Ad Placeholder Image

Pohon Pule, Penjaga Kota, Obat Alami, dan Penuh Mitos

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   25 Maret 2026

Pohon Pule: Si Rindang Multiguna Penuh Kisah

Pohon Pule, Penjaga Kota, Obat Alami, dan Penuh MitosPohon Pule, Penjaga Kota, Obat Alami, dan Penuh Mitos

Apa Itu Pohon Pule? Mengenal Tanaman Multiguna dengan Segudang Manfaat

Pohon pule adalah salah satu spesies pohon yang dikenal luas di Indonesia, khususnya dengan nama ilmiah *Alstonia scholaris*. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Apocynaceae dan tersebar di berbagai wilayah Asia tropis dan subtropis. Masyarakat mengenalnya dengan berbagai sebutan seperti pulai, kayu gabus, lame, lamo, atau jelutung. Pohon pule memiliki karakteristik yang unik, menjadikannya pilihan populer untuk penghijauan kota berkat daunnya yang rimbun dan mengkilap.

Pohon ini tidak hanya menyejukkan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai historis dan budaya yang kuat. Sejarah mencatat bahwa kayunya pernah dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan papan tulis sekolah, sehingga kerap dijuluki “Scholar Tree”. Selain itu, pohon pule juga terkenal sebagai tanaman obat tradisional dan memegang peranan penting dalam ritual keagamaan di Bali.

Karakteristik Botani Pohon Pule

Pohon pule atau *Alstonia scholaris* dapat tumbuh menjulang hingga mencapai ketinggian 40 meter. Batangnya keras dengan getah berwarna putih pekat, yang menjadi salah satu ciri khasnya. Kulit kayunya memiliki rasa pahit, namun diyakini menyimpan khasiat kesehatan.

Daun pohon pule berwarna hijau mengkilap dan tumbuh rimbun, berbentuk oval dengan susunan melingkar yang estetik. Pada sekitar bulan Oktober, pohon ini akan menghasilkan bunga berwarna putih kekuningan dengan aroma harum yang semerbak. Meskipun kayunya cenderung kurang keras dan mudah melengkung, karakteristik ini tidak mengurangi nilai pohon pule sebagai tanaman multiguna.

Manfaat Medis Tradisional Pohon Pule

Pohon pule telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional karena kandungan zat aktifnya. Kulit batang dan daunnya sering dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan. Khasiat utamanya yang telah diwariskan secara turun-temurun adalah sebagai penurun demam dan pereda peradangan.

Beberapa literatur tradisional juga menyebutkan potensi pohon pule dalam meredakan nyeri sendi. Namun, perlu ditekankan bahwa penggunaan pohon pule untuk tujuan pengobatan harus dilakukan dengan hati-hati. Konsultasi dengan tenaga medis profesional sangat disarankan sebelum memanfaatkan tanaman ini sebagai terapi kesehatan.

Kegunaan Lain Pohon Pule dalam Kehidupan

Selain manfaat medisnya, pohon pule memiliki beragam kegunaan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya. Fungsi utamanya adalah sebagai tanaman penghijauan di jalan-jalan kota. Daunnya yang rimbun memberikan keteduhan dan kesejukan, serta berperan dalam menjaga kualitas udara.

Dalam budaya Hindu Bali, pohon pule memegang peranan penting dalam berbagai ritual keagamaan. Keberadaannya dianggap sakral dan sering digunakan dalam upacara adat. Bagi para pencinta seni tanaman, pohon pule juga memiliki nilai estetika tinggi sebagai bonsai, berkat bentuk daun dan cabangnya yang unik.

Mitos dan Keunikan Seputar Pohon Pule

Di beberapa kebudayaan, pohon pule memiliki mitos dan kepercayaan yang melekat. Salah satu julukan unik yang disematkan padanya adalah “Devil’s Tree” atau Pohon Iblis. Julukan ini muncul karena adanya mitos bahwa pohon pule adalah tempat bersemayam roh atau jin.

Meskipun memiliki konotasi mistis di beberapa daerah, julukan ini tidak mengurangi banyaknya manfaat yang ditawarkan pohon pule. Keunikan ini justru menambah daya tarik dan misteri seputar *Alstonia scholaris*, menjadikannya tanaman yang kaya akan cerita dan nilai di samping kegunaan praktisnya.

Kesimpulan dan Rekomendasi Medis

Pohon pule adalah tanaman dengan spektrum manfaat yang luas, mulai dari penghijauan kota, pengobatan tradisional, hingga nilai budaya dan estetika. Potensi medisnya dalam meredakan demam, peradangan, dan nyeri sendi telah diakui secara tradisional. Meskipun demikian, penelitian ilmiah lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi sepenuhnya khasiat dan dosis yang aman.

Bagi individu yang tertarik memanfaatkan pohon pule untuk tujuan kesehatan, sangat penting untuk tidak menggunakannya sebagai pengganti pengobatan medis standar. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan dan rencana penggunaan herbal dengan dokter atau profesional kesehatan. Melalui Halodoc, masyarakat dapat dengan mudah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi medis yang akurat dan terpercaya mengenai penggunaan tanaman obat.

Pertanyaan Umum Seputar Pohon Pule

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan mengenai pohon pule:

  • Apakah pohon pule beracun? Getah pohon pule diketahui mengandung senyawa alkaloid yang pahit dan dapat bersifat iritan. Penggunaan internal harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan ahli.
  • Bagian pohon pule mana yang digunakan sebagai obat? Umumnya, kulit batang dan daun pohon pule yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.
  • Apa arti julukan “Scholar Tree” untuk pohon pule? Julukan ini merujuk pada penggunaan kayu pohon pule di masa lampau sebagai bahan baku pembuatan papan tulis sekolah.