Ad Placeholder Image

Pijat Ibu Menyusui: ASI Melimpah, Bunda Nyaman

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   11 Mei 2026

Pijat Ibu Menyusui: ASI Lancar, Ibu Rileks

Pijat Ibu Menyusui: ASI Melimpah, Bunda NyamanPijat Ibu Menyusui: ASI Melimpah, Bunda Nyaman

Pijat Ibu Menyusui: Manfaat, Cara, dan Kapan Diperlukan

Pijat ibu menyusui, sering juga disebut pijat laktasi, merupakan teknik memijat lembut area payudara dan punggung atas. Tindakan ini bertujuan untuk membantu melancarkan produksi dan aliran air susu ibu (ASI). Selain itu, pijat ini efektif untuk meredakan bengkak atau nyeri pada payudara, mencegah sumbatan ASI, serta meningkatkan hormon oksitosin yang berperan penting dalam proses menyusui. Dengan begitu, ibu dapat merasa lebih rileks dan nyaman saat menyusui.

Apa Itu Pijat Ibu Menyusui?

Pijat ibu menyusui adalah sebuah metode terapeutik yang berfokus pada stimulasi jaringan payudara dan area punggung atas. Teknik ini dirancang khusus untuk mendukung kesehatan payudara ibu menyusui. Gerakan pijatan lembut membantu merangsang kelenjar susu dan saluran ASI.

Aktivitas pijat ini juga memiliki efek relaksasi pada tubuh. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan fisiologis yang kondusif bagi produksi ASI. Pijat laktasi menjadi salah satu upaya non-invasif yang banyak direkomendasikan.

Manfaat Pijat Laktasi untuk Ibu Menyusui

Pijat laktasi menawarkan berbagai manfaat signifikan bagi ibu menyusui dan kelancaran proses pemberian ASI. Manfaat-manfaat ini membantu mengatasi beberapa masalah umum yang dihadapi ibu selama menyusui. Memahami manfaatnya dapat mendorong ibu untuk rutin melakukannya.

  • Melancarkan Produksi dan Aliran ASI
  • Pijatan lembut merangsang saraf dan jaringan di payudara. Hal ini dapat membantu merangsang produksi ASI dan memperlancar alirannya menuju puting. Aliran ASI yang lancar sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.
  • Meredakan Payudara Bengkak dan Nyeri
  • Pembengkakan payudara adalah kondisi umum pada awal menyusui atau saat ASI tidak dikeluarkan secara teratur. Pijat dapat membantu mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa nyeri yang menyertainya. Ini terjadi karena pijatan membantu menguraikan sumbatan dan meningkatkan sirkulasi.
  • Mencegah Saluran ASI Tersumbat
  • Saluran ASI yang tersumbat dapat menyebabkan nyeri, benjolan, dan bahkan infeksi seperti mastitis. Pijatan teratur membantu mencegah penumpukan ASI yang dapat menyumbat saluran. Pijat laktasi berperan penting dalam menjaga patensi saluran ASI.
  • Meningkatkan Produksi Hormon Oksitosin
  • Oksitosin adalah hormon yang dikenal sebagai “hormon cinta” dan sangat vital dalam refleks let-down (pengeluaran ASI). Pijatan, terutama di punggung atas, dapat memicu pelepasan oksitosin. Peningkatan oksitosin membantu ASI mengalir lebih mudah dan membuat ibu merasa lebih tenang.
  • Memberikan Rasa Rileks dan Nyaman
  • Proses menyusui dapat menjadi stres bagi sebagian ibu. Pijatan memiliki efek menenangkan yang membantu mengurangi ketegangan fisik dan mental. Kondisi rileks berkontribusi positif pada pengalaman menyusui.

Cara Melakukan Pijat Ibu Menyusui yang Benar

Melakukan pijat ibu menyusui dengan teknik yang benar adalah kunci untuk mendapatkan manfaat optimal. Pijat ini dapat dilakukan secara mandiri atau dengan bantuan. Durasi idealnya adalah sekitar 20 menit, dua kali sehari.

  • Persiapan Awal
  • Pastikan tangan bersih dan gunakan minyak pijat yang aman untuk kulit. Carilah posisi yang nyaman, bisa duduk atau berbaring.
  • Pijatan di Area Payudara
  • Mulai dengan gerakan melingkar lembut di sekitar puting, bergerak keluar menuju pangkal payudara. Selanjutnya, lakukan pijatan naik turun dari pangkal payudara menuju puting. Pastikan tidak menekan terlalu keras pada area sensitif.
  • Pijatan di Punggung Atas
  • Mintalah bantuan pasangan atau tenaga profesional untuk memijat area punggung atas, terutama di sekitar tulang belikat. Pijatan di area ini sangat penting untuk merangsang pelepasan hormon oksitosin. Gerakan memutar atau memijat dengan tekanan sedang dapat membantu.
  • Perhatikan Respons Tubuh
  • Selalu perhatikan respons tubuh selama pijatan. Jika merasa tidak nyaman atau nyeri, kurangi tekanan atau hentikan pijatan. Konsistensi dalam melakukan pijat ini akan memberikan hasil yang lebih baik.

Kapan Sebaiknya Pijat Ibu Menyusui Dilakukan?

Pijat laktasi dapat dilakukan secara rutin sebagai upaya preventif. Tindakan ini juga sangat direkomendasikan ketika ibu mengalami beberapa kondisi. Waktu yang tepat akan memaksimalkan efektivitas pijatan.

  • Ketika payudara terasa penuh dan bengkak.
  • Saat merasakan nyeri atau benjolan di payudara.
  • Jika bayi kesulitan mendapatkan ASI yang cukup.
  • Sebagai rutinitas harian untuk menjaga kelancaran ASI.
  • Idealnya, pijat dilakukan sebelum atau di antara sesi menyusui.

Rekomendasi Halodoc

Pijat ibu menyusui merupakan metode efektif untuk mendukung kelancaran proses menyusui. Dengan memahami manfaat dan cara melakukannya, ibu dapat memaksimalkan produksi dan aliran ASI, serta menjaga kesehatan payudara. Jika ibu mengalami kesulitan menyusui yang berkepanjangan, payudara bengkak parah, atau memiliki kekhawatiran lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli laktasi. Melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat dengan mudah terhubung dengan profesional kesehatan yang kompeten untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat.