Ad Placeholder Image

Pijat Keseleo? Ini Cara Aman dan Benar!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   31 Maret 2026

Pijat Keseleo? Lakukan Ini Dulu Agar Cepat Sembuh

Pijat Keseleo? Ini Cara Aman dan Benar!Pijat Keseleo? Ini Cara Aman dan Benar!

Pijat Keseleo: Kapan Boleh dan Apa Pertolongan Pertama yang Tepat?

Keseleo adalah cedera umum yang sering dialami banyak orang, terutama saat beraktivitas fisik. Kondisi ini terjadi ketika ligamen, yaitu jaringan ikat yang menghubungkan tulang ke tulang, meregang atau robek. Banyak yang percaya bahwa pijat adalah solusi instan untuk meredakan keseleo. Namun, pendekatan ini justru bisa memperburuk kondisi. Artikel ini akan membahas secara mendalam kapan pijat keseleo diperbolehkan, pertolongan pertama yang efektif, dan kapan sebaiknya mencari bantuan medis profesional.

Memahami Apa Itu Keseleo

Keseleo, atau sprain, adalah cedera pada ligamen. Ligamen berfungsi untuk menstabilkan sendi dan membatasi gerakan sendi agar tidak berlebihan. Ketika ligamen mengalami peregangan berlebihan atau robek akibat trauma seperti terpelintir atau terjatuh, hal ini akan menyebabkan keseleo. Tingkat keparahan keseleo bervariasi, mulai dari ringan (peregangan ligamen) hingga berat (robekan ligamen total).

Gejala Keseleo yang Umum

Gejala keseleo dapat muncul segera setelah cedera terjadi atau berkembang dalam beberapa jam. Mengenali gejala ini penting untuk penanganan yang tepat.

  • Nyeri di sekitar sendi yang cedera.
  • Pembengkakan pada area yang terkena.
  • Memar atau perubahan warna kulit.
  • Keterbatasan gerak sendi.
  • Kesulitan menopang berat badan pada kaki atau tangan yang cedera.
  • Rasa tidak stabil pada sendi yang cedera.

Mengapa Tidak Langsung Memijat Keseleo?

Kesalahpahaman umum adalah memijat area keseleo sesegera mungkin. Padahal, tindakan ini sangat tidak dianjurkan. Saat keseleo, terjadi kerusakan pada jaringan lunak dan pembuluh darah kecil di sekitar ligamen. Pemijatan langsung dapat:

  • Memperparah kerusakan jaringan ligamen yang sudah teregang atau robek.
  • Meningkatkan aliran darah ke area cedera, menyebabkan pembengkakan (edema) dan peradangan (inflamasi) yang lebih parah.
  • Meningkatkan rasa nyeri akibat tekanan pada jaringan yang meradang.
  • Menghambat proses penyembuhan alami tubuh.

Penting untuk memahami bahwa cedera awal harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah komplikasi.

Pertolongan Pertama untuk Keseleo: Metode RICE/PRICE

Alih-alih memijat, pertolongan pertama yang efektif dan dianjurkan untuk keseleo adalah metode RICE atau PRICE. Metode ini bertujuan untuk meminimalkan pembengkakan dan nyeri, serta mendukung proses penyembuhan awal.

  • Protection (P): Lindungi area yang cedera dari tekanan atau gerakan lebih lanjut. Gunakan alat bantu jika perlu, seperti kruk atau penyangga.
  • Rest (R): Istirahatkan bagian tubuh yang keseleo. Hindari aktivitas yang membebani sendi tersebut selama 24-48 jam pertama atau sampai nyeri mereda.
  • Ice (I): Kompres area yang cedera dengan es selama 15-20 menit setiap 2-3 jam. Gunakan handuk tipis sebagai pembatas antara es dan kulit untuk mencegah cedera beku. Es membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri.
  • Compression (C): Balut area yang cedera dengan perban elastis secara ringan dan tidak terlalu ketat. Ini membantu mengurangi pembengkakan. Pastikan perban tidak menghambat aliran darah.
  • Elevation (E): Tinggikan bagian tubuh yang cedera di atas posisi jantung. Misalnya, jika pergelangan kaki keseleo, letakkan bantal di bawah kaki saat berbaring. Ini membantu mengurangi pembengkakan dengan melancarkan drainase cairan.

Lanjutkan metode ini selama 24-72 jam pertama atau sampai gejala membaik.

Kapan Pijat Keseleo Diperbolehkan dan Oleh Siapa?

Pemijatan profesional memang memiliki peran dalam rehabilitasi cedera, namun bukan pada fase akut (awal) keseleo. Pemijatan untuk keseleo harus dilakukan hanya setelah kondisi stabil dan sebagian besar pembengkakan telah mereda, biasanya setelah beberapa hari hingga seminggu pasca-cedera.

Penting sekali bahwa pemijatan dilakukan oleh tenaga medis profesional seperti fisioterapis. Sebelum melakukan pijatan, fisioterapis akan memastikan tidak ada cedera yang lebih serius, seperti patah tulang atau robekan ligamen total, yang memerlukan penanganan berbeda. Pijatan yang dilakukan oleh ahli fisioterapi bertujuan untuk:

  • Meningkatkan sirkulasi darah dan limfatik.
  • Mengurangi kekakuan sendi dan otot di sekitar area cedera.
  • Membantu reorganisasi serat kolagen untuk penyembuhan yang optimal.
  • Memulihkan rentang gerak dan fungsi sendi secara bertahap.

Jangan pernah mencoba memijat sendiri atau meminta orang yang tidak memiliki keahlian medis untuk memijat keseleo pada fase awal.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun metode RICE/PRICE dapat membantu banyak kasus keseleo ringan, ada situasi di mana penanganan medis lebih lanjut diperlukan. Segera konsultasikan ke dokter jika mengalami:

  • Nyeri hebat yang tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Tidak bisa menopang berat badan pada kaki atau tangan yang cedera.
  • Sendi terlihat sangat bengkak atau berubah bentuk.
  • Mati rasa atau kesemutan di area yang cedera.
  • Gejala tidak membaik setelah 48-72 jam penerapan metode RICE/PRICE.
  • Terdengar suara “pop” atau “klik” saat cedera terjadi.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin merekomendasikan pencitraan seperti rontgen untuk menyingkirkan kemungkinan patah tulang, atau USG/MRI untuk mengevaluasi kondisi ligamen dan jaringan lunak lainnya.

Pencegahan Keseleo

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengurangi risiko keseleo:

  • Lakukan pemanasan sebelum berolahraga atau aktivitas fisik.
  • Gunakan sepatu yang sesuai dan mendukung.
  • Perkuat otot-otot di sekitar sendi dengan latihan rutin.
  • Perhatikan lingkungan sekitar untuk menghindari permukaan yang licin atau tidak rata.
  • Jaga berat badan ideal untuk mengurangi beban pada sendi.
  • Gunakan alat pelindung seperti penyangga sendi jika diperlukan, terutama saat berolahraga.

Kesimpulan: Rekomendasi Medis dari Halodoc

Pijat keseleo bukanlah tindakan yang dianjurkan pada fase awal cedera. Penanganan pertama yang paling tepat adalah dengan metode RICE/PRICE untuk mengendalikan peradangan dan nyeri. Pemijatan profesional oleh fisioterapis mungkin diperlukan pada tahap rehabilitasi, setelah kondisi stabil dan dipastikan tidak ada cedera serius. Jika gejala tidak membaik, nyeri sangat hebat, atau terdapat ketidakmampuan untuk bergerak, segera konsultasikan ke dokter. Melalui Halodoc, dapat berkonsultasi dengan dokter umum atau spesialis ortopedi untuk mendapatkan diagnosis dan rencana perawatan yang akurat dan tepat.