• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini Gejala Kanker Ginjal yang Jarang Disadari
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Perlu Tahu, Ini Gejala Kanker Ginjal yang Jarang Disadari

Perlu Tahu, Ini Gejala Kanker Ginjal yang Jarang Disadari

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 14 November 2022

“Kanker ginjal jarang menimbulkan gejala pada tahap awal. Ketika sel kanker mulai menyebar, salah satu ciri khasnya adalah kencing yang mengandung darah. “

Perlu Tahu, Ini Gejala Kanker Ginjal yang Jarang DisadariPerlu Tahu, Ini Gejala Kanker Ginjal yang Jarang Disadari

Halodoc, Jakarta – Kanker ginjal terjadi ketika sel-sel ginjal tumbuh secara tidak normal. Ada banyak faktor pemicunya, mulai dari kebiasaan merokok, kelebihan berat badan, mengidap hipertensi atau punya penyakit ginjal. Kanker juga rentan menyerang lansia dan individu yang punya riwayat keluarga penyakit ginjal. 

Seseorang yang berpotensi mengalaminya perlu mewaspadai gejala awal kanker di area pinggang ini. Sayangnya, penyakit ini jarang menimbulkan gejala di tahap awal. Kanker yang sudah menyebar akan menyebabkan kencing yang mengandung berdarah. 

Sumber: Youtube Halodoc

Waspadai Gejala-Gejala Kanker Ginjal

Selain munculnya darah pada urine, kanker ginjal juga menimbulkan sederet gejala berikut:

  • Nyeri pada punggung bagian bawah.
  • Munculnya benjolan pada punggung bagian bawah atau pinggang.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba.
  • Kelelahan terus menerus.
  • Demam.
  • Berkeringat pada malam hari.
  • Bengkak pada bagian pergelangan kaki dan tangan.

Ketika semakin menyebar, pengidapnya dapat mengalami napas yang menjadi lebih pendek, batuk berdarah, hingga nyeri pada tulang.

Opsi Pemeriksaan untuk Mendiagnosis Kanker Ginjal

Dokter dapat melakukan pemeriksaan berikut untuk mendiagnosis kondisi ini:

  • Urinalisis. Menguji sampel urine untuk mendeteksi kandungan darah pada urine yang mengindikasikan masalah ginjal.
  • Tes Darah untuk menghitung jumlah darah dan memastikan tidak adanya gangguan fungsi ginjal.
  • CT Scan. Pemeriksaan penunjang untuk mencari tanda-tanda gangguan ginjal.
  • Biopsi dengan memeriksa sampel jaringan ginjal di laboratorium.

Bagaimana Mengobati Jenis Kanker Ini?

Pengobatannya bergantung pada stadium penyakit, kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh, hingga usia pengidapnya. Tindakan untuk mengobati permasalahan ginjal diatas meliputi :

1. Operasi

Dokter mengangkat bagian yang terserang sel kanker lewat operasi. Namun, jika kondisi kian memburuk, dokter perlu mengangkat seluruh ginjal dan beberapa jaringan yang ada di sekitarnya untuk menghilangkan sel kanker.

2. Ablasi

Tindakan ini dilakukan dengan bantuan gas dingin atau listrik untuk menghancurkan sel-sel kanker pada ginjal.

3. Terapi Radiasi

Jenis perawatan ini diberikan jika pasien hanya memiliki satu ginjal atau tidak memenuhi syarat untuk melakukan operasi.

4. Kemoterapi

Kemoterapi membantu untuk mengatasi dan mengurangi pertumbuhan sel kanker. Biasanya, perawatan ini dilakukan sebelum atau sesudah operasi. 

Jika telat ditangani, kanker ini bisa menyebabkan komplikasi. Diantaranya, urine berdarah (hematuria), penumpukan cairan di paru-paru (efusi pleura), fraktur patologis, tekanan darah tinggi dan tingginya kadar kalsium dalam darah (hiperkalsemia).

Pencegahan Kanker Ginjal

Penyakit tersebut dapat dicegah dengan gaya hidup sehat, seperti:

  • Berhenti merokok.
  • Mengontrol berat badan.
  • Mengontrol tekanan darah tinggi.

Punya keluhan kesehatan? Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih mudah dan praktis. Jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Baca Juga:

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
National Kidney Foundation. Diakses pada 2022. Kidney Cancer.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Kidney Cancer.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Kidney Cancer.
Web MD. Diakses pada 2022. Understanding Kidney Cancer.