
PHA Untuk Apa? Eksfoliasi Halus, Kulit Sensitif Pasti Suka!
PHA Untuk Apa? Eksfoliasi Lembut Kulit Sensitif Cerah

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk PHA Terbaik
- Perbedaan PHA dengan AHA dan BHA
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- FAQ
Eksfoliasi merupakan langkah krusial dalam rutinitas perawatan wajah untuk mengangkat sel kulit mati dan merangsang regenerasi sel baru. Namun, bagi pemilik kulit sensitif, penggunaan bahan eksfoliasi kimiawi seperti AHA (Alpha Hydroxy Acids) atau BHA (Beta Hydroxy Acids) terkadang menimbulkan reaksi iritasi, kemerahan, hingga rasa perih. Di sinilah peran PHA (Polyhydroxy Acids) menjadi jawaban bagi kamu yang mendambakan kulit halus tanpa risiko iritasi berlebih.
PHA sering disebut sebagai “saudara kandung” AHA yang lebih lembut. Secara molekuler, PHA memiliki ukuran molekul yang lebih besar dibandingkan AHA. Hal ini menyebabkan PHA tidak dapat menembus lapisan kulit sedalam AHA, sehingga proses eksfoliasi hanya terjadi di permukaan kulit saja. Efeknya, risiko efek samping minimal namun tetap memberikan hasil yang signifikan bagi tekstur dan kecerahan kulit wajah.
Penting untuk memahami bahwa meskipun PHA tergolong lembut, pemilihan produk yang tepat dan cara penggunaan yang benar tetap menjadi kunci keberhasilan. Jika kamu merasa ragu dengan kondisi kulitmu saat ini, ada baiknya melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan saran medis yang akurat mengenai jenis eksfoliator yang cocok.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan kulit dengan kandungan PHA yang aman digunakan? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Produk PHA yang Ampuh
Berikut adalah beberapa pilihan produk yang mengandung PHA untuk membantu kamu mendapatkan kulit sehat dan bercahaya tanpa perlu khawatir iritasi.
1. Somethinc Glow Maker AHA BHA PHA Clarifying Treatment Toner 40 ml
Somethinc Glow Maker merupakan toner eksfoliasi harian yang mengandung kombinasi AHA (Glycolic Acid), BHA (Salicylic Acid), dan PHA (Lactobionic Acid). Produk ini dirancang khusus untuk mengangkat sisa kotoran, membersihkan pori-pori yang tersumbat, dan menghaluskan tekstur kulit dalam satu langkah praktis.
PHA dalam produk ini bekerja sebagai agen eksfoliasi yang sangat lembut sekaligus berfungsi sebagai humektan yang menarik kelembapan ke kulit. Kandungan tambahan seperti Allantoin dan Caffeine membantu menenangkan kulit serta mengurangi pembengkakan atau kemerahan ringan pada wajah.
Manfaat: Mengangkat sel kulit mati secara lembut, mencerahkan wajah, dan membantu memudarkan bekas jerawat ringan.
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan pada malam hari setelah mencuci muka.
- Tuangkan secukupnya pada kapas dan usapkan lembut ke seluruh wajah dan leher.
- Dapat digunakan setiap hari jika kulit sudah terbiasa, atau 2-3 kali seminggu untuk pemula.
Obat ini termasuk kategori produk kosmetik/perawatan kulit luar yang aman digunakan tanpa resep, namun pastikan untuk menggunakan tabir surya pada siang hari.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Somethinc Glow Maker AHA BHA PHA Clarifying Treatment Toner di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Kerja PHA pada Kulit
- Eksfoliasi Permukaan: Mengikis ikatan protein antar sel kulit mati di lapisan teratas kulit.
- Melembapkan: Memiliki sifat humektan alami yang mengikat molekul air, berbeda dengan AHA yang terkadang membuat kulit kering.
- Antioksidan: Melindungi kulit dari kerusakan oksidatif akibat paparan radikal bebas dan sinar UV.
2. Benton PHA Peeling Gel 70 ml
Benton PHA Peeling Gel menggabungkan eksfoliasi fisik yang sangat lembut (cellulose) dengan eksfoliasi kimiawi dari PHA (Lactobionic Acid). Produk ini cocok bagi kamu yang ingin merasakan sensasi kulit yang langsung halus seketika setelah penggunaan namun takut akan scrub yang kasar.
PHA (Lactobionic Acid) di dalamnya bekerja melunakkan sel kulit mati tanpa memicu peradangan. Produk ini juga diperkaya dengan Hyaluronic Acid dan Chrysanthemum Morifolium Flower Extract untuk memastikan kulit tetap terhidrasi dan tenang setelah proses eksfoliasi selesai.
Manfaat: Membersihkan kotoran hingga ke dalam pori, mencerahkan kulit kusam, dan menghaluskan permukaan kulit yang kasar.
Dosis dan aturan pakai:
- Setelah mencuci muka, aplikasikan pada wajah yang masih lembap atau sudah dikeringkan.
- Pijat lembut dengan gerakan melingkar hingga terbentuk gumpalan halus.
- Bilas hingga bersih dengan air hangat.
- Gunakan 1-2 kali dalam seminggu.
Pastikan untuk tidak menggosok terlalu kuat guna menghindari iritasi mekanis pada kulit sensitif.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Benton PHA Peeling Gel di Toko Kesehatan Halodoc
3. Some By Mi AHA-BHA-PHA 30 Days Miracle Toner 150 ml
Produk asal Korea Selatan ini sangat populer karena formulanya yang menyeimbangkan tiga jenis asam eksfoliasi. PHA di sini berperan menjaga kelembapan kulit saat AHA dan BHA bekerja membersihkan sebum dan kotoran. Dilengkapi dengan 10.000 ppm Real Tea Tree, toner ini sangat efektif untuk pemilik kulit berjerawat dan sensitif.
PHA membantu memperbaiki tekstur kulit secara perlahan tanpa membuat kulit “terkelupas” secara ekstrem. Keunggulan lainnya adalah kadar pH yang rendah (pH 5.5), sehingga aman bagi skin barrier kamu yang rapuh.
Manfaat: Mengontrol produksi minyak, menenangkan jerawat meradang, dan mengecilkan tampilan pori-pori.
Dosis dan aturan pakai:
- Tuangkan pada kapas setelah membersihkan wajah.
- Usapkan merata pada wajah, hindari area mata dan bibir.
- Gunakan secara rutin pada pagi dan malam hari (pastikan menggunakan sunscreen di pagi hari).
Perhatikan reaksi kulit di awal pemakaian, jika timbul kemerahan hebat, kurangi frekuensi penggunaan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Some By Mi Miracle Toner di Toko Kesehatan Halodoc
4. COSRX PHA Moisture Renewal Power Cream 50 ml
Jika kamu lebih menyukai eksfoliasi melalui tahap pelembap, COSRX PHA Moisture Renewal Power Cream adalah pilihannya. Krim ini mengandung 3% Gluconolactone (PHA) yang berfungsi ganda sebagai pengangkat sel kulit mati dan pelembap intensif. Produk ini didesain untuk digunakan sebagai langkah terakhir dalam rutinitas malam hari.
Selain PHA, krim ini mengandung 50% Coconut Fruit Extract yang memberikan hidrasi mendalam. Ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki kulit sangat kering, kasar, dan sensitif yang seringkali merasa perih saat menggunakan toner eksfoliasi cair.
Manfaat: Melembapkan kulit sepanjang malam, memperbaiki tekstur kulit saat tidur, dan memberikan efek kulit kenyal (plumpy).
Dosis dan aturan pakai:
- Gunakan sebagai langkah terakhir setelah serum atau toner.
- Aplikasikan secukupnya ke seluruh wajah dan leher.
- Gunakan pada malam hari. Jika digunakan pagi hari, wajib diikuti dengan sunscreen.
Produk ini sangat aman, namun hindari penggunaan bersamaan dengan serum vitamin C dosis tinggi atau retinol murni jika kulit kamu sangat reaktif.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan COSRX PHA Moisture Renewal Power Cream di Toko Kesehatan Halodoc
Perbedaan PHA dengan AHA dan BHA
Memahami perbedaan antara ketiga jenis acid ini akan membantu kamu menentukan mana yang paling dibutuhkan oleh kulitmu:
1. Ukuran Molekul
AHA memiliki molekul terkecil sehingga penetrasinya paling dalam namun paling berisiko iritasi. BHA memiliki ukuran menengah dan bersifat larut minyak (cocok untuk pori). PHA memiliki molekul paling besar, sehingga hanya bekerja di permukaan luar kulit tanpa mengganggu lapisan yang lebih dalam.
2. Efek Samping Photosensitivity
AHA cenderung membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Sebaliknya, PHA tidak meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar UV secara signifikan, meskipun penggunaan sunscreen tetap sangat dianjurkan sebagai standar perawatan kulit sehat.
3. Sifat Hidrasi
PHA memiliki struktur kimia yang kaya akan grup hidroksil, yang memungkinkannya berfungsi sebagai humektan. Artinya, PHA tidak hanya mengeksfoliasi tetapi juga “menarik” air ke dalam kulit, sehingga kulit terasa lebih lembap setelah pemakaian.
Kapan Harus ke Dokter?
Meskipun PHA dikenal sangat aman untuk penggunaan mandiri di rumah, kamu tetap harus waspada terhadap beberapa kondisi kulit tertentu. Segera hentikan penggunaan produk dan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit jika kamu mengalami gejala berikut:
- Kemerahan yang tidak kunjung hilang lebih dari 24 jam.
- Rasa panas atau terbakar yang menyakitkan setelah aplikasi produk.
- Timbulnya bintil-bintil air atau purging yang berlebihan hingga menjadi jerawat kistik.
- Kulit yang terkelupas secara ekstrem hingga terasa perih saat terkena air atau produk dasar lainnya.
Studi Mengenai Keamanan PHA untuk Kulit Sensitif
Dermatologic Surgery menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa Gluconolactone (salah satu jenis PHA) memberikan manfaat anti-aging yang setara dengan AHA (seperti Glycolic Acid), namun dengan tingkat iritasi yang jauh lebih rendah secara signifikan pada subjek dengan kulit sensitif dan penderita rosacea.
Studi ini menunjukkan bahwa PHA mampu memperkuat fungsi penghalang kulit (skin barrier) dan meningkatkan ketahanan kulit terhadap serangan iritan eksternal. Hal ini membuktikan bahwa PHA bukan sekadar alternatif “lemah” dari AHA, melainkan bahan aktif yang berdiri sendiri dengan manfaat protektif dan regeneratif yang unik.
Jika kamu masih ragu memilih produk yang tepat, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter Halodoc. Dokter akan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi sesuai dengan jenis dan keluhan kulitmu.
Kamu juga bisa mendapatkan berbagai produk kesehatan dan kecantikan di atas dengan praktis, aman, dan 100% asli melalui Toko Kesehatan Halodoc yang akan diantar langsung ke rumahmu.
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2026. Everything You Need to Know About PHA Skin Care.
PubMed/NCBI. Diakses pada 2026. The Polyhydroxy Acids: An Update on Their Dermatological Use.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Skin Care Ingredients: Alpha, Beta, and Polyhydroxy Acids.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Sensitive Skin: Tips for Gentle Care and Exfoliation.
FAQ
1. Apakah PHA boleh dicampur dengan Vitamin C?
Secara umum, PHA lebih stabil dan lembut sehingga risiko iritasi saat dicampur dengan Vitamin C lebih rendah dibanding AHA/BHA. Namun, untuk kulit sangat sensitif, disarankan menggunakannya secara bergantian (misal: Vitamin C di pagi hari dan PHA di malam hari).
2. Berapa kali seminggu sebaiknya menggunakan PHA?
Karena sifatnya yang lembut, beberapa produk PHA diformulasikan untuk penggunaan harian. Namun, untuk pemula, disarankan mulai dengan 2-3 kali seminggu untuk memantau reaksi kulit sebelum ditingkatkan frekuensinya.
3. Apakah PHA aman untuk ibu hamil dan menyusui?
PHA seperti Gluconolactone dan Lactobionic Acid umumnya dianggap aman untuk ibu hamil karena penetrasinya yang rendah ke dalam darah. Namun, selalu konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum memulai rutinitas skincare baru selama kehamilan.
4. Apakah PHA bisa mengatasi jerawat?
PHA membantu mencegah jerawat dengan cara memastikan pori-pori tidak tersumbat oleh sel kulit mati. Namun, untuk jerawat yang parah atau meradang, BHA (Salicylic Acid) biasanya lebih efektif karena kemampuannya masuk ke dalam pori berminyak.
## Punya Kulit Sensitif Tapi Ingin Eksfoliasi? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kulit sensitif dan bingung memilih produk eksfoliasi yang tepat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


