Ad Placeholder Image

Penyebab Sakit Leher Kiri Bawah Rahang, Kapan ke Dokter?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   23 April 2026

Sakit Leher Kiri Bawah Rahang? Ini Penyebabnya

Penyebab Sakit Leher Kiri Bawah Rahang, Kapan ke Dokter?Penyebab Sakit Leher Kiri Bawah Rahang, Kapan ke Dokter?

Apa Itu Sakit di Leher Sebelah Kiri Bawah Rahang?

Nyeri pada area leher sebelah kiri di bawah rahang merupakan keluhan umum yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan signifikan. Kondisi ini seringkali mengindikasikan adanya respons tubuh terhadap suatu masalah, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan perhatian medis lebih serius. Memahami karakteristik nyeri dan gejala penyerta sangat penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Gejala Penyerta Sakit di Leher Kiri Bawah Rahang

Rasa sakit di area ini bisa muncul dengan berbagai gejala lain. Gejala penyerta ini membantu dalam mengidentifikasi penyebab yang mendasari. Beberapa gejala yang mungkin dirasakan bersamaan dengan nyeri meliputi:

  • Pembengkakan atau benjolan di area leher atau rahang.
  • Kesulitan menelan atau berbicara.
  • Nyeri saat mengunyah atau membuka mulut lebar.
  • Demam, sakit tenggorokan, atau gejala flu.
  • Kekakuan pada leher atau rahang.
  • Sakit kepala atau nyeri telinga.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas.

Penyebab Sakit di Leher Sebelah Kiri Bawah Rahang

Ada beragam faktor yang dapat menyebabkan timbulnya nyeri di leher sebelah kiri bagian bawah rahang. Umumnya, penyebab kondisi ini adalah respons tubuh terhadap infeksi atau peradangan. Namun, kondisi lain juga perlu dipertimbangkan untuk diagnosis yang akurat.

Infeksi dan Peradangan

Infeksi merupakan penyebab paling sering dari nyeri di area ini. Kelenjar getah bening di leher dapat membengkak sebagai respons terhadap infeksi. Pembengkakan ini menimbulkan rasa sakit atau nyeri tekan.

  • Kelenjar Getah Bening Bengkak: Seringkali disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti pilek, flu, atau infeksi tenggorokan. Kelenjar getah bening berfungsi sebagai filter dan menjadi bengkak ketika melawan patogen.
  • Radang Amandel (Tonsilitis): Infeksi pada amandel dapat menyebabkan nyeri yang menjalar hingga ke area leher dan rahang.
  • Infeksi Tenggorokan (Faringitis): Peradangan pada tenggorokan juga bisa menyebabkan nyeri di leher yang terasa hingga bawah rahang.

Gangguan Sendi Rahang (TMJ)

Sendi temporomandibular (TMJ) adalah sendi yang menghubungkan rahang bawah dengan tulang tengkorak. Gangguan pada sendi ini dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke leher dan sekitarnya. Gejala TMJ meliputi klik atau bunyi berderak saat menggerakkan rahang, serta kesulitan membuka atau menutup mulut.

Ketegangan Otot

Otot-otot di leher dan rahang bisa mengalami ketegangan akibat postur tubuh yang buruk, stres, menggertakkan gigi (bruxism), atau cedera. Ketegangan otot ini dapat memicu nyeri yang konstan atau intermiten di area yang terkena.

Masalah Saraf

Penjepitan atau iritasi saraf di area leher dapat menyebabkan nyeri yang menjalar hingga ke rahang. Kondisi seperti neuralgia trigeminal atau kompresi saraf servikal bisa menjadi penyebabnya.

Kondisi Lebih Serius

Meskipun jarang, nyeri di leher kiri bawah rahang bisa menjadi indikasi kondisi yang lebih serius dan memerlukan evaluasi medis segera. Kondisi ini mencakup:

  • Gondongan: Infeksi virus yang menyerang kelenjar parotis, kelenjar ludah yang terletak di bawah telinga dan di atas rahang.
  • Tumor atau Kanker: Benjolan yang tidak biasa atau nyeri yang persisten tanpa penyebab jelas bisa jadi tanda adanya pertumbuhan abnormal, baik jinak maupun ganas.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian besar kasus nyeri di leher sebelah kiri bawah rahang dapat membaik dengan perawatan rumahan. Namun, terdapat kondisi yang memerlukan konsultasi medis segera. Sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami:

  • Nyeri yang tidak membaik setelah beberapa hari perawatan di rumah.
  • Munculnya benjolan yang semakin besar atau keras.
  • Demam tinggi yang persisten.
  • Kesulitan menelan, bernapas, atau membuka mulut.
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja.
  • Kelemahan atau mati rasa di lengan.

Diagnosis dan Pengobatan Sakit di Leher Kiri Bawah Rahang

Diagnosis yang akurat adalah langkah awal untuk penanganan yang efektif. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, menanyakan riwayat medis, dan mungkin merekomendasikan tes tambahan. Tes-tes tersebut bisa meliputi tes darah, pencitraan seperti rontgen, CT scan, atau MRI, tergantung pada kecurigaan penyebabnya.

Perawatan Awal di Rumah

Untuk meredakan nyeri awal, beberapa langkah dapat dilakukan di rumah:

  • Kompres Hangat: Menerapkan kompres hangat di area yang nyeri dapat membantu meredakan ketegangan otot dan meningkatkan aliran darah.
  • Obat Pereda Nyeri: Obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS) seperti ibuprofen dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan. Penggunaan harus sesuai dosis yang direkomendasikan.
  • Istirahat Cukup: Memberi waktu istirahat pada otot leher dan rahang dapat mempercepat pemulihan.

Penanganan Medis

Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasari. Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik. Untuk masalah TMJ, terapi fisik atau penggunaan pelindung mulut mungkin direkomendasikan. Kasus yang lebih serius, seperti tumor, memerlukan penanganan khusus dari dokter spesialis.

Pencegahan Sakit di Leher Kiri Bawah Rahang

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi risiko nyeri di leher sebelah kiri bawah rahang:

  • Menjaga Kebersihan Mulut: Sikat gigi secara teratur dan kunjungi dokter gigi untuk mencegah infeksi yang dapat menjalar.
  • Memperbaiki Postur Tubuh: Hindari posisi membungkuk, terutama saat bekerja di depan komputer atau menggunakan gawai.
  • Mengelola Stres: Stres dapat menyebabkan ketegangan otot. Lakukan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi.
  • Hindari Menggertakkan Gigi: Jika sering menggertakkan gigi, terutama saat tidur, konsultasikan dengan dokter gigi untuk solusi.
  • Menjaga Kesehatan Umum: Pastikan asupan nutrisi seimbang dan istirahat cukup untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat.

Jika mengalami sakit di leher sebelah kiri di bawah rahang yang tidak kunjung membaik atau disertai gejala mengkhawatirkan, penting untuk segera mencari bantuan profesional. Melalui aplikasi Halodoc, dapat berkonsultasi dengan dokter umum atau spesialis THT untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat sesuai kondisi. Halodoc menyediakan platform yang mudah diakses untuk layanan konsultasi kesehatan.