
Perut Bunyi Terus Padahal Tidak Lapar? Ini Lho Penyebabnya!
Perut bunyi terus bisa disebabkan oleh pergerakan makanan, cairan, dan gas di dalam saluran pencernaan.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat dan Suplemen Pencernaan
- Penyebab Medis Kenapa Perut Bunyi Padahal Sudah Makan
- Studi Terkait Motilitas Usus dan Suara Perut
- FAQ
Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa perut bunyi padahal sudah makan? Secara medis, suara gemuruh atau keroncongan pada perut disebut dengan istilah borborygmi. Banyak orang mengira bahwa perut yang berbunyi adalah tanda mutlak bahwa tubuh sedang lapar. Namun faktanya, suara ini juga sangat sering terjadi tepat setelah kamu selesai makan.
Ketika kamu makan, otot-otot di lambung dan usus akan mulai berkontraksi untuk mencampur makanan dengan cairan asam dan enzim pencernaan. Proses meremas dan mendorong makanan ini dikenal sebagai gerak peristaltik. Nah, saat makanan, cairan, dan gas bergerak melewati saluran pencernaanmu, proses inilah yang menghasilkan suara bergemuruh. Jika ada banyak gas yang terperangkap di dalam usus, suaranya bisa menjadi jauh lebih keras dan terdengar jelas.
Meskipun umumnya merupakan hal yang normal dan menunjukkan bahwa sistem pencernaanmu sedang bekerja dengan baik, perut yang terus-menerus berbunyi keras disertai rasa kembung, nyeri, atau diare bisa menjadi indikasi adanya masalah pencernaan lain. Jika kamu mulai merasa terganggu dan ingin mencari tahu penyebab perut bunyi terus beserta penanganan medis yang tepat, berkonsultasi dengan ahlinya adalah langkah yang bijak.
Namun, untuk mengatasi ketidaknyamanan ringan seperti kembung dan kelebihan gas pasca makan, ada beberapa produk yang bisa diandalkan. Apabila kamu membutuhkan obat perut kembung yang efektif, berikut adalah beberapa ulasannya!
Rekomendasi Obat dan Suplemen Pencernaan yang Ampuh
Untuk membantu meredakan produksi gas berlebih dan memperbaiki proses pencernaan agar perut tidak terus-menerus berbunyi nyaring, kamu bisa memanfaatkan beberapa pilihan obat bebas, suplemen enzim, maupun probiotik berikut ini.
1. Mylanta Sirup 50 ml
Mylanta Sirup merupakan obat maag dan anti-kembung yang sudah sangat dikenal masyarakat. Produk ini mengandung kombinasi zat aktif Aluminium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simethicone. Aluminium dan Magnesium Hidroksida bekerja sebagai antasida untuk menetralkan asam lambung yang berlebih.
Sementara itu, kandungan Simethicone sangat bermanfaat untuk mengatasi perut yang berbunyi akibat tumpukan gas. Simethicone bekerja dengan cara memecah gelembung-gelembung gas di dalam lambung dan usus, sehingga gas lebih mudah dikeluarkan melalui sendawa atau buang angin. Hal ini akan secara signifikan mengurangi suara gemuruh pada perut setelah makan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml), diminum 3-4 kali sehari.
- Anak-anak 6-12 tahun: 1/2-1 sendok takar (2.5-5 ml), diminum 3-4 kali sehari.
- Sebaiknya diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan menjelang tidur.
Obat ini termasuk golongan obat bebas bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Mylanta Sirup 50 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Lacto-B 10 Sachet
Lacto-B adalah suplemen probiotik yang mengandung bakteri baik untuk menyehatkan saluran pencernaan. Ketidakseimbangan flora usus (bakteri baik vs bakteri jahat) seringkali menjadi alasan kenapa perut bunyi padahal sudah makan, karena makanan tidak difermentasi dengan baik sehingga menghasilkan banyak gas.
Suplemen ini mengandung bakteri Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium longum, dan Streptococcus thermophilus, serta dilengkapi dengan vitamin B dan zinc. Konsumsi probiotik secara rutin dapat memperbaiki mikroflora usus, melancarkan proses pencernaan, dan mengurangi gejala intoleransi laktosa yang kerap memicu borborygmi.
Dosis dan aturan pakai:
- Anak usia 1-12 tahun: 3 sachet per hari.
- Dapat dikonsumsi langsung, dicampur dengan susu, makanan bayi, atau air putih. Jangan dicampur dengan air panas karena dapat mematikan bakteri baik.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Lacto-B 10 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Enzyplex 4 Tablet
Terkadang, sistem pencernaan tidak memproduksi cukup enzim untuk memecah makanan yang berat. Akibatnya, makanan yang tidak tercerna dengan baik akan masuk ke usus besar, difermentasi oleh bakteri, dan menghasilkan gas dalam jumlah besar yang membuat perut berbunyi keras. Enzyplex hadir sebagai solusinya.
Enzyplex mengandung enzim amilase, protease, dan lipase, ditambah dengan asam deoksikolat, vitamin B kompleks, dan dimethylpolysiloxane (simethicone). Suplemen ini membantu tubuh mencerna karbohidrat, protein, dan lemak dengan lebih efisien, sekaligus mengusir gas berlebih penyebab perut keroncongan setelah makan besar.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1-2 tablet, diminum pada saat makan atau segera setelah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enzyplex 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Promag 10 Tablet
Promag merupakan tablet kunyah antasida yang diformulasikan untuk mengatasi masalah kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, dan kembung. Jika perut berbunyi karena adanya iritasi lambung atau produksi gas akibat asam lambung yang naik setelah makan, produk ini sangat bisa diandalkan.
Mengandung Hydrotalcite, Magnesium Milk, dan Simethicone. Hydrotalcite bekerja cepat melapisi lambung dan menetralkan asam, sementara Simethicone bertugas memecah gas penyebab perut terasa penuh dan bergejolak. Bentuknya yang berupa tablet kunyah membuat obat ini lebih cepat bereaksi di dalam lambung.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-2 tablet, 3-4 kali sehari.
- Anak 6-12 tahun: 1/2-1 tablet, 3-4 kali sehari.
- Dikunyah sebelum ditelan, dianjurkan 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Promag 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Tolak Angin Cair 15 ml 5 Sachet
Jika kamu lebih menyukai pendekatan herbal untuk mengatasi perut kembung dan berbunyi, Tolak Angin adalah pilihan yang sangat populer. Produk herbal terstandar ini dirancang untuk mengatasi gejala masuk angin, yang sering kali ditandai dengan mual, kembung, dan perut yang terasa bergejolak.
Tolak Angin terbuat dari ekstrak bahan alami seperti adas, kayu ules, daun cengkeh, jahe, daun mint, dan madu. Jahe dan peppermint (daun mint) dikenal dalam dunia medis sebagai bahan karminatif alami, yakni zat yang dapat mencegah pembentukan gas dalam saluran pencernaan dan memfasilitasi pengeluaran gas, sehingga membuat perut lebih tenang setelah makan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 sachet diminum 3-4 kali sehari sesudah makan.
- Bisa diminum langsung dari sachet atau dicampur dengan setengah gelas air hangat.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tolak Angin Cair 15 ml 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mencegah Perut Bunyi Berlebihan Setelah Makan
- Makan secara perlahan dan kunyah makanan hingga halus. Makan terlalu cepat membuatmu menelan banyak udara (aerofagia), yang merupakan penyebab utama penumpukan gas.
- Hindari pemicu gas. Kurangi konsumsi minuman berkarbonasi, kacang-kacangan, kol, dan pemanis buatan yang sulit dicerna.
- Tetap terhidrasi. Minum air putih yang cukup membantu proses pemecahan makanan dan melancarkan pencernaan.
- Jalan kaki ringan pasca makan. Aktivitas fisik ringan membantu merangsang gerakan peristaltik yang teratur dan mengurangi kembung.
Penyebab Medis Kenapa Perut Bunyi Padahal Sudah Makan
1. Intoleransi Makanan
Jika tubuhmu kekurangan enzim tertentu, seperti laktase untuk mencerna susu, makanan tersebut tidak akan terserap di usus halus. Makanan utuh ini masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri pembusuk, menghasilkan gas hidrogen dan metana yang membuat perut bergejolak dan berbunyi sangat nyaring.
2. Irritable Bowel Syndrome (IBS)
Sindrom iritasi usus besar adalah gangguan kronis pada usus. Penderita IBS memiliki usus yang sangat sensitif; saraf usus mereka bereaksi berlebihan terhadap makanan normal. Hal ini menyebabkan kontraksi otot usus yang tidak teratur, kram, dan suara perut yang bising segera setelah makan.
3. Dispepsia (Gangguan Pencernaan)
Dispepsia atau yang lebih dikenal dengan sakit maag, terjadi ketika asam lambung naik atau lambung mengalami iritasi. Proses pencernaan yang terganggu ini menyebabkan lambung memproduksi lebih banyak gas dan memperlambat pengosongan lambung, sehingga perut terasa penuh dan terus bersuara.
Studi Terkait Motilitas Usus dan Suara Perut
American Journal of Gastroenterology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa suara usus (borborygmi) sangat terkait dengan fase pencernaan dan motilitas gastrointestinal. Temuan utama menunjukkan bahwa intensitas suara perut meningkat secara signifikan pada pasien yang mengalami malabsorpsi karbohidrat dan produksi gas berlebih.
Studi tersebut memperkuat fakta bahwa perut yang berbunyi pasca makan bukan sekadar ilusi, melainkan hasil mekanis dari pergerakan udara dan cairan di saluran usus. Intervensi menggunakan enzim pencernaan dan agen anti-gas (seperti simethicone) terbukti secara klinis mampu menurunkan intensitas suara dan rasa kembung pada pasien.
Apabila gejala perut berbunyi yang kamu alami terus berlanjut, semakin menyakitkan, atau disertai dengan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, segera periksakan dirimu ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang lebih komprehensif.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan dan suplemen pencernaan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah pencernaan atau masalah kesehatan lainnya yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Intestinal gas.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Borborygmi (Stomach Growling).
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2024. Physiology, Gastrointestinal Motility.
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2024. Irritable Bowel Syndrome (IBS).
International Foundation for Gastrointestinal Disorders. Diakses pada 2024. Understanding Abdominal Noises.
FAQ
1. Kenapa perut bunyi padahal sudah makan?
Hal ini terjadi karena proses pencernaan sedang berlangsung. Lambung dan usus berkontraksi (gerak peristaltik) untuk mencampur makanan dengan enzim dan cairan. Saat makanan dan gas bergerak bersamaan di dalam usus, pergerakan ini menghasilkan suara bergemuruh.
2. Apakah perut berbunyi setelah makan berbahaya?
Secara umum, ini adalah proses fisiologis yang normal dan tidak berbahaya. Namun, jika suara tersebut disertai dengan rasa sakit yang parah, muntah, diare, atau perut yang menegang, itu bisa menandakan adanya gangguan medis dan perlu dievaluasi oleh dokter.
3. Bagaimana cara agar perut tidak bunyi setelah makan di tempat umum?
Cobalah untuk makan lebih lambat, kunyah makanan sampai benar-benar hancur, dan hindari berbicara sambil mengunyah untuk mengurangi udara yang tertelan. Kamu juga bisa menghindari makanan pemicu gas seperti kol, brokoli, dan minuman bersoda sebelum menghadiri acara penting.
4. Apakah minum air hangat bisa meredakan perut yang berbunyi?
Ya, minum air hangat atau teh herbal seperti teh jahe dan teh peppermint dapat membantu merilekskan otot-otot saluran pencernaan. Suhu hangat juga membantu melarutkan lemak dan melancarkan pencernaan, sehingga gas lebih mudah keluar dan suara perut berkurang.


