring atau terinfeksi parah, pencabutan mungkin diperlukan. Gigi berlubang yang tidak dapat diselamatkan juga seringkali dicabut.
  • **Perawatan Saluran Akar:** Untuk gigi berlubang parah yang telah mencapai pulpa, perawatan saluran akar dapat menyelamatkan gigi.
  • **Tambal Gigi:** Lubang kecil atau sedang pada gigi dapat diatasi dengan penambalan.
  • **Pembersihan Gigi (Scaling):** Untuk kasus gingivitis atau periodontitis, pembersihan karang gigi profesional sangat penting.
  • **Pemberian Antibiotik:** Jika ada infeksi bakteri, dokter gigi mungkin meresepkan antibiotik.

Pencegahan Sakit Gigi Bagian Belakang

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta mencegah sakit gigi bagian belakang.

  • Sikat gigi setidaknya dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Gunakan benang gigi setiap hari untuk membersihkan sela-sela gigi.
  • Gunakan obat kumur antiseptik untuk mengurangi bakteri mulut.
  • Batasi konsumsi makanan dan minuman manis atau asam.
  • Periksa gigi secara rutin ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali.
  • Hindari merokok karena dapat meningkatkan risiko penyakit gusi.

Rekomendasi Halodoc: Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Sakit gigi bagian belakang adalah masalah yang memerlukan perhatian serius. Jangan menunda kunjungan ke dokter gigi jika mengalami nyeri parah atau gejala yang mengkhawatirkan. Menjaga kebersihan mulut dan melakukan pemeriksaan rutin adalah kunci utama. Melalui Halodoc, tersedia berbagai layanan konsultasi dengan dokter gigi ahli yang siap membantu. Dapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.