Ad Placeholder Image

Penyebab Leukemia Pada Anak: Faktor dan Risiko Utama

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Februari 2026

Penyebab Leukemia Pada Anak: Kenali Faktor Risikonya

Penyebab Leukemia Pada Anak: Faktor dan Risiko UtamaPenyebab Leukemia Pada Anak: Faktor dan Risiko Utama

Leukemia pada anak adalah jenis kanker darah yang memengaruhi sumsum tulang dan produksi sel darah. Kondisi ini ditandai dengan produksi sel darah putih abnormal yang berlebihan. Meskipun penyebab pasti leukemia pada anak seringkali sulit ditentukan, terdapat beberapa faktor risiko yang telah diidentifikasi dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi ini. Pemahaman tentang faktor-faktor ini penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan.

Penyebab Leukemia pada Anak

Penyebab pasti leukemia pada anak seringkali tidak diketahui secara spesifik. Namun, sebagian besar kasus leukemia pada anak terkait dengan mutasi genetik atau perubahan DNA pada sel-sel sumsum tulang. Mutasi ini menyebabkan sel-sel tersebut tumbuh dan berkembang biak secara tidak terkendali, menghasilkan sel darah putih abnormal yang mendominasi dan mengganggu fungsi sel darah normal.

Perlu dipahami bahwa leukemia pada anak umumnya bukan penyakit keturunan langsung dari orang tua.

Faktor Risiko Utama Leukemia pada Anak

Meskipun penyebab pastinya seringkali kompleks dan multifaktorial, beberapa faktor risiko berikut telah dikaitkan dengan peningkatan risiko leukemia pada anak:

  • Kelainan Genetik/Kromosom: Anak-anak dengan kelainan genetik seperti Down syndrome, sindrom Li-Fraumeni, sindrom Klinefelter, atau neurofibromatosis memiliki risiko lebih tinggi terkena leukemia.
  • Perubahan DNA Terprogresi: Mutasi genetik yang terjadi pada sel-sel di sumsum tulang, bahkan sebelum kelahiran, dapat meningkatkan risiko leukemia.
  • Paparan Lingkungan: Paparan radiasi dosis tinggi (misalnya, radiasi pengion) atau zat kimia berbahaya seperti benzena dan pestisida secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko leukemia pada anak.
  • Sistem Kekebalan Tubuh Lemah: Anak-anak dengan gangguan sistem kekebalan tubuh turunan atau yang menerima pengobatan imunosupresif setelah transplantasi organ memiliki risiko lebih tinggi.
  • Faktor Riwayat Keluarga: Saudara kandung, terutama kembar identik, dari penderita leukemia memiliki risiko lebih tinggi, meskipun kasus leukemia jarang diturunkan secara langsung.

Jenis Leukemia yang Umum pada Anak

Leukemia limfoblastik akut (LLA) adalah jenis leukemia yang paling sering terjadi pada anak-anak, diikuti oleh leukemia mieloblastik akut (LMA). Kedua jenis leukemia ini memiliki karakteristik dan pendekatan pengobatan yang berbeda.

Gejala Leukemia pada Anak

Gejala leukemia pada anak dapat bervariasi tergantung pada jenis leukemia dan tingkat keparahannya. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Demam atau sering infeksi
  • Kelelahan dan lemas yang berlebihan
  • Mudah memar atau berdarah
  • Nyeri tulang atau sendi
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Sakit perut atau rasa penuh
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

Jika anak mengalami gejala-gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Diagnosis Leukemia pada Anak

Diagnosis leukemia biasanya melibatkan pemeriksaan fisik, tes darah, dan biopsi sumsum tulang. Tes-tes ini membantu dokter menentukan jenis leukemia, tingkat keparahan, dan rencana pengobatan yang paling sesuai.

Pengobatan Leukemia pada Anak

Pengobatan leukemia pada anak biasanya melibatkan kombinasi kemoterapi, terapi radiasi, dan transplantasi sel induk. Jenis pengobatan yang digunakan tergantung pada jenis leukemia, stadium penyakit, dan kondisi kesehatan anak secara keseluruhan.

Pencegahan Leukemia pada Anak

Karena penyebab pasti leukemia pada anak seringkali tidak diketahui, sulit untuk memberikan langkah-langkah pencegahan yang spesifik. Namun, menghindari paparan zat-zat kimia berbahaya dan radiasi dapat membantu mengurangi risiko.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika anak menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, seperti demam berkepanjangan, kelelahan ekstrem, memar tanpa sebab, atau pembengkakan kelenjar getah bening, segera konsultasikan dengan dokter. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat meningkatkan peluang kesembuhan.

Rekomendasi Halodoc

Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kesehatan anak Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui Halodoc. Dengan Halodoc, Anda dapat dengan mudah berbicara dengan dokter tepercaya, mendapatkan diagnosis, dan menerima saran medis yang tepat dari kenyamanan rumah Anda. Unduh aplikasi Halodoc sekarang untuk menjaga kesehatan keluarga Anda.