Ad Placeholder Image

Phacoemulsification: Katarak Hilang, Mata Jelas Kembali

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   26 Februari 2026

Phacoemulsification: Mata Jernih, Tanpa Ribet

Phacoemulsification: Katarak Hilang, Mata Jelas KembaliPhacoemulsification: Katarak Hilang, Mata Jelas Kembali

Phacoemulsification adalah prosedur bedah standar yang minimal invasif dan hampir tanpa rasa sakit untuk mengangkat katarak. Teknik ini menggunakan gelombang ultrasonik untuk memecah lensa mata alami yang keruh, kemudian material tersebut disedot keluar melalui sayatan kecil (2-3 mm) dan diganti dengan lensa intraokular (IOL) yang dapat dilipat. Operasi ini berlangsung cepat, seringkali kurang dari 30 menit, dan umumnya tidak memerlukan jahitan.

Apa Itu Phacoemulsification?

Phacoemulsification, atau fakoemulsifikasi, adalah metode bedah modern untuk mengatasi katarak, kondisi di mana lensa mata menjadi keruh dan menyebabkan penglihatan buram. Prosedur ini merupakan pilihan utama karena efektivitas dan tingkat keamanan yang tinggi. Tujuannya adalah mengembalikan kejernihan penglihatan dengan mengganti lensa alami yang rusak dengan lensa buatan yang jernih. Proses ini dikenal minim rasa sakit berkat penggunaan anestesi lokal.

Bagaimana Prosedur Phacoemulsification Dilakukan?

Pelaksanaan prosedur phacoemulsification dimulai dengan pembuatan sayatan kecil pada kornea mata, yang ukurannya sekitar 2-3 milimeter. Melalui sayatan ini, sebuah probe ultrasonik dimasukkan ke dalam mata. Probe tersebut memancarkan gelombang ultrasonik frekuensi tinggi yang berfungsi untuk mengemulsi atau memecah lensa katarak menjadi fragmen-fragmen kecil.

Setelah lensa pecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lunak, material tersebut kemudian disedot keluar dari mata menggunakan alat yang sama. Ruang yang kosong ini selanjutnya diisi dengan lensa intraokular (IOL) lipat. Lensa buatan ini dimasukkan melalui sayatan yang sama dan akan membuka serta menyesuaikan diri di dalam mata. Beberapa teknik yang umum digunakan untuk memecah lensa meliputi “divide and conquer” (membagi lensa menjadi beberapa bagian kecil) dan “phaco-chop” (memecah inti lensa secara langsung).

Manfaat Utama Operasi Phacoemulsification

Operasi phacoemulsification menawarkan berbagai keuntungan signifikan dibandingkan metode bedah katarak konvensional. Manfaat-manfaat ini menjadikannya pilihan favorit bagi banyak pasien dan dokter mata.

  • **Pemulihan Penglihatan Cepat:** Pasien umumnya mengalami perbaikan penglihatan yang signifikan dalam waktu singkat setelah operasi.
  • **Astigmatisme Bedah Lebih Rendah:** Sayatan yang kecil mengurangi risiko terjadinya astigmatisme (penglihatan buram karena bentuk kornea atau lensa yang tidak sempurna) yang diinduksi oleh bedah.
  • **Risiko Komplikasi Berkurang:** Ukuran sayatan yang kecil juga berkorelasi dengan risiko komplikasi yang lebih rendah.
  • **Kembali ke Aktivitas Harian Lebih Cepat:** Karena sifatnya yang minimal invasif, pasien dapat kembali ke rutinitas normal mereka dengan lebih cepat.
  • **Tingkat Keberhasilan Tinggi:** Phacoemulsification memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi, seringkali mencapai 97-98%.

Risiko dan Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Meskipun phacoemulsification adalah prosedur yang sangat aman dan memiliki tingkat keberhasilan tinggi, seperti halnya operasi bedah lainnya, ada potensi risiko komplikasi. Komplikasi ini jarang terjadi, namun penting untuk diketahui.

Potensi risiko meliputi:

  • Infeksi pada mata.
  • Peradangan atau iritasi.
  • Pembengkakan kornea.
  • Peningkatan tekanan intraokular sementara.
  • Dalam kasus yang sangat jarang, dapat terjadi ablasi retina (lepasnya retina dari posisi normalnya).

Penting untuk mendiskusikan semua potensi risiko dengan dokter mata sebelum menjalani prosedur.

Pemulihan Pasca Operasi Phacoemulsification

Fase pemulihan pasca operasi phacoemulsification sangat krusial untuk memastikan hasil yang optimal dan mencegah komplikasi. Pasien akan menerima instruksi perawatan pasca operasi yang detail.

Beberapa anjuran umum selama periode pemulihan meliputi:

  • Menghindari mengangkat beban berat atau aktivitas fisik yang intens selama beberapa minggu pertama.
  • Melindungi mata dari paparan air, seperti saat mandi atau keramas.
  • Menggunakan tetes mata yang diresepkan sesuai jadwal untuk mencegah infeksi dan mengontrol peradangan.
  • Menghindari menggosok atau menekan mata yang baru dioperasi.
  • Menggunakan kacamata pelindung atau pelindung mata sesuai anjuran dokter, terutama saat tidur.

Kontrol rutin dengan dokter mata sangat penting untuk memantau proses penyembuhan dan memastikan tidak ada komplikasi.

Apabila mengalami gejala katarak atau memerlukan informasi lebih lanjut mengenai prosedur phacoemulsification, konsultasi dengan dokter mata adalah langkah yang tepat. Melalui aplikasi Halodoc, temukan dokter spesialis mata terpercaya untuk mendapatkan diagnosis akurat dan rencana perawatan yang sesuai.