Ad Placeholder Image

Protein Tubuh Sehari: Berapa Gram Idealnya?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 April 2026

Berapa Protein yang Dibutuhkan Tubuh dalam Sehari?

Protein Tubuh Sehari: Berapa Gram Idealnya?Protein Tubuh Sehari: Berapa Gram Idealnya?

Protein adalah makronutrien esensial yang memegang peranan krusial dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari membangun dan memperbaiki jaringan, memproduksi enzim dan hormon, hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Kebutuhan protein yang dibutuhkan tubuh dalam sehari bervariasi bagi setiap individu. Umumnya, asupan protein direkomendasikan sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan, namun angka ini bisa lebih tinggi tergantung usia, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan.

Pentingnya Protein bagi Kesehatan Tubuh

Protein tersusun dari asam amino, yang beberapa di antaranya tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga harus didapatkan dari makanan. Makronutrien ini esensial untuk pembentukan sel-sel baru, perbaikan otot setelah aktivitas fisik, serta menjaga kekuatan rambut dan kuku. Selain itu, protein berperan sebagai komponen utama dalam pembentukan antibodi yang melindungi tubuh dari infeksi.

Kecukupan protein juga penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mengangkut zat-zat penting seperti oksigen ke seluruh sel. Kekurangan protein dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penurunan massa otot, kelemahan, dan gangguan fungsi organ.

Berapa Protein yang Dibutuhkan Tubuh dalam Sehari?

Kebutuhan protein yang dibutuhkan tubuh dalam sehari tidak sama untuk setiap orang. Rekomendasi umum adalah sekitar 0,8 gram protein per kilogram berat badan setiap hari. Namun, beberapa kelompok membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi untuk mendukung pertumbuhan, pemulihan, atau kondisi khusus.

  • Anak-anak dan Remaja: Membutuhkan lebih banyak protein untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang pesat.
  • Atlet dan Individu Aktif: Peningkatan aktivitas fisik memerlukan protein tambahan untuk perbaikan otot dan pemulihan setelah latihan.
  • Ibu Hamil dan Menyusui: Protein esensial untuk pertumbuhan janin dan produksi ASI.
  • Lansia: Kebutuhan protein bisa meningkat untuk mencegah kehilangan massa otot (sarkopenia) yang umum terjadi seiring bertambahnya usia.

Sebagai contoh, pria dewasa umumnya membutuhkan sekitar 65 gram protein per hari, sementara wanita dewasa membutuhkan sekitar 60 gram. Angka ini juga dapat dihitung sebagai 10-35% dari total kalori harian yang dikonsumsi.

Cara Menghitung Kebutuhan Protein Individu

Untuk mengetahui secara sederhana berapa protein yang dibutuhkan tubuh dalam sehari, seseorang dapat menggunakan rumus dasar. Kalikan berat badan dalam kilogram dengan 0,8 gram. Misalnya, jika berat badan seseorang 75 kilogram, maka kebutuhan protein hariannya adalah 75 kg x 0,8 g/kg = 60 gram.

Perhitungan ini adalah estimasi umum dan bisa disesuaikan lebih lanjut berdasarkan faktor-faktor lain seperti tingkat aktivitas fisik dan tujuan kesehatan spesifik. Konsultasi dengan ahli gizi dapat memberikan perhitungan yang lebih personal dan akurat.

Sumber Protein Terbaik untuk Memenuhi Kebutuhan Harian

Memenuhi kebutuhan protein harian dapat dilakukan dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan kaya protein. Penting untuk memilih sumber protein yang berkualitas dan seimbang. Beberapa sumber protein terbaik meliputi:

  • Daging Tanpa Lemak: Ayam tanpa kulit, kalkun, dan potongan daging merah rendah lemak.
  • Ikan: Salmon, tuna, makarel, sarden kaya akan protein dan asam lemak omega-3.
  • Telur: Sumber protein lengkap yang mudah diakses dan serbaguna.
  • Susu dan Produk Olahannya: Susu, yogurt, keju, dan keju cottage menyediakan protein dan kalsium.
  • Kacang-kacangan dan Biji-bijian: Lentil, buncis, kacang polong, almond, dan biji chia adalah pilihan protein nabati yang baik.

Mengombinasikan sumber protein hewani dan nabati dapat memastikan asupan asam amino yang lengkap dan beragam.

Strategi Pembagian Asupan Protein Sepanjang Hari

Agar tubuh dapat memanfaatkan protein secara optimal, disarankan untuk membagi asupan protein secara merata sepanjang hari. Hindari mengonsumsi sebagian besar protein hanya pada satu kali makan. Membagi protein ke dalam sarapan, makan siang, makan malam, dan camilan membantu menjaga kadar asam amino dalam darah tetap stabil.

Contohnya, seseorang dapat mengonsumsi telur atau yogurt saat sarapan, dada ayam atau ikan untuk makan siang dan malam, serta segenggam kacang sebagai camilan. Strategi ini mendukung sintesis protein otot secara lebih efektif dan menjaga rasa kenyang lebih lama.

Kesimpulan dan Rekomendasi dari Halodoc

Protein adalah nutrisi fundamental yang mendukung beragam fungsi vital tubuh. Memahami protein yang dibutuhkan tubuh dalam sehari merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan optimal. Kebutuhan ini bervariasi, namun dengan perhitungan sederhana dan pemilihan sumber makanan yang tepat, seseorang dapat memastikan asupan protein yang memadai.

Jika ada kekhawatiran mengenai asupan protein atau kondisi kesehatan spesifik, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Melalui aplikasi Halodoc, seseorang dapat dengan mudah mencari dan terhubung dengan profesional kesehatan yang dapat memberikan saran personal dan rekomendasi diet yang sesuai.