Ad Placeholder Image

Pertolongan Pertama Mata Luka Tergores, Wajib Tahu!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Mei 2026

Mata Luka Tergores? Ini Penanganan Pertamanya!

Pertolongan Pertama Mata Luka Tergores, Wajib Tahu!Pertolongan Pertama Mata Luka Tergores, Wajib Tahu!

Mata luka tergores, atau abrasi kornea, merupakan kondisi umum yang sering menyebabkan ketidaknyamanan signifikan. Kondisi ini terjadi ketika permukaan bening mata, kornea, mengalami luka atau goresan. Penting untuk memahami gejala, penyebab, dan langkah penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi serius.

Definisi Mata Luka Tergores (Abrasi Kornea)

Abrasi kornea adalah luka pada lapisan terluar kornea, yaitu jaringan transparan yang menutupi bagian depan mata. Kornea berfungsi melindungi mata dan membantu memfokuskan cahaya untuk penglihatan. Luka pada kornea dapat berkisar dari goresan ringan hingga dalam.

Lapisan kornea memiliki banyak ujung saraf, sehingga goresan sekecil apa pun dapat menimbulkan rasa sakit yang hebat. Meskipun seringkali dapat sembuh dengan cepat, abrasi kornea yang tidak ditangani dengan baik berisiko menyebabkan infeksi dan gangguan penglihatan permanen.

Gejala Mata Luka Tergores

Goresan pada mata dapat menimbulkan beberapa gejala yang sangat tidak nyaman. Gejala ini biasanya muncul segera setelah cedera terjadi.

  • Mata terasa sangat nyeri, sering digambarkan seperti ada pasir atau benda asing di mata.
  • Mata berair secara berlebihan.
  • Mata menjadi merah.
  • Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).
  • Penglihatan buram atau kabur.
  • Sakit kepala.

Tingkat keparahan gejala dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan kedalaman goresan pada kornea.

Penyebab Mata Luka Tergores

Abrasi kornea dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang menyebabkan kontak fisik dengan permukaan mata. Beberapa penyebab umum meliputi:

  • Tergores kuku jari, terutama pada anak-anak atau saat mengucek mata.
  • Masuknya benda asing seperti debu, pasir, serpihan kayu, atau partikel logam ke mata.
  • Gesekan lensa kontak yang tidak bersih, rusak, atau dipakai terlalu lama.
  • Cedera saat berolahraga tanpa pelindung mata.
  • Cabang pohon atau daun yang mengenai mata.
  • Bulu mata yang masuk ke mata dan menggesek kornea.

Mata yang kering juga dapat meningkatkan risiko terjadinya abrasi kornea karena kurangnya pelumas alami.

Pertolongan Pertama pada Mata Luka Tergores

Penanganan cepat dan tepat sangat penting saat mata tergores untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah komplikasi. Lakukan langkah-langkah berikut:

Hal yang Boleh Dilakukan:

  • Bilas mata: Segera bilas mata dengan air bersih mengalir, air mineral kemasan, atau larutan garam steril (saline). Gunakan mangkuk mata atau tuangkan air secara perlahan untuk membantu mengeluarkan kotoran atau benda asing.
  • Berkedip: Coba berkedip beberapa kali untuk merangsang produksi air mata alami yang dapat membantu membilas partikel kecil.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan:

  • Jangan mengucek mata: Mengucek mata dapat memperparah goresan dan mendorong benda asing masuk lebih dalam ke kornea.
  • Jangan sentuh mata dengan tangan kotor: Hal ini dapat menyebabkan infeksi.
  • Jangan coba mengeluarkan benda asing yang tertanam: Jika benda asing terlihat tertanam di mata, jangan coba mencabutnya sendiri. Segera cari pertolongan medis.
  • Jangan memakai lensa kontak: Hindari memakai lensa kontak sampai mata sembuh sepenuhnya dan ada instruksi dari dokter.

Kapan Harus ke Dokter Mata?

Segera periksakan diri ke dokter mata jika mengalami mata luka tergores. Meskipun goresan ringan bisa sembuh sendiri, dokter perlu memastikan tidak ada benda asing yang tertinggal dan tidak ada risiko infeksi. Pemeriksaan medis sangat penting jika rasa sakit tidak mereda, penglihatan buram, atau ada benda asing yang terlihat di mata.

Penundaan penanganan dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri atau jamur, yang bisa berujung pada ulkus kornea atau bahkan kehilangan penglihatan.

Penanganan Medis Abrasi Kornea

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mata akan menentukan penanganan yang sesuai. Pilihan pengobatan mungkin meliputi:

  • Obat tetes antibiotik atau salep mata: Ini diberikan untuk mencegah infeksi bakteri, terutama jika goresan cukup dalam atau ada risiko infeksi.
  • Obat tetes mata sikloplegik: Obat ini dapat membantu mengurangi kejang otot di sekitar mata dan meredakan rasa nyeri.
  • Lensa kontak perban: Dalam beberapa kasus, dokter mungkin menggunakan lensa kontak khusus sebagai perban untuk membantu melindungi kornea dan mempercepat penyembuhan.
  • Obat pereda nyeri: Obat pereda nyeri oral dapat diresepkan untuk mengatasi ketidaknyamanan.

Penting untuk mengikuti semua instruksi dokter dan menyelesaikan dosis obat yang diberikan, meskipun gejala sudah membaik.

Pencegahan Mata Luka Tergores

Mencegah abrasi kornea lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:

  • Gunakan kacamata pelindung saat melakukan aktivitas yang berisiko, seperti berkebun, pertukangan, atau olahraga tertentu.
  • Berhati-hati saat memakai atau melepas lensa kontak; pastikan tangan bersih dan lensa dalam kondisi baik.
  • Jaga kebersihan lensa kontak dan ganti sesuai jadwal yang direkomendasikan.
  • Hindari mengucek mata dengan keras.
  • Gunakan tetes mata pelembap jika mata cenderung kering.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Mata luka tergores atau abrasi kornea adalah kondisi yang menimbulkan rasa sakit dan memerlukan perhatian medis segera. Mengabaikan gejala atau menunda penanganan dapat berisiko menyebabkan komplikasi serius, termasuk infeksi dan gangguan penglihatan. Pertolongan pertama yang tepat, seperti membilas mata dengan air bersih atau saline, sangat penting.

Untuk diagnosis dan penanganan yang akurat, konsultasikan masalah mata luka tergores ke dokter mata. Melalui Halodoc, pemeriksaan dan penanganan oleh dokter spesialis dapat dijadwalkan dengan mudah, memastikan kesehatan mata selalu terjaga.