
Perhatikan Hal Ini setelah Melakukan Pemeriksaan Kehamilan

Halodoc, Jakarta - Pemeriksaan kehamilan bertujuan untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat, yang dengan mengevaluasi kesehatan ibu dan juga janin dalam kandungan. Pemeriksaan perlu dilakukan secara rutin sampai persalinan guna mencegah dan mengatasi gangguan yang terjadi selama kehamilan. Bukan hanya pemeriksaan saja yang dilakukan, ibu juga perlu menunjang kesehatan setelahnya dengan melakukan beberapa langkah berikut ini.
Baca juga: Penting Dilakukan, Ini 3 Tes di Kehamilan Trimester Kedua
Gaya Hidup Sehat Setelah Pemeriksaan Kehamilan
Hanya melakukan pemeriksaan kehamilan rasanya belum lengkap tanpa diimbangi dengan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut ini sejumlah gaya hidup sehat guna menunjang kesehatan kehamilan setelah melakukan pemeriksaan:
1. Konsumsi Berbagai Nutrisi Penting yang Dibutuhkan
Untuk menunjang kesehatan setelah pemeriksaan, ibu dapat mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, seperti karbohidrat, buah dan sayuran, sumber protein, serta mineral penting yang dibutuhkan, seperti kalsium, zat besi, dan folat. Sejumlah kandungan tersebut terkandung dalam roti, pasta, nasi, daging, telur, kacang-kacangan, ikan, susu, serta produk olahan susu.
Hal yang perlu diperhatikan adalah, ibu perlu menghindari asupan telur dan daging mentah atau kurang matang, jus dan produk olahan susu yang tidak dipasteurisasi, serta makanan laut mentah. Tujuannya adalah, agar terhindari dari bakteri yang dapat membahayakan janin dalam kandungan. Bukan itu saja, ibu juga perlu menghindari ikan tinggi merkuri, kopi, teh, serta minuman bersoda.
2. Lakukan Olahraga secara Teratur
Langkah kedua guna menunjang kesehatan setelah pemeriksaan adalah melakukan olahraga secara teratur. Meskipun hamil, ibu disarankan untuk tetap melakukan olahraga ringan. Tujuannya adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan daya tahan tubuh.
- Mempermudah kembalinya bentuk badan tubuh normal setelah persalinan.
- Mencegah dan meringankan rasa sakit atau nyeri selama kehamilan.
- Meningkatkan sirkulasi darah di seluruh tubuh dan tungkai.
- Mengurangi stres yang muncul akibat pikiran negatif saat hamil.
Untuk melakukan olahraga yang mampu menunjang kesehatan selama kehamilan, ibu bisa melakukan jalan cepat, berenang, yoga, pilates, squat, dan senam kegel. Intensitasnya sendiri dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan tubuh. Jangan terlalu memaksakan diri. Jika hal tersebut dilakukan, alih-alih sehat, ibu justru akan mengidap masalah kesehatan tertentu.
3. Cukupi Waktu Beristirahat
Langkah menunjang kesehatan setelah pemeriksaan selanjutnya dapat dilakukan dengan mencukupi waktu beristirahat. Hal tersebut terkait dengan jam tidur ibu hamil. Beberapa bulan pertama masa kehamilan, ibu hamil cenderung mengalami rasa lelah berlebihan akibat tingginya kadar hormon dalam tubuh. Rasa lelah yang berlebihan menjadi pertanda jika ibu harus membatasi aktivitas fisik.
Nah, selagi ibu membatasi aktivitas fisik, coba luangkan waktu untuk tidur. Tidur siang dapat dilakukan selama 30 menit, dengan posisi miring ke kiri dengan lutut ditekuk. Untuk meringankan sakit pada punggung, letakkan bantal di bawah perut. Sedangkan untuk tidur malam, ibu bisa melakukannya selama 7 jam.
Baca juga: Panduan Aman Periksa Kehamilan saat Pandemi COVID-19
4. Hindari Kebiasaan Merokok saat Hamil
Sudah seharusnya ibu berhenti merokok saat hamil. Jika tidak, kandungan nikotin dan karbon monoksida akan diserap oleh janin, dan meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, anak lahir dengan berat badan rendah, cacat lahir, serta bayi meninggal mendadak. Merokok saat hamil juga meningkatkan risiko bayi meninggal saat lahir, serta hamil di luar rahim.
5. Melakukan Pemeriksaan Gigi
Jangan salah, melakukan pemeriksaan gigi menjadi salah satu langkah menunjang kesehatan saat hamil. Langkah yang satu ini dapat dilakukan setelah pemeriksaan kehamilan. Gunanya adalah mencegah masalah gigi akibat fluktuasi hormon progesteron dan estrogen selama kehamilan. Bukan itu saja, penyakit pada gigi dan gusi dapat menyebabkan kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.
Baca juga: Kapan Ibu Hamil Sebaiknya Melakukan USG?
Agar dapat mengurus bayi yang sehat, ibu terlebih dulu harus memperhatikan kesehatan diri sendiri. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin di rumah sakit terdekat, dibarengi dengan beberapa langkah seperti yang telah disebutkan.



