Ad Placeholder Image

Penyebab Sel Darah Putih Tinggi pada Anak, Wajib Tahu!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   09 April 2026

Penyebab Sel Darah Putih Tinggi pada Anak, Kenali Yuk

Penyebab Sel Darah Putih Tinggi pada Anak, Wajib Tahu!Penyebab Sel Darah Putih Tinggi pada Anak, Wajib Tahu!

Leukositosis atau sel darah putih tinggi pada anak seringkali menjadi respons alami tubuh terhadap infeksi. Kondisi ini menunjukkan sistem kekebalan tubuh anak sedang bekerja melawan kuman. Meskipun seringkali bukan pertanda serius, orang tua perlu memahami penyebabnya dan kapan harus mencari bantuan medis. Artikel ini akan membahas secara detail berbagai penyebab sel darah putih tinggi pada anak, mulai dari yang umum hingga kondisi yang jarang terjadi namun memerlukan perhatian khusus, serta langkah-langkah yang harus dilakukan.

Apa Itu Sel Darah Putih Tinggi (Leukositosis) pada Anak?

Sel darah putih, atau leukosit, adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh. Fungsinya adalah melawan infeksi dan melindungi tubuh dari penyakit. Jumlah sel darah putih dapat bervariasi tergantung usia, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan. Peningkatan jumlah sel darah putih di atas batas normal disebut leukositosis. Pada anak, leukositosis seringkali merupakan indikasi bahwa tubuh sedang merespons suatu ancaman, seperti infeksi.

Berbagai Penyebab Sel Darah Putih Tinggi pada Anak

Penyebab sel darah putih tinggi pada anak sangat beragam. Sebagian besar kasus disebabkan oleh kondisi yang umum dan relatif tidak berbahaya, namun beberapa kondisi serius juga dapat menjadi pemicunya. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai penyebab-penyebab tersebut:

Penyebab Umum Peningkatan Leukosit

Sebagian besar peningkatan leukosit pada anak disebabkan oleh respons imun alami tubuh.

  • **Infeksi:** Ini adalah penyebab paling umum. Ketika tubuh anak terpapar bakteri, virus, jamur, atau parasit, sistem kekebalan tubuh akan memproduksi lebih banyak sel darah putih untuk melawan patogen tersebut. Contoh infeksi yang sering menyebabkan leukosit tinggi meliputi:
    • Flu dan batuk
    • Radang tenggorokan (faringitis)
    • Pneumonia (infeksi paru-paru)
    • Infeksi saluran kemih (ISK)
    • Demam berdarah dengue (DBD)
    • Infeksi telinga
  • **Peradangan:** Kondisi inflamasi kronis atau akut juga dapat memicu peningkatan sel darah putih. Misalnya, penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis atau kondisi peradangan usus dapat menyebabkan tubuh merespons dengan memproduksi lebih banyak leukosit.
  • **Stres Fisik dan Emosional:** Cedera, operasi, aktivitas fisik yang berat, atau stres emosional yang signifikan pada anak dapat menyebabkan kenaikan sementara jumlah sel darah putih. Respons ini adalah bagian dari mekanisme pertahanan tubuh terhadap stres.
  • **Reaksi Alergi:** Ketika anak mengalami reaksi alergi, tubuh melepaskan zat kimia tertentu yang dapat memicu peningkatan jumlah sel darah putih, terutama jenis eosinofil.
  • **Efek Samping Obat-obatan:** Beberapa jenis obat-obatan, seperti kortikosteroid, dapat menyebabkan peningkatan sementara jumlah sel darah putih sebagai efek samping.
  • **Cedera:** Respons tubuh terhadap cedera, seperti luka bakar atau trauma fisik, melibatkan peningkatan leukosit untuk membantu proses penyembuhan dan mencegah infeksi di area yang cedera.

Penyebab Sel Darah Putih Tinggi pada Bayi Baru Lahir

Pada bayi baru lahir, ada beberapa faktor spesifik yang dapat menyebabkan leukositosis:

  • **Diabetes Gestasional Ibu:** Bayi yang lahir dari ibu dengan diabetes gestasional berisiko lebih tinggi mengalami leukositosis postnatal (setelah lahir). Hal ini terkait dengan kondisi metabolisme yang dialami bayi di dalam kandungan.
  • **Sepsis Neonatal:** Ini adalah infeksi darah serius yang terjadi pada bayi baru lahir. Sepsis neonatal memerlukan penanganan medis segera karena dapat mengancam jiwa. Peningkatan leukosit adalah salah satu tanda respons tubuh terhadap infeksi berat ini.
  • **Sindrom Down:** Bayi dengan Sindrom Down memiliki risiko lebih tinggi mengalami leukositosis yang berlangsung lebih lama setelah lahir dibandingkan bayi tanpa kondisi tersebut.

Kondisi Serius (Namun Jarang Terjadi)

Meskipun jarang, peningkatan sel darah putih pada anak juga bisa menjadi indikasi kondisi medis yang lebih serius.

  • **Leukemia:** Ini adalah jenis kanker darah yang memengaruhi produksi sel darah putih. Pada leukemia, sumsum tulang memproduksi sel darah putih yang abnormal dan belum matang dalam jumlah yang sangat banyak. Sel-sel ini tidak berfungsi dengan baik dan dapat mengganggu produksi sel darah lain.
  • **Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh:** Beberapa penyakit autoimun tertentu, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat tubuh sendiri, juga dapat menyebabkan peningkatan jumlah leukosit.

Kapan Harus Konsultasi Dokter?

Meskipun sel darah putih tinggi seringkali merupakan respons normal tubuh, sangat penting bagi orang tua untuk berkonsultasi dengan dokter anak, terutama jika peningkatan leukosit disertai dengan gejala lain. Dokter akan melakukan pemeriksaan darah menyeluruh (CBC – Complete Blood Count) dan evaluasi gejala untuk memastikan penyebab pastinya.

Orang tua harus segera mencari bantuan medis jika anak menunjukkan gejala seperti:

  • Demam tinggi yang tidak kunjung reda
  • Lesu atau sangat lemas
  • Nafsu makan menurun drastis
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Nyeri sendi atau tulang
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Memar atau perdarahan yang tidak biasa
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Kulit pucat

Langkah Penanganan Awal di Rumah

Selagi menunggu diagnosis atau jika dokter menyatakan kondisi anak tidak serius, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan orang tua di rumah untuk membantu pemulihan anak:

  • **Istirahat Cukup:** Pastikan anak mendapatkan istirahat yang cukup agar tubuhnya dapat fokus melawan infeksi atau peradangan.
  • **Nutrisi Seimbang dan Hidrasi:** Berikan anak banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, terutama jika demam. Sajikan makanan bergizi yang mudah dicerna untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.
  • **Atasi Gejala:** Jika anak demam, lakukan kompres hangat dan berikan obat penurun demam sesuai anjuran dokter atau dosis yang direkomendasikan. Pakaikan pakaian longgar untuk membantu anak merasa lebih nyaman.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis

Peningkatan sel darah putih pada anak (leukositosis) umumnya merupakan tanda bahwa tubuh sedang bekerja keras melawan infeksi atau peradangan. Namun, karena ada kemungkinan kondisi yang lebih serius, diagnosis medis yang tepat sangatlah penting. Pemeriksaan darah lengkap dan evaluasi gejala oleh dokter anak adalah langkah utama untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang sesuai. Selalu utamakan konsultasi dengan profesional kesehatan untuk kesehatan anak.