Ad Placeholder Image

Penyebab Gusi Bernanah? Ini Faktor dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Penyebab Gusi Bernanah? Kenali & Cara Mengatasinya!

Penyebab Gusi Bernanah? Ini Faktor dan Cara MengatasinyaPenyebab Gusi Bernanah? Ini Faktor dan Cara Mengatasinya

Gusi bernanah adalah kondisi yang tidak boleh diabaikan. Kondisi ini menandakan adanya infeksi bakteri yang perlu segera ditangani oleh dokter gigi. Apa saja penyebab gusi bernanah dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Gusi Bernanah?

Gusi bernanah adalah kondisi di mana terdapat kumpulan nanah (abses) pada gusi. Nanah ini merupakan tanda adanya infeksi bakteri. Infeksi ini dapat terjadi pada gusi itu sendiri atau menyebar dari gigi yang terinfeksi.

Kondisi ini dapat menimbulkan rasa sakit, tidak nyaman, dan jika tidak diobati, infeksi dapat menyebar ke area lain di tubuh.

Gejala Gusi Bernanah

Gejala gusi bernanah dapat bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Gusi bengkak dan berwarna merah
  • Nyeri pada gusi, terutama saat disentuh
  • Munculnya benjolan berisi nanah pada gusi
  • Bau mulut tidak sedap
  • Rasa tidak enak di mulut
  • Gigi terasa goyang
  • Demam (pada kasus yang parah)

Penyebab Gusi Bernanah

Gusi bernanah umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri. Berikut adalah beberapa penyebab utama gusi bernanah:

1. Kebersihan Mulut yang Buruk

Kurangnya menjaga kebersihan mulut memungkinkan plak dan karang gigi menumpuk. Plak dan karang gigi menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang dapat menyebabkan peradangan dan infeksi pada gusi.

2. Penyakit Gusi (Periodontitis)

Gingivitis atau radang gusi yang tidak diobati dapat berkembang menjadi periodontitis. Pada kondisi ini, infeksi merusak jaringan dan tulang penyangga gigi, sehingga terbentuk kantong nanah.

3. Abses Gigi (Gigi Berlubang)

Gigi berlubang yang tidak dirawat memungkinkan bakteri masuk ke dalam akar gigi. Hal ini dapat menyebabkan infeksi dan pembentukan nanah di gusi sekitarnya.

4. Sistem Imun Lemah

Orang dengan sistem imun yang lemah, seperti penderita diabetes, kekurangan nutrisi (terutama vitamin C), atau yang menjalani kemoterapi, lebih rentan terhadap infeksi gusi.

5. Trauma atau Cedera pada Gusi

Luka pada gusi akibat sikat gigi yang terlalu keras, penggunaan tusuk gigi, atau gigi palsu yang tidak pas dapat menyebabkan infeksi.

6. Merokok

Merokok dapat menghambat proses penyembuhan infeksi gusi dan meningkatkan risiko terjadinya gusi bernanah.

Pengobatan Gusi Bernanah

Gusi bernanah memerlukan perawatan dari dokter gigi. Beberapa tindakan yang mungkin dilakukan meliputi:

  • Pembersihan Karang Gigi (Scaling): Menghilangkan plak dan karang gigi yang menjadi sumber infeksi.
  • Drainase Abses: Mengeluarkan nanah dari abses untuk mengurangi tekanan dan rasa sakit.
  • Pemberian Antibiotik: Untuk mengatasi infeksi bakteri.
  • Perawatan Saluran Akar: Jika infeksi berasal dari gigi yang berlubang.
  • Pencabutan Gigi: Jika gigi sudah terlalu rusak dan tidak dapat diselamatkan.

Pencegahan Gusi Bernanah

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah gusi bernanah:

  • Sikat gigi secara teratur, minimal dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Gunakan benang gigi (dental floss) setiap hari untuk membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau sikat gigi.
  • Rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.
  • Hindari merokok.
  • Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang.
  • Batasi konsumsi makanan dan minuman manis.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter gigi jika mengalami gejala gusi bernanah. Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.

Rekomendasi Halodoc

Jika mengalami masalah pada kesehatan gigi dan mulut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi melalui aplikasi Halodoc. Dengan Halodoc, konsultasi dokter menjadi lebih mudah dan praktis. Download Halodoc sekarang juga!