Ad Placeholder Image

Perut Bayi Bunyi Kruyuk Kruyuk: Normal? Ini Sebabnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Perut Bayi Bunyi Kruyuk Kruyuk: Normal Kok, Atau Waspada?

Perut Bayi Bunyi Kruyuk Kruyuk: Normal? Ini SebabnyaPerut Bayi Bunyi Kruyuk Kruyuk: Normal? Ini Sebabnya

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu mendengar suara “kruyuk-kruyuk” yang cukup nyaring dari perut si kecil saat sedang menggendongnya? Fenomena perut bayi bunyi kruyuk-kruyuk, atau dalam istilah medis disebut sebagai borborygmi, sebenarnya adalah hal yang sangat umum terjadi. Suara ini berasal dari pergerakan gas dan cairan di dalam usus akibat kontraksi otot dinding saluran pencernaan bayi yang sedang bekerja secara aktif.

Sebagai orang tua, wajar jika kamu merasa khawatir, terutama jika suara tersebut terdengar sangat sering atau dibarengi dengan tangisan bayi yang tampak tidak nyaman. Namun, perlu dipahami bahwa sistem pencernaan bayi baru lahir masih dalam tahap perkembangan dan adaptasi. Bayi sedang belajar memproses nutrisi dari ASI atau susu formula, sehingga aktivitas ususnya mungkin terasa lebih intens dibandingkan orang dewasa.

Meskipun sebagian besar kasus perut bunyi adalah normal, ada kalanya kondisi ini menandakan adanya tumpukan gas yang berlebih (kembung) atau gangguan pencernaan ringan lainnya. Menangani masalah pencernaan sejak dini sangat penting untuk memastikan kenyamanan si kecil, mendukung penyerapan nutrisi yang optimal, serta menjaga kualitas tidur bayi dan orang tua.

Jika kamu merasa si kecil tampak tidak nyaman atau sering rewel akibat perut yang berbunyi dan kembung, ada beberapa langkah praktis dan produk kesehatan yang bisa membantu meredakan keluhannya. Memastikan saluran cerna tetap sehat adalah kunci utama pertumbuhan bayi yang bahagia.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk menjaga kesehatan pencernaan si kecil? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Kesehatan Pencernaan Bayi yang Ampuh

Untuk membantu meredakan ketidaknyamanan pada perut bayi dan menjaga keseimbangan mikroflora di ususnya, berikut adalah beberapa produk pilihan yang aman dan dapat kamu beli tanpa resep dokter di Toko Kesehatan Halodoc.

1. Interlac Oral Drops 5 ml

Interlac Oral Drops adalah suplemen probiotik yang mengandung bakteri baik Lactobacillus reuteri Protectis. Bakteri ini bekerja dengan cara membantu menyeimbangkan jumlah bakteri menguntungkan di dalam usus bayi, sehingga proses pencernaan menjadi lebih lancar dan mengurangi pembentukan gas yang menyebabkan suara kruyuk-kruyuk berlebih.

Manfaat utama dari Interlac adalah meredakan kolik, kembung, diare, serta menjaga daya tahan tubuh bayi dari gangguan pencernaan. Probiotik ini sangat direkomendasikan karena keamanannya yang sudah teruji secara klinis untuk bayi baru lahir (newborn).

Dosis dan aturan pakai:

  • Bayi dan anak-anak: 5 tetes, diberikan satu kali sehari.
  • Dapat diberikan langsung melalui mulut atau dicampurkan ke dalam susu atau makanan (pastikan suhu makanan/minuman tidak panas agar bakteri tidak mati).

Produk ini termasuk kategori suplemen makanan dan aman untuk konsumsi harian sesuai dosis. Simpan di tempat sejuk di bawah suhu 25 derajat Celcius.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Interlac Oral Drops 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Pure Kids Aise Belly 60 ml

Pure Kids Aise Belly adalah sirup herbal yang diformulasikan khusus untuk meredakan kembung dan rasa tidak nyaman pada perut bayi dan anak. Mengandung bahan alami seperti Terpinol, Chamomile, Ginger Root, dan Fennel yang bekerja sinergis untuk membantu mengeluarkan gas dari saluran pencernaan (karminatif).

Manfaatnya sangat terasa saat perut bayi terasa keras, berbunyi nyaring, atau saat bayi tampak kesakitan karena kolik. Kandungan Chamomile di dalamnya juga memberikan efek relaksasi sehingga bayi bisa lebih tenang dan tidur lebih nyenyak.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bayi usia 6 bulan – 2 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari.
  • Anak usia di atas 2 tahun: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Selalu baca aturan pakai dan pastikan si kecil tidak memiliki alergi terhadap bahan-bahan herbal yang terkandung di dalamnya.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pure Kids Aise Belly 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengurangi Gas pada Perut Bayi
  1. Pastikan posisi menyusui sudah benar agar bayi tidak menelan terlalu banyak udara (aerophagia).
  2. Selalu sendawakan bayi setelah minum susu, meskipun bayi sudah tertidur.
  3. Lakukan pijat lembut “I Love You” pada perut bayi secara rutin untuk melancarkan pergerakan usus.

3. My Baby Minyak Telon Plus 150 ml

Untuk penanganan dari luar, My Baby Minyak Telon Plus adalah pilihan tepat. Minyak ini mengandung campuran Minyak Kayu Putih, Minyak Adas, dan Minyak Kelapa yang efektif memberikan rasa hangat pada perut bayi. Efek hangat ini membantu merelaksasi otot usus sehingga gas di dalam perut lebih mudah dikeluarkan.

Selain memberikan kehangatan, produk ini juga diperkaya dengan Citronella dan Chamomile yang berfungsi melindungi kulit bayi dari gigitan nyamuk hingga 8 jam serta memberikan aroma menenangkan yang membantu bayi merasa lebih nyaman saat perutnya sedang bergejolak.

Aturan pakai:

  • Oleskan secukupnya pada area perut, dada, punggung, dan telapak kaki bayi setelah mandi atau saat udara dingin.
  • Gunakan secara rutin terutama jika bayi cenderung memiliki perut kembung.

Produk ini adalah obat luar yang masuk kategori obat bebas. Hindari penggunaan pada area wajah atau kulit yang sedang mengalami luka/iritasi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan My Baby Minyak Telon Plus 150 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Mengapa Perut Bayi Sering Bunyi dan Kapan Harus ke Dokter?

Suara perut pada bayi biasanya mencerminkan proses peristaltik usus yang normal. Namun, ada beberapa kondisi yang menjadi penyebab umum suara tersebut menjadi lebih nyaring:

1. Lapar

Sama seperti orang dewasa, perut bayi akan mengeluarkan suara saat kosong. Ini merupakan sinyal dari otak agar otot pencernaan berkontraksi, menciptakan ruang untuk asupan nutrisi baru. Segera berikan ASI atau susu jika bayi menunjukkan tanda lapar lainnya seperti menghisap jari.

2. Udara Terjebak (Kembung)

Bayi seringkali menelan udara saat menangis atau menyusu terlalu cepat. Udara ini akan membentuk gelembung di usus yang ketika bergerak akan menghasilkan bunyi kruyuk-kruyuk. Jika udara ini tidak dikeluarkan (lewat sendawa atau kentut), bayi mungkin akan merasa kolik.

3. Sistem Pencernaan Belum Matang

Usus bayi belum memiliki koordinasi yang sempurna dalam menggerakkan makanan. Hal ini membuat pergerakan gas dan cairan terkadang menjadi lebih lambat atau lebih cepat dari biasanya, yang memicu munculnya suara-suara unik dari perutnya.

Meskipun perut bunyi adalah hal normal, kamu disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam jika suara perut dibarengi dengan gejala seperti: bayi menangis histeris (kolik), perut terasa sangat keras dan buncit, demam, muntah menyembur, atau adanya darah pada tinja bayi.

Studi Mengenai Pencernaan Bayi

The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan probiotik seperti L. reuteri secara signifikan dapat mengurangi durasi menangis pada bayi yang mengalami kolik akibat gangguan gas di usus.

Studi ini memperkuat fakta bahwa kesehatan mikrobiota usus memainkan peran kunci dalam kenyamanan fisik bayi. Penyeimbangan bakteri usus tidak hanya mengurangi suara perut yang berlebihan tetapi juga meningkatkan imunitas saluran cerna secara keseluruhan.

Jika kamu merasa gejala kembung pada si kecil tidak kunjung membaik meski sudah diberikan perawatan rumah, jangan ragu untuk bertindak medis. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk-produk di atas dengan cepat dan aman.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak terkait masalah kesehatan yang sedang dialami si kecil melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Why Is My Baby’s Stomach Making Noises?.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Infant Colic: Symptoms and Causes.
NCBI – PubMed. Diakses pada 2026. Lactobacillus reuteri DSM 17938 for the Management of Infantile Colic.
WebMD. Diakses pada 2026. Gas in Babies: Signs, Causes, and Treatments.

FAQ

1. Apakah normal perut bayi bunyi kruyuk kruyuk saat menyusu?

Sangat normal. Hal ini menandakan refleks gastrokolik, di mana aktivitas makan memicu usus untuk bergerak mendorong sisa makanan sebelumnya ke bawah guna memberi ruang bagi susu yang baru masuk.

2. Apakah suara perut nyaring berarti bayi lapar?

Bisa jadi. Namun, jika bayi baru saja selesai menyusu, suara tersebut lebih mungkin merupakan tanda proses pencernaan yang sedang aktif atau adanya gas di dalam usus.

3. Bagaimana cara membedakan perut bunyi normal dengan kolik?

Bunyi normal biasanya tidak disertai tangisan. Sedangkan kolik biasanya ditandai dengan bayi yang menangis kencang selama beberapa jam, wajah memerah, dan kaki yang ditarik ke arah perut karena merasa sangat sakit.

4. Apakah penggunaan minyak telon bisa mengurangi bunyi perut?

Minyak telon membantu merelaksasi perut dan mempermudah pengeluaran gas lewat kentut, sehingga secara tidak langsung dapat meredakan bunyi perut yang disebabkan oleh udara terjebak.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan terkait kondisi kesehatan si kecil, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.