Ad Placeholder Image

Penyebab Telapak Kaki Terkelupas: Ini Jawabannya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Mei 2026

Penyebab Telapak Kaki Terkelupas: Bukan Cuma Kulit Kering

Penyebab Telapak Kaki Terkelupas: Ini Jawabannya!Penyebab Telapak Kaki Terkelupas: Ini Jawabannya!

Apa Itu Telapak Kaki Terkelupas?

Telapak kaki terkelupas adalah kondisi umum di mana lapisan terluar kulit pada telapak kaki mengelupas atau bersisik. Ini terjadi ketika sel-sel kulit mati di permukaan kaki terlepas lebih cepat dari biasanya. Kondisi ini bisa bervariasi dari ringan hingga parah, kadang disertai rasa gatal, perih, atau kemerahan.

Proses ini merupakan respons alami tubuh untuk meregenerasi sel kulit yang rusak atau kering. Namun, telapak kaki terkelupas juga bisa menjadi indikasi adanya masalah kulit atau kesehatan tertentu yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Gejala Telapak Kaki Terkelupas

Selain pengelupasan kulit, ada beberapa gejala yang mungkin menyertai kondisi ini. Gejala dapat bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

  • Kulit kering, pecah-pecah, atau bersisik.
  • Rasa gatal atau sensasi terbakar pada area yang terkelupas.
  • Kemerahan atau peradangan.
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman, terutama saat berjalan.
  • Pembentukan lepuhan kecil yang kemudian pecah.

Penyebab Telapak Kaki Terkelupas

Ada berbagai faktor yang dapat memicu telapak kaki terkelupas, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis.

Kulit Kering (Xerosis)

Kulit kering, atau xerosis, adalah penyebab paling umum. Kekurangan kelembapan membuat kulit kehilangan elastisitasnya dan mudah retak, yang kemudian menyebabkan pengelupasan. Ini bisa diperparah oleh cuaca dingin, kelembapan rendah, atau kurangnya hidrasi.

Gesekan Berlebihan

Gesekan terus-menerus antara kaki dan sepatu atau permukaan lantai dapat merusak lapisan pelindung kulit. Hal ini merangsang kulit untuk menghasilkan sel-sel baru lebih cepat, sehingga sel-sel lama terkelupas. Sepatu sempit atau ukuran yang tidak sesuai seringkali menjadi pemicu utama.

Paparan Sinar Matahari

Terlalu lama terpapar sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat menyebabkan kulit terbakar. Setelah terbakar, kulit yang rusak akan mengelupas sebagai bagian dari proses penyembuhan alami tubuh.

Infeksi Jamur (Kutu Air)

Kutu air, atau tinea pedis, adalah infeksi jamur yang sering menyerang area lembap di antara jari-jari kaki atau telapak kaki. Gejalanya meliputi gatal, kemerahan, kulit bersisik, dan pengelupasan, seringkali diiringi bau tidak sedap.

Eksim (Dermatitis)

Eksim, atau dermatitis, adalah kondisi peradangan kulit yang menyebabkan kulit kering, gatal, kemerahan, dan terkelupas. Beberapa jenis eksim, seperti dermatitis kontak, dapat muncul di telapak kaki akibat alergi atau iritasi terhadap bahan tertentu.

Alergi dan Iritasi Kulit

Kontak dengan bahan kimia tertentu, seperti deterjen, sabun keras, atau bahan sepatu, dapat memicu reaksi alergi atau iritasi. Ini menyebabkan kulit meradang, gatal, dan kemudian mengelupas.

Kondisi Medis Tertentu

Beberapa penyakit sistemik juga dapat berkontribusi pada telapak kaki terkelupas. Misalnya, pada penderita diabetes, sirkulasi darah yang buruk dapat menyebabkan kulit kering ekstrem dan rentan terkelupas.

Pengobatan Telapak Kaki Terkelupas

Penanganan telapak kaki terkelupas bergantung pada penyebabnya. Namun, ada beberapa langkah umum yang dapat membantu:

  • Pelembap: Gunakan pelembap tebal secara rutin, terutama setelah mandi, untuk menjaga hidrasi kulit.
  • Hindari Pemicu: Identifikasi dan hindari faktor-faktor yang memperburuk kondisi, seperti sepatu sempit atau sabun iritan.
  • Menjaga Kebersihan Kaki: Cuci kaki secara teratur dengan sabun lembut dan keringkan sepenuhnya, terutama di antara jari-jari.
  • Obat Antijamur: Jika disebabkan oleh infeksi jamur, obat antijamur topikal atau oral mungkin diperlukan.
  • Krim Steroid: Untuk kasus eksim atau peradangan parah, dokter dapat meresepkan krim kortikosteroid.

Pencegahan Telapak Kaki Terkelupas

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah proaktif dapat dilakukan:

  • Gunakan pelembap kaki secara teratur untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Pilih alas kaki yang nyaman, berventilasi baik, dan sesuai ukuran.
  • Hindari berjalan tanpa alas kaki di tempat umum yang lembap untuk mencegah infeksi jamur.
  • Gunakan sabun dengan formula lembut dan pH seimbang.
  • Keringkan kaki dengan seksama setelah mandi atau berenang.
  • Lindungi kaki dari paparan sinar matahari langsung yang berlebihan.

Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter?

Meskipun telapak kaki terkelupas seringkali dapat ditangani di rumah, ada beberapa situasi di mana konsultasi medis diperlukan. Jika pengelupasan tidak membaik dengan perawatan rumahan, disertai nyeri parah, pembengkakan, nanah, atau demam, segera cari bantuan profesional.

Terutama bagi penderita diabetes atau kondisi medis lain yang memengaruhi kulit, penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan oleh ahli kesehatan dapat membantu mendiagnosis penyebab pasti dan merekomendasikan penanganan yang tepat dan efektif. Untuk mendapatkan saran medis yang akurat dan terpercaya, berkonsultasi dengan dokter melalui Halodoc dapat menjadi solusi praktis.