Ad Placeholder Image

Perut Bunyi Seperti Air? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Perut bunyi seperti air umumnya merupakan proses pencernaan normal, tetapi bisa mengindikasikan gangguan kesehatan jika disertai gejala lain.

Perut Bunyi Seperti Air? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaPerut Bunyi Seperti Air? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan perut yang terus-menerus berbunyi nyaring atau keroncongan (borborygmi) yang kemudian diikuti dengan buang air besar (BAB) cair? Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan sering kali membuat tubuh terasa lemas. Secara medis, keluhan bab air dan perut bunyi umumnya menandakan adanya peningkatan pergerakan usus (peristaltik) akibat infeksi, keracunan makanan, atau gangguan pencernaan lainnya.

Bunyi pada perut sebenarnya adalah hal yang normal ketika gas dan cairan bergerak melewati usus. Namun, ketika bunyinya terdengar lebih sering dan keras, serta disertai dengan feses yang encer, ini merupakan respons tubuh yang sedang berusaha keras mengeluarkan zat berbahaya atau patogen dari dalam saluran cerna. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit esensial.

Oleh karena itu, penanganan yang cepat dan tepat sangatlah penting, terutama untuk mencegah komplikasi seperti dehidrasi ringan hingga berat. Sebagai pertolongan pertama, ada beberapa jenis obat bebas dan suplemen pendukung yang bisa kamu konsumsi secara mandiri di rumah untuk meredakan gejalanya serta memulihkan cairan tubuh yang hilang.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat untuk mengatasi buang air besar encer dan perut yang berbunyi? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat untuk Diare dan Perut Bergas yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk obat, suplemen, dan pertolongan pertama yang efektif untuk meredakan gejala BAB air, mengurangi gas berlebih di lambung, serta mencegah dehidrasi. Produk-produk ini tergolong aman untuk digunakan sebagai pengobatan mandiri di rumah.

1. Oralit 200 mg 100 Sachet

Oralit adalah cairan rehidrasi oral yang sangat esensial ketika kamu mengalami BAB encer. Walaupun tidak bekerja secara langsung untuk menghentikan frekuensi BAB, Oralit mengandung kombinasi natrium klorida, kalium klorida, glukosa, dan natrium bikarbonat yang bekerja secara aktif menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang terbuang bersama feses cair.

Manfaat spesifik dari Oralit adalah mencegah dan mengatasi dehidrasi akibat diare, muntah, atau keringat berlebih. Dengan keseimbangan elektrolit yang kembali normal, tubuh tidak akan terasa lemas dan fungsi organ dapat berjalan optimal meskipun saluran pencernaan sedang mengalami gangguan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1-2 gelas (200-400 ml) larutan Oralit setiap kali setelah buang air besar cair.
  • Aturan dosis anak: Anak usia di bawah 1 tahun diberikan 1/2 gelas, usia 1-4 tahun diberikan 1 gelas, dan usia di atas 5 tahun diberikan 1,5 gelas setiap kali setelah BAB encer.

Larutkan 1 sachet Oralit ke dalam 1 gelas (200 ml) air matang. Aduk hingga larut sempurna. Obat ini termasuk golongan obat bebas yang aman dikonsumsi oleh semua kalangan umur.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Oralit 200 mg 100 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Diapet 10 Kapsul

Diapet merupakan obat tradisional (jamu) yang diformulasikan dari ekstrak bahan-bahan alami seperti daun jambu biji (Psidii folium), kunyit (Curcumae domesticae rhizoma), buah mojokeling (Terminaliae chebulae fructus), dan kulit batang delima (Punicae granati pericarpium). Kandungan tanin yang tinggi dari ekstrak daun jambu biji bekerja dengan cara menciutkan selaput lendir usus (astringensia).

Manfaat utama Diapet adalah untuk membantu mengurangi frekuensi buang air besar, memadatkan tekstur feses yang cair, serta meredakan rasa mulas dan bunyi gemuruh pada perut. Sifat anti-inflamasi dari kunyit juga membantu menenangkan usus yang sedang meradang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 2 kapsul, diminum 2 kali sehari.
  • Untuk diare akut: Dapat diminum 2 kapsul, diulang 2 kali dengan interval 1 jam.

Obat ini termasuk produk herbal. Perhatikan batas konsumsi dan pastikan kamu tetap menjaga asupan cairan yang cukup. Tidak dianjurkan untuk anak di bawah usia 5 tahun tanpa anjuran tenaga medis.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Diapet 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu BAB Cair dan Perut Bunyi
  1. Konsumsi makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau asam yang mengiritasi lambung.
  2. Infeksi bakteri (seperti E. coli, Salmonella) atau virus (seperti Rotavirus).
  3. Intoleransi makanan, seperti intoleransi laktosa dari produk susu hewani.

3. Entrostop 20 Tablet

Entrostop adalah obat antidiare yang mengandung dua bahan aktif utama, yaitu Attapulgite koloidal aktif 600 mg dan Pectin 50 mg. Attapulgite bekerja dengan cara menyerap racun, bakteri, dan virus penyebab diare di dalam saluran pencernaan. Sementara itu, Pectin berfungsi untuk menyerap kelebihan air di dalam usus.

Kombinasi kedua bahan tersebut sangat efektif untuk mengurangi frekuensi buang air besar, mengubah feses yang cair menjadi lebih padat, dan menyerap gas berlebih yang memicu perut berbunyi nyaring (borborygmi).

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa dan anak > 12 tahun: 2 tablet setiap setelah buang air besar cair, maksimal 12 tablet dalam 24 jam.
  • Aturan dosis anak 6-12 tahun: 1 tablet setiap setelah buang air besar cair, maksimal 6 tablet dalam 24 jam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan digunakan lebih dari 2 hari berturut-turut tanpa pengawasan medis, dan hindari penggunaan bersamaan dengan obat lain karena dapat menghambat penyerapan obat lain.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Entrostop 20 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Lacto-B 10 Sachet

Lacto-B merupakan suplemen probiotik berbentuk serbuk yang mengandung bakteri baik seperti Bifidobacterium longum, Streptococcus thermophilus, dan Lactobacillus acidophilus, serta diperkaya dengan vitamin C, vitamin B1, B2, B6, niacin, dan zinc. Bakteri baik ini bekerja menyeimbangkan flora normal usus yang rusak akibat diare atau penggunaan antibiotik.

Manfaat spesifik dari suplemen ini adalah mengembalikan fungsi pencernaan, mengurangi durasi diare, meredakan kembung, dan mengurangi bunyi perut berlebihan akibat ketidakseimbangan bakteri di usus. Probiotik ini sangat baik untuk menyehatkan mikrobioma usus pasca sakit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1-3 sachet per hari.
  • Aturan dosis anak 1-12 tahun: 3 sachet per hari.

Dapat dikonsumsi langsung atau dicampur dengan makanan pembimbing ASI, susu formula, atau air putih. Pastikan tidak mencampurnya dengan air bersuhu panas karena dapat mematikan bakteri baik di dalamnya.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lacto-B 10 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Norit 40 Tablet

Norit mengandung karbon aktif (activated charcoal) yang berasal dari bahan alami. Karbon aktif dikenal memiliki sifat adsorben (penyerap) yang sangat kuat. Saat masuk ke dalam saluran pencernaan, karbon aktif tidak diserap oleh tubuh, melainkan bekerja sebagai spons yang menyerap toksin, bakteri penyebab diare, serta gas yang terjebak di lambung dan usus.

Manfaat utama Norit adalah untuk mengatasi perut kembung, bunyi perut keroncongan akibat akumulasi gas, diare akibat keracunan makanan ringan, serta gangguan pencernaan lainnya. Obat ini akan dikeluarkan secara alami bersama dengan kotoran.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 3-4 tablet diminum sekaligus, dapat diulang 3 kali sehari. Maksimal penggunaan adalah 12 tablet per hari.
  • Obat ini diminum dengan segelas air putih.

Penggunaan karbon aktif akan membuat warna feses menjadi hitam, dan ini adalah hal yang normal. Beri jeda waktu minimal 2 jam jika kamu juga sedang mengonsumsi obat-obatan jenis lain, karena Norit dapat menyerap efektivitas obat tersebut.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Norit 40 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab dan Penanganan Awal di Rumah

1. Identifikasi Penyebab Utama

Kondisi feses encer yang dibarengi dengan usus yang berbunyi kencang paling sering disebabkan oleh Gastroenteritis (muntaber), alergi makanan, atau masuknya bakteri jahat melalui makanan yang kurang higienis. Stress dan kecemasan juga dapat memicu pergerakan usus yang lebih cepat dari batas normal.

2. Terapkan Diet BRAT

Untuk membantu memadatkan feses, kamu sangat dianjurkan menerapkan diet BRAT (Bananas, Rice, Applesauce, Toast) atau Pisang, Nasi, Saus Apel, dan Roti Panggang. Makanan ini rendah serat dan memiliki efek mengikat yang baik di lambung, sehingga tidak memberatkan kerja usus yang sedang meradang.

Studi Mengenai Penggunaan Probiotik untuk Diare

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi pada tahun 2020 yang menjelaskan bahwa pemberian probiotik, terutama galur Lactobacillus, secara signifikan dapat mempersingkat durasi diare akut pada pasien segala usia dan mengurangi volume cairan yang hilang.

Studi tersebut menegaskan bahwa probiotik membantu memulihkan lapisan pelindung pada dinding usus dan mempercepat pembuangan patogen jahat. Oleh sebab itu, kombinasi penggunaan rehidrasi cairan (oralit) dengan probiotik dinilai sebagai intervensi medis yang sangat efektif untuk memulihkan saluran pencernaan tanpa efek samping yang berat.

Jika keluhan pencernaan yang kamu rasakan dibarengi dengan demam tinggi, feses berdarah, mual parah, atau tidak membaik dalam kurun waktu 2 hari, jangan tunda untuk mencari bantuan medis profesional.

Kini, mengatasi masalah pencernaan lebih mudah karena kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan dijamin langsung diantar dengan aman ke rumahmu.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi secara cepat dan aman.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Diarrhoeal Disease.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Diarrhea – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Borborygmi (Stomach Growling).
NCBI. Diakses pada 2024. Probiotics for the Treatment of Acute Diarrhea in Children and Adults.

FAQ

1. Kenapa bisa terjadi bab air dan perut bunyi secara bersamaan?

Kondisi ini terjadi karena usus bergerak lebih cepat (hiperperistaltik) untuk mendorong keluar racun, virus, atau bakteri. Akibatnya, usus memproduksi banyak gas (bunyi nyaring) dan cairan tidak sempat terserap oleh usus besar, sehingga feses menjadi encer (BAB air).

2. Apakah minum oralit bisa menghentikan diare?

Oralit tidak berfungsi untuk menghentikan frekuensi buang air besar secara langsung. Fungsinya adalah untuk mencegah terjadinya dehidrasi fatal dengan menggantikan kadar cairan, natrium, dan potasium yang hilang akibat diare.

3. Makanan apa yang harus dihindari saat perut berbunyi dan mencret?

Hindari mengonsumsi susu sapi dan produk olahannya (keju, mentega), makanan pedas, gorengan berlemak tinggi, minuman berkafein, serta sayuran yang memicu gas berlebih seperti kol dan brokoli.

4. Kapan saya harus pergi ke dokter jika diare tak kunjung sembuh?

Segera periksakan diri ke fasilitas medis jika diare berlangsung lebih dari 2 hari, timbul tanda dehidrasi (mulut sangat kering, urine gelap/sedikit), terdapat darah/lendir pada feses, atau disertai demam tinggi di atas 39 derajat Celcius.