Ad Placeholder Image

Pohon Buah Maja Kaya Manfaat Kesehatan dan Sejarah Majapahit

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 Juni 2026

Mengenal Pohon Buah Maja dengan Segudang Manfaat Sehat

Pohon Buah Maja Kaya Manfaat Kesehatan dan Sejarah MajapahitPohon Buah Maja Kaya Manfaat Kesehatan dan Sejarah Majapahit

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu mendengar tentang buah majapahit? Di Indonesia, nama buah ini sangat lekat dengan sejarah kerajaan terbesar di Nusantara, yakni Kerajaan Majapahit. Konon, nama kerajaan tersebut diambil dari kisah para prajurit Raden Wijaya yang menemukan buah berukuran sebesar melon hijau, namun memiliki rasa yang sangat pahit. Meski demikian, ada fakta botani yang sering kali disalahpahami oleh masyarakat mengenai buah ini.

Secara medis dan botani, buah yang sering dikaitkan dengan nama “maja” terbagi menjadi dua jenis yang berbeda. Pertama adalah buah berenuk (Crescentia cujete) yang memang memiliki rasa sangat pahit dan beracun jika tidak diolah dengan benar. Kedua adalah buah maja asli atau bael fruit (Aegle marmelos), yang justu memiliki daging buah berwarna jingga, beraroma harum, rasanya manis, dan menyimpan segudang manfaat kesehatan yang luar biasa.

Dalam pengobatan tradisional Ayurveda dan jamu Nusantara, buah maja asli (Aegle marmelos) telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati berbagai macam penyakit. Mulai dari masalah pencernaan akut, peradangan, hingga gangguan metabolisme seperti diabetes. Hal ini tentu tidak lepas dari kandungan fitokimia dan nutrisi esensial yang sangat padat di dalam daging buah, daun, hingga akarnya.

Nah, mau tahu apa saja keajaiban medis dan manfaat kesehatan dari buah majapahit ini? Serta bagaimana penggunaannya yang aman secara farmakologis? Berikut ulasan lengkapnya dari kacamata medis dan kesehatan!

Kandungan Nutrisi Buah Majapahit

Sebelum membahas manfaatnya secara spesifik, kamu perlu tahu apa saja bahan aktif yang membuat buah maja begitu istimewa. Daging buah maja kaya akan alkaloid, polisakarida, antioksidan, dan minyak atsiri. Selain itu, buah ini juga mengandung vitamin C, vitamin B kompleks (tiamin dan riboflavin), kalsium, fosfor, serta zat besi.

Kandungan senyawa aktif seperti marmelosin, tannin, dan psoralen berperan langsung sebagai agen terapeutik di dalam tubuh. Senyawa-senyawa inilah yang memberikan efek farmakologis nyata saat dikonsumsi dalam dosis yang tepat.

Ragam Manfaat Buah Majapahit untuk Kesehatan

Berdasarkan uji klinis dan literatur farmakognosi, ekstrak buah maja memiliki efikasi yang baik untuk berbagai kondisi medis. Berikut adalah rincian manfaat buah majapahit yang telah ditelaah secara medis:

1. Mengatasi Masalah Pencernaan dan Diare

Salah satu manfaat paling terkenal dari buah maja adalah kemampuannya dalam menyembuhkan gangguan pencernaan. Buah maja mentah maupun setengah matang mengandung kadar tannin yang sangat tinggi. Tannin berfungsi sebagai astringen alami yang dapat mengikat cairan dan meredakan peradangan pada dinding usus.

Oleh karena itu, ekstrak buah ini sangat efektif untuk mengatasi disentri, kolera, dan diare akut. Cara kerjanya adalah dengan menghambat motilitas usus yang berlebihan serta membunuh patogen penyebab infeksi saluran cerna. Namun, jika diare tidak kunjung membaik lebih dari 3 hari, kamu sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mencegah dehidrasi parah dan mendapatkan penanganan medis yang tepat.

2. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Bagi pengidap diabetes mellitus, daun dan buah maja bisa menjadi terapi pendamping yang sangat baik. Ekstrak Aegle marmelos diketahui mengandung Feronia gum yang dapat mengatur produksi insulin dari sel beta pankreas dan mengurangi pemecahan pati menjadi glukosa.

Kondisi ini membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan (postprandial). Sifat antioksidannya yang kuat juga membantu melindungi organ pankreas dari kerusakan akibat stres oksidatif. Tentu saja, penggunaannya tetap harus diiringi dengan pola diet diabetes yang sehat.

3. Sifat Antimikroba dan Antibakteri

Penelitian mikrobiologi menunjukkan bahwa minyak atsiri dan ekstrak biokimia dari buah maja efektif menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Beberapa jenis bakteri yang rentan terhadap senyawa dalam buah maja antara lain Escherichia coli (penyebab diare), Salmonella typhi (penyebab tipes), dan Shigella dysenteriae.

Tidak hanya bakteri, ekstrak buah ini juga memiliki aktivitas antijamur yang cukup poten untuk melawan Candida albicans, jamur penyebab infeksi kulit dan sariawan yang membandel.

Pentingnya Membedakan Jenis Buah Maja
  1. Maja Asli (Aegle marmelos): Berkulit keras seperti tempurung, daging buah kuning-jingga, manis, dan beraroma harum. Ini yang aman dan digunakan untuk pengobatan.
  2. Berenuk (Crescentia cujete): Bentuknya mirip, namun rasa daging buahnya sangat pahit dan beracun jika dikonsumsi mentah. Sering disalahartikan sebagai “buah majapahit” dalam cerita rakyat.
  3. Selalu pastikan kamu mendapatkan buah maja dari sumber terpercaya sebelum mengonsumsinya sebagai herbal.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kandungan vitamin C (asam askorbat) di dalam buah maja sangat tinggi. Vitamin C merupakan antioksidan primer yang bertugas merangsang produksi sel darah putih (leukosit) untuk melawan infeksi virus dan bakteri. Mengonsumsi sari buah maja dapat membantu memulihkan energi setelah sakit.

Sebagai langkah pencegahan ekstra di musim pancaroba, selain mengandalkan buah-buahan herbal, kamu juga bisa melengkapinya dengan mengonsumsi suplemen harian yang mengandung multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh agar selalu optimal.

5. Melindungi Organ Hati (Hepatoprotektor)

Hati (liver) adalah organ vital yang bertugas menetralisir racun di dalam tubuh. Ekstrak daun dan buah maja memiliki efek hepatoprotektif, yang berarti ia dapat melindungi sel-sel hati dari kerusakan akibat paparan bahan kimia beracun dan radikal bebas.

Senyawa bioaktif dalam buah ini mempercepat regenerasi sel hati dan menurunkan enzim hati (seperti SGOT dan SGPT) yang biasanya meningkat ketika terjadi infeksi atau peradangan pada liver.

Cara Aman Mengonsumsi Buah Majapahit

1. Dibuat Jus atau Sirup (Bael Sharbat)

Cara paling populer dan lezat untuk menikmati buah maja matang adalah dengan memecah cangkangnya, mengeruk daging buahnya, mencampurnya dengan air, menyaring bijinya, lalu menambahkan sedikit perasan jeruk nipis. Minuman ini sangat menyegarkan dan dapat mencegah heat stroke saat cuaca panas.

2. Rebusan Daun Maja

Untuk menurunkan gula darah atau meredakan tukak lambung, daun maja sering dikeringkan dan direbus layaknya teh. Cukup rebus 3-5 lembar daun maja yang sudah dicuci bersih dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu minum selagi hangat.

3. Ekstrak Suplemen Kapsul

Saat ini, ekstrak Aegle marmelos sudah banyak diekstraksi ke dalam bentuk kapsul herbal agar dosisnya lebih terukur dan higienis. Pastikan kamu selalu memilih produk herbal yang telah terdaftar di BPOM RI.

Studi Mengenai Buah Majapahit (Aegle Marmelos)

Journal of Ethnopharmacology menerbitkan studi komprehensif yang mengulas tentang sifat farmakologis dari Aegle marmelos. Studi tersebut menjelaskan bahwa senyawa alkaloid dan flavonoid dari tanaman ini memiliki peran penting sebagai agen anti-ulkus (anti tukak lambung) dan anti-inflamasi (anti peradangan).

Penelitian ini juga mengonfirmasi bahwa ekstrak buah maja mampu melindungi lapisan mukosa lambung dari kerusakan akibat asam lambung berlebih, menjadikannya terapi tradisional yang sangat menjanjikan bagi penderita gastritis dan GERD akut.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


Jika kamu mengalami gangguan pencernaan, gula darah tidak stabil, atau masalah kesehatan lainnya yang tak kunjung membaik setelah mencoba terapi mandiri, jangan ragu untuk memeriksakannya.

Kamu bisa mendapatkan berbagai vitamin dan obat-obatan dengan praktis melalui Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc. Penanganan yang cepat dan tepat akan mencegah komplikasi kesehatan yang tidak diinginkan di masa depan.

Referensi:
NCBI (National Center for Biotechnology Information). Diakses pada 2024. Aegle marmelos (L.) Correa: A review on its functional properties, medicinal applications, and phytochemistry.
Pharmacognosy Reviews. Diakses pada 2024. Aegle marmelos (L.) Correa (Bael) and Its Phytochemicals in the Treatment and Prevention of Cancer.
World Health Organization (WHO) Monographs on Selected Medicinal Plants. Diakses pada 2024. Fructus Aegles Marmelodis.
International Journal of Current Pharmaceutical Research. Diakses pada 2024. Pharmacological and Phytochemical properties of Aegle marmelos: A Review.

FAQ

1. Apakah buah majapahit aman dikonsumsi setiap hari?

Buah maja matang (Aegle marmelos) relatif aman dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar, misalnya 1 gelas jus sehari. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan sembelit karena kandungan tanninnya yang tinggi.

2. Apa perbedaan buah majapahit (maja) dan buah berenuk?

Buah maja asli memiliki cangkang yang agak rapuh, daging buah berwarna jingga kemerahan, harum, dan manis. Sedangkan buah berenuk memiliki cangkang yang sangat keras, daging buah berwarna putih kehijauan, dan rasanya sangat pahit serta bisa beracun jika tidak diolah secara khusus.

3. Apakah ibu hamil boleh minum rebusan daun buah majapahit?

Penggunaan ekstrak daun maja pada wanita hamil sangat tidak disarankan tanpa persetujuan dari dokter kandungan. Beberapa senyawa aktif di dalamnya dikhawatirkan dapat memicu kontraksi rahim prematur.

4. Bisakah buah majapahit benar-benar mengobati diabetes?

Buah maja tidak dapat menyembuhkan diabetes secara total, namun terbukti secara klinis dapat membantu mengontrol lonjakan gula darah berkat kandungan Feronia gum. Penderita diabetes tetap harus rutin meminum obat dari dokter dan menjaga pola makan.