Ad Placeholder Image

Pepaya Muda: Segudang Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

Pepaya muda mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh.

Pepaya Muda: Segudang Manfaat untuk Kesehatan TubuhPepaya Muda: Segudang Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Banyak orang mungkin lebih familiar dengan rasa manis dan tekstur lembut dari buah pepaya yang sudah matang. Namun, tahukah kamu bahwa pepaya yang masih mentah alias pepaya muda juga menyimpan segudang khasiat bagi tubuh? Di berbagai negara Asia, termasuk Indonesia, pepaya muda sering kali diolah menjadi sayuran, rujak, tumisan, hingga sup peningkat stamina.

Kondisi pencernaan yang buruk, sembelit kronis, hingga peradangan lambung adalah masalah kesehatan yang sangat umum terjadi di masyarakat. Sering kali, keluhan ini dipicu oleh pola makan rendah serat dan kurangnya enzim pencernaan alami dalam tubuh. Di sinilah peran penting bahan alami seperti pepaya muda masuk ke dalam pola makan kita. Buah yang belum matang ini memiliki konsentrasi enzim papain yang jauh lebih tinggi dibandingkan saat sudah matang.

Secara medis, mengonsumsi bahan alami yang kaya akan enzim pencernaan dapat membantu memecah protein, mengurangi gas, dan meredakan peradangan di saluran cerna. Selain itu, pepaya muda juga sering dimanfaatkan secara tradisional oleh ibu menyusui dan bagi mereka yang sedang dalam masa pemulihan luka.

Nah, mau tahu apa saja manfaat pepaya muda yang bisa kamu dapatkan beserta fakta medis di baliknya? Berikut ulasannya!

Kandungan Nutrisi Pepaya Muda

Sebelum membahas manfaatnya secara spesifik, ada baiknya kita membedah apa saja yang terkandung di dalam daging dan getah pepaya muda. Perbedaan utama antara pepaya muda dan pepaya matang terletak pada kandungan enzim dan jenis gulanya.

Pepaya muda memiliki kandungan kalori yang sangat rendah, hampir tidak memiliki gula, namun sangat kaya akan serat larut maupun tidak larut. Nutrisi yang paling menonjol dari buah yang belum matang ini adalah getah putihnya (latex). Getah ini mengandung dua enzim proteolitik utama, yaitu papain dan chymopapain.

Selain enzim tersebut, pepaya muda juga merupakan sumber potasium (kalium), magnesium, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E yang sangat baik. Kandungan enzim papain ini bahkan sering diekstrak oleh industri farmasi untuk dijadikan suplemen pencernaan maupun obat pereda radang.

Berbagai Manfaat Pepaya Muda untuk Kesehatan

Berkat profil nutrisinya yang unik dan kandungan enzimnya yang tinggi, berikut adalah deretan manfaat kesehatan dari mengonsumsi pepaya muda yang perlu kamu ketahui:

1. Melancarkan Sistem Pencernaan dan Mencegah Sembelit

Kandungan enzim papain dalam pepaya muda bertindak sebagai katalisator pencernaan. Enzim ini sangat efektif dalam memecah rantai protein yang kompleks dari makanan (seperti daging) menjadi asam amino yang lebih mudah diserap oleh usus. Hal ini membuat perut terhindar dari rasa begah, kembung, dan penumpukan gas.

Selain itu, serat tinggi dalam pepaya muda berfungsi sebagai “sapu” yang membersihkan sisa makanan di usus, memadatkan feses, dan merangsang gerakan peristaltik, sehingga sembelit dapat dicegah. Jika kamu ingin mengonsumsi enzim ini secara lebih praktis, kamu bisa beli vitamin, suplemen pencernaan, atau obat-obatan di Halodoc, produk dijamin asli dan langsung diantar ke rumah.

2. Membantu Penyembuhan Luka dan Meredakan Peradangan

Enzim papain dan chymopapain memiliki sifat anti-inflamasi (anti-radang) yang sangat kuat. Dalam beberapa praktik pengobatan komplementer, ekstrak dari pepaya muda digunakan untuk membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan setelah operasi atau trauma fisik.

Kandungan vitamin C yang tinggi pada pepaya muda juga berperan penting dalam sintesis kolagen, yakni protein utama yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak dan menyembuhkan luka.

Tips Aman Mengolah Pepaya Muda
  1. Kupas kulit pepaya hingga bersih untuk menghilangkan sebagian besar getah yang terlalu keras.
  2. Belah dan buang biji putihnya yang masih muda.
  3. Cuci daging buah di bawah air mengalir, bisa diremas perlahan dengan sedikit garam untuk menghilangkan rasa pahit dan sisa getah berlebih.
  4. Masak dengan cara direbus, ditumis, atau jadikan campuran kaldu sup tulang untuk melunakkan daging.

3. Meningkatkan Produksi ASI bagi Ibu Menyusui

Di banyak negara di Asia, sup ayam pepaya muda adalah hidangan yang wajib diberikan kepada ibu yang baru saja melahirkan. Secara tradisional, pepaya muda dipercaya memiliki sifat galactagogue, yaitu zat yang dapat merangsang dan meningkatkan produksi air susu ibu (ASI).

Meskipun mekanisme pastinya masih diteliti, diduga bahwa nutrisi lengkap, cairan dari sup, serta kandungan enzim di dalamnya membantu menyeimbangkan hormon laktasi pascapersalinan. Namun, ibu menyusui tetap dianjurkan untuk menyeimbanginya dengan asupan protein tinggi.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin A, vitamin C, dan vitamin E yang terkandung dalam pepaya mentah adalah kelompok antioksidan yang esensial. Vitamin C bertugas merangsang produksi sel darah putih yang merupakan garis pertahanan utama tubuh melawan infeksi virus dan bakteri.

Mengonsumsi pepaya muda secara rutin dalam bentuk lauk sayur dapat membantu memenuhi kebutuhan mikronutrisi harian yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan stres oksidatif.

Efek Samping dan Hal yang Perlu Diperhatikan

1. Berbahaya bagi Ibu Hamil

Ini adalah peringatan paling krusial secara medis. Pepaya muda sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Getah putih (latex) yang sangat tinggi pada pepaya mentah mengandung senyawa yang dapat bertindak seperti prostaglandin dan oksitosin. Hal ini dapat memicu kontraksi rahim secara prematur yang berisiko menyebabkan keguguran atau persalinan dini.

2. Risiko Alergi Getah (Latex)

Bagi sebagian orang yang memiliki riwayat alergi terhadap lateks alami, mengonsumsi atau bahkan sekadar menyentuh getah pepaya muda dapat memicu reaksi alergi. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal pada kulit, ruam merah, hingga gangguan pernapasan. Apabila kamu mengalami sesak napas, gatal hebat, atau gangguan pencernaan kronis yang tidak biasa setelah makan, jangan tunda untuk konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan penanganan segera.

Studi Mengenai Enzim Papain pada Pepaya Muda

Neuro Endocrinology Letters menerbitkan sebuah studi yang meneliti efektivitas sediaan ekstrak pepaya terhadap gangguan fungsi pencernaan. Studi tersebut menemukan bahwa sukarelawan yang mengonsumsi ekstrak pepaya (yang kaya akan papain) mengalami perbaikan signifikan pada gejala konstipasi, kembung, dan sindrom iritasi usus besar (IBS).

Temuan ini menegaskan bahwa manfaat tradisional pepaya muda untuk perut kembung dan sembelit memiliki dasar ilmiah yang kuat. Enzim proteolitik tersebut terbukti secara klinis mampu menjaga keseimbangan mikrobioma dan fungsi mekanis saluran cerna manusia.

Meskipun pepaya muda sangat bermanfaat, jika keluhan pencernaan yang kamu alami terus berlanjut hingga berminggu-minggu, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut guna menyingkirkan kemungkinan penyakit serius.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala alergi, gangguan pencernaan berat, atau reaksi mencurigakan lainnya yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
PubMed Central. Diakses pada 2024. Papaya preparation (Caricol®) in digestive disorders.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Digestion and enzymes: What you need to know.
Healthline. Diakses pada 2024. Green Papaya: Nutrition, Benefits, and Uses.
WebMD. Diakses pada 2024. Papain – Uses, Side Effects, and More.

FAQ

1. Apakah pepaya muda boleh dimakan mentah?

Bisa, namun disarankan untuk mencucinya dengan bersih dan menghilangkan sebagian besar getahnya terlebih dahulu, misalnya dengan merendam dalam air garam ringan. Di Thailand, pepaya muda mentah sangat populer diolah menjadi salad yang disebut Som Tam.

2. Kenapa ibu hamil dilarang makan pepaya mentah?

Pepaya yang belum matang mengandung konsentrasi lateks (getah putih) yang tinggi. Lateks ini mengandung enzim papain yang dapat memicu kontraksi otot rahim dan meningkatkan risiko keguguran atau persalinan prematur.

3. Apakah pepaya muda efektif untuk menurunkan berat badan?

Pepaya muda bisa menjadi menu diet yang baik karena sangat rendah kalori, hampir tidak mengandung gula, dan kaya akan serat yang bisa membuat perut merasa kenyang lebih lama sekaligus melancarkan buang air besar.

4. Bagaimana cara terbaik mengolah pepaya muda untuk ibu menyusui?

Cara terbaik adalah memasaknya menjadi sup atau kuah kaldu. Kamu bisa merebus potongan pepaya muda bersama dengan kaldu ayam, daging, atau ikan gabus. Kuah hangat dan nutrisinya akan membantu menstimulasi produksi ASI secara alami.