Ad Placeholder Image

Phlebotomy: Prosedur, Tujuan, dan Efek Sampingnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Februari 2026

Phlebotomy: Prosedur, Tujuan, Efek Samping & Istilah

Phlebotomy: Prosedur, Tujuan, dan Efek Sampingnya!Phlebotomy: Prosedur, Tujuan, dan Efek Sampingnya!

Apa Itu Phlebotomy?

Phlebotomy adalah prosedur medis pengambilan darah dari pembuluh darah vena, biasanya di lengan, menggunakan jarum. Darah yang diambil digunakan untuk berbagai keperluan, seperti tes laboratorium, donasi darah, atau pengobatan terapeutik.

Prosedur ini dilakukan oleh tenaga medis terlatih yang disebut phlebotomist. Mereka memastikan proses pengambilan darah aman dan nyaman bagi pasien.

Tujuan Dilakukannya Phlebotomy

Phlebotomy memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

  • Diagnosis dan Monitoring: Untuk melakukan tes darah (hematologi, biokimia, mikrobiologi) yang membantu mendiagnosis penyakit, memantau kesehatan, atau mengevaluasi efektivitas pengobatan.
  • Donasi: Mengumpulkan darah untuk transfusi bagi pasien yang membutuhkan.
  • Terapi: Mengobati kondisi medis tertentu, seperti polisitemia vera atau hemokromatosis, dengan mengeluarkan kelebihan darah dari tubuh.
  • Akses IV: Memfasilitasi pemberian terapi intravena jangka pendek.

Bagaimana Prosedur Phlebotomy Dilakukan?

Prosedur phlebotomy melibatkan beberapa tahapan penting:

  • Persiapan: Pasien duduk dengan nyaman. Area pengambilan darah (biasanya di bagian dalam siku) dibersihkan dengan antiseptik.
  • Pemasangan Tourniquet: Sebuah pita (tourniquet) dipasang di lengan atas untuk membuat pembuluh darah vena lebih terlihat.
  • Venipuncture: Jarum dimasukkan ke dalam pembuluh darah vena. Proses ini disebut venipuncture.
  • Pengumpulan Darah: Darah dikumpulkan ke dalam tabung atau syringe.
  • Penyelesaian: Tourniquet dilepas, jarum ditarik keluar, dan area bekas tusukan ditekan dengan kain kasa.

Peralatan yang Digunakan dalam Phlebotomy

Phlebotomist menggunakan peralatan khusus untuk memastikan pengambilan darah yang aman dan efektif, termasuk:

  • Jarum steril dengan berbagai ukuran
  • Tabung vakum atau syringe untuk mengumpulkan darah
  • Tourniquet untuk membuat pembuluh darah lebih terlihat
  • Antiseptik untuk membersihkan area pengambilan darah
  • Kain kasa dan plester untuk menutup luka setelah pengambilan darah
  • Wadah khusus untuk membuang jarum bekas

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Phlebotomy umumnya aman, tetapi beberapa efek samping ringan mungkin terjadi, seperti:

  • Nyeri, kemerahan, atau memar di area bekas tusukan.
  • Pusing, mual, atau pingsan (reaksi vasovagal), terutama pada orang yang takut jarum.

Jika mengalami efek samping yang lebih serius, segera konsultasikan dengan dokter.

Istilah Penting dalam Phlebotomy

  • Phlebotomist: Tenaga medis yang melakukan prosedur phlebotomy.
  • Venipuncture: Tindakan menusuk pembuluh darah vena untuk mengambil darah.

Kapan Harus ke Dokter?

Phlebotomy adalah prosedur umum yang penting untuk diagnosis dan pengobatan berbagai kondisi medis. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang kesehatan Anda dan membutuhkan tes darah, segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc. Dokter dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang prosedur ini dan menjawab pertanyaan Anda.