Ad Placeholder Image

Perlu Tahu, Ini 7 Makanan yang Mengandung Estrogen

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

“Wanita perlu menjaga keseimbangan hormon estrogen sebab hormon ini memiliki peran penting dalam mengatur reproduksi wanita. Tingkatkan kadar hormon estrogen dengan mengonsumsi buah beri, produk kedelai, dan sayuran hijau.”

Perlu Tahu, Ini 7 Makanan yang Mengandung EstrogenPerlu Tahu, Ini 7 Makanan yang Mengandung Estrogen

DAFTAR ISI


Estrogen adalah salah satu hormon utama dalam tubuh manusia, terutama pada wanita. Hormon ini berperan sangat penting dalam mengatur sistem reproduksi, siklus menstruasi, menjaga kepadatan tulang, hingga melindungi kesehatan jantung. Namun, seiring bertambahnya usia, terutama saat mendekati masa menopause, produksi estrogen dalam tubuh secara alami akan mengalami penurunan yang signifikan.

Penurunan kadar estrogen ini sering kali menimbulkan berbagai keluhan yang mengganggu kenyamanan sehari-hari. Beberapa gejala yang paling umum terjadi antara lain hot flashes (sensasi panas yang tiba-tiba pada tubuh), perubahan suasana hati yang drastis (mood swings), gangguan tidur, hingga kekeringan pada vagina. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa berdampak pada kualitas hidup dan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti osteoporosis.

Untuk membantu mengatasi penurunan hormon ini, banyak orang beralih pada sumber alami yang berasal dari makanan. Makanan yang mengandung estrogen sebenarnya merujuk pada makanan yang kaya akan fitoestrogen. Fitoestrogen adalah senyawa alami dalam tumbuhan yang memiliki struktur kimia mirip dengan estrogen yang diproduksi oleh tubuh manusia. Meskipun efeknya lebih lemah, fitoestrogen dapat meniru cara kerja estrogen di dalam tubuh dan berikatan dengan reseptor estrogen untuk membantu menyeimbangkan kadar hormon.

Lantas, makanan apa saja yang bisa menjadi sumber fitoestrogen yang baik untuk tubuh? Jika kamu ingin melengkapi kebutuhan nutrisi ini, kamu juga bisa beli suplemen yang tepat secara online. Nah, mau tahu apa saja pilihan makanan yang mengandung estrogen beserta rekomendasi suplemennya? Berikut ulasannya!

7 Makanan yang Mengandung Estrogen (Fitoestrogen)

Berikut adalah beberapa daftar makanan sehat yang kaya akan fitoestrogen dan mudah ditemukan dalam menu sehari-hari:

1. Kacang Kedelai dan Olahannya

Kacang kedelai, termasuk olahannya seperti tahu, tempe, edamame, dan susu kedelai, adalah sumber fitoestrogen yang paling terkenal. Kedelai sangat kaya akan jenis fitoestrogen yang disebut isoflavon. Isoflavon dalam kedelai telah banyak diteliti karena kemampuannya dalam meniru efek estrogen tubuh, yang sangat bermanfaat bagi wanita menopause dalam mengurangi frekuensi hot flashes.

2. Biji Rami (Flaxseed)

Biji rami atau flaxseed merupakan salah satu makanan super yang mengandung lignan dalam jumlah yang sangat tinggi. Lignan adalah jenis fitoestrogen utama yang berfungsi ganda. Selain membantu menyeimbangkan hormon, biji rami juga kaya akan serat dan asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan dan kardiovaskular.

3. Biji Wijen

Kecil namun kaya manfaat, biji wijen juga merupakan sumber fitoestrogen yang sangat baik, terutama dari kelompok lignan. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi bubuk biji wijen secara rutin pada wanita pascamenopause dapat meningkatkan aktivitas estrogenik dalam tubuh dan membantu memperbaiki profil kolesterol darah.

4. Bawang Putih

Bawang putih tidak hanya dikenal sebagai bumbu dapur yang memberikan cita rasa gurih pada masakan, tetapi juga memiliki kandungan fitoestrogen. Meskipun jumlahnya tidak sebanyak kedelai atau biji rami, konsumsi bawang putih secara rutin dapat memberikan efek positif terhadap kesehatan tulang dengan cara meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh, yang secara tidak langsung mencegah pengeroposan tulang.

5. Buah Persik (Peach)

Buah persik adalah buah yang manis, menyegarkan, dan ternyata kaya akan lignan. Mengonsumsi buah persik, baik segar maupun yang sudah dikeringkan, dapat membantu meningkatkan asupan fitoestrogen harianmu. Selain itu, buah ini juga padat akan vitamin C, vitamin A, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit.

6. Buah Beri

Beberapa jenis buah beri, seperti stroberi, cranberry, dan raspberry, mengandung fitoestrogen alami. Buah-buahan ini juga sangat kaya akan antioksidan, vitamin, dan serat. Konsumsi beri-berian secara rutin tidak hanya membantu mengatur keseimbangan hormon tetapi juga melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif.

7. Sayuran Silangan (Cruciferous Vegetables)

Sayuran silangan seperti brokoli, kembang kol, dan kubis mengandung sejumlah fitoestrogen yang bermanfaat. Selain fitoestrogen, sayuran ini kaya akan diindolylmethane (DIM), sebuah senyawa yang membantu tubuh memetabolisme estrogen dengan lebih efisien, sehingga kadar hormon di dalam tubuh tetap berada pada titik seimbang.

Rekomendasi Suplemen Keseimbangan Hormon yang Ampuh

Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan fitoestrogen, kamu juga bisa mendukung keseimbangan hormon dengan mengonsumsi suplemen tambahan. Berikut adalah beberapa rekomendasi suplemen dan vitamin yang aman dan bermanfaat bagi kesehatan hormonal wanita:

1. Sea-Quill Soy Isoflavones 60 Kapsul

Sea-Quill Soy Isoflavones adalah suplemen yang dirancang khusus untuk wanita yang sedang memasuki atau sedang berada pada fase menopause. Suplemen ini mengandung ekstrak isoflavon yang berasal dari kacang kedelai murni. Cara kerja suplemen ini adalah dengan memberikan senyawa fitoestrogen yang berikatan dengan reseptor estrogen dalam tubuh, meniru efek estrogen yang mulai menurun.

Manfaat spesifik dari suplemen ini adalah membantu meringankan gejala pre-menopause dan menopause, seperti hot flashes, perubahan suasana hati yang ekstrem, serta membantu menjaga kepadatan tulang dan kesehatan jantung pada wanita usia lanjut.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul diminum 1 kali sehari, sebaiknya dikonsumsi setelah makan.

Obat ini termasuk golongan suplemen kesehatan (bebas terbatas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan tidak disarankan untuk wanita hamil atau menyusui tanpa anjuran dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sea-Quill Soy Isoflavones 60 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Penurunan Estrogen
  1. Memasuki masa perimenopause dan menopause.
  2. Menjalani operasi pengangkatan ovarium (ooforektomi).
  3. Kondisi medis tertentu seperti kegagalan ovarium prematur.
  4. Menjalani terapi radiasi atau kemoterapi.

2. Blackmores Evening Primrose Oil + Fish Oil 30 Kapsul

Blackmores Evening Primrose Oil + Fish Oil adalah suplemen kombinasi yang mengandung minyak bunga Evening Primrose (EPO) dan minyak ikan (Fish Oil). Kandungan aktifnya meliputi asam lemak esensial Omega-6 (Gamma-Linolenic Acid / GLA) dari EPO dan Omega-3 (EPA & DHA) dari minyak ikan. Cara kerjanya adalah dengan menyediakan prekursor untuk produksi prostaglandin yang sehat, yang berperan penting dalam mengatur keseimbangan hormonal dan mengurangi proses peradangan di dalam tubuh.

Manfaat spesifik dari suplemen ini adalah meredakan gejala Premenstrual Syndrome (PMS) seperti nyeri payudara, kram perut, dan mood swing, serta sangat membantu menjaga kelembapan kulit wanita yang kerap menjadi kering akibat fluktuasi hormon.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-3 kapsul sehari setelah makan, atau sesuai petunjuk dokter.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1-2 kapsul sehari (bisa ditusuk dan dicampur ke dalam susu atau jus).

Obat ini termasuk golongan suplemen/obat bebas. Aman untuk dikonsumsi mandiri sesuai dosis anjuran.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Evening Primrose Oil + Fish Oil 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

3. Natur-E 100 IU 16 Kapsul

Natur-E 100 IU merupakan suplemen yang mengandung Vitamin E alami (d-alpha-tocopherol) yang diekstrak dari minyak biji gandum dan minyak biji bunga matahari. Cara kerjanya adalah sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel-sel tubuh, termasuk sel kulit dan jaringan pembuluh darah, dari kerusakan akibat radikal bebas.

Penurunan kadar estrogen saat menopause sering kali menyebabkan kulit wanita menjadi lebih tipis, kering, dan kehilangan elastisitasnya. Manfaat spesifik dari Natur-E adalah menjaga kelembapan kulit dari dalam, memperlambat proses penuaan dini, dan mendukung kesehatan sel secara keseluruhan ketika tubuh mengalami perubahan hormonal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul diminum 1 kali sehari setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Aman untuk dikonsumsi harian.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Natur-E 100 IU 16 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kandungan terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Fitoestrogen

1. Meredakan Gejala Menopause

Konsumsi makanan tinggi fitoestrogen secara konsisten terbukti dapat membantu meredakan gejala tidak nyaman saat menopause, terutama hot flashes dan gangguan tidur. Fitoestrogen bertindak sebagai pengganti sementara yang ringan bagi estrogen yang hilang dari tubuh.

2. Risiko Konsumsi Berlebihan

Meski alami, mengonsumsi fitoestrogen secara berlebihan, terutama dalam bentuk suplemen dosis tinggi tanpa pengawasan, bisa memicu ketidakseimbangan hormon. Pada beberapa kasus tertentu, asupan isoflavon yang sangat tinggi perlu diwaspadai oleh individu dengan riwayat kanker sensitif hormon (seperti beberapa jenis kanker payudara), sehingga sangat disarankan untuk konsultasi dokter spesialis terlebih dahulu.

Studi Mengenai Efektivitas Fitoestrogen

The Journal of the American Medical Association (JAMA) menerbitkan studi di tahun 2016 yang menjelaskan bahwa konsumsi isoflavon nabati (fitoestrogen) dikaitkan dengan penurunan frekuensi hot flashes dan kekeringan vagina pada wanita menopause.

Studi klinis tersebut meninjau berbagai uji coba acak dan menyimpulkan bahwa perubahan pola makan dengan memperbanyak konsumsi kedelai dan suplemen isoflavon memberikan efek terapeutik yang moderat namun signifikan secara statistik bagi kualitas hidup wanita yang mengalami penurunan estrogen.

Jika gejala penurunan estrogen yang kamu alami (seperti hot flashes parah atau gangguan menstruasi) terasa semakin mengganggu aktivitas harian, sebaiknya segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Penanganan medis yang tepat akan mencegah timbulnya komplikasi lebih lanjut.

Kamu bisa mendapatkan produk-produk dan suplemen di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan reproduksi dan hormonal yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Menopause – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Phytoestrogens: Benefits and Risks.
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2024. The pros and cons of phytoestrogens.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Menopause.

FAQ

1. Apakah makanan yang mengandung estrogen aman dikonsumsi pria?

Ya, aman. Fitoestrogen dalam makanan tidak sama persis dengan hormon estrogen wanita. Konsumsi kedelai atau fitoestrogen lainnya dalam batas wajar tidak akan menurunkan kadar testosteron atau menyebabkan efek feminin pada pria.

2. Berapa banyak kedelai yang sebaiknya dikonsumsi sehari?

Para ahli kesehatan merekomendasikan konsumsi 1 hingga 2 porsi makanan berbasis kedelai per hari. Ini setara dengan satu cangkir susu kedelai atau sekitar 100 gram tahu atau tempe sehari.

3. Apakah fitoestrogen bisa memicu kanker payudara?

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi fitoestrogen dari makanan utuh (seperti tempe dan tahu) justru bersifat protektif dan tidak meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, bagi penyintas kanker payudara, penggunaan suplemen fitoestrogen dosis tinggi harus dengan persetujuan dokter.

4. Kapan waktu yang tepat untuk mulai mengonsumsi fitoestrogen?

Fitoestrogen alami dari makanan sehat dapat dan baik dikonsumsi kapan saja, sejak usia muda hingga tua. Namun, manfaatnya akan terasa paling signifikan ketika seorang wanita memasuki fase perimenopause (sekitar usia 40-an) saat kadar estrogen alami mulai menurun.