Ad Placeholder Image

Psoriasis di Kaki Mengganggu? Ini Cara Atasinya.

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   06 April 2026

Psoriasis di Kaki: Redakan Gatal dan Raih Kaki Nyaman

Psoriasis di Kaki Mengganggu? Ini Cara Atasinya.Psoriasis di Kaki Mengganggu? Ini Cara Atasinya.

Psoriasis di kaki, atau dikenal juga sebagai psoriasis palmoplantar, merupakan kondisi autoimun kronis yang menyerang telapak dan punggung kaki. Kondisi ini menyebabkan timbulnya bercak tebal, bersisik, merah, dan seringkali terasa gatal, bahkan bisa mengakibatkan kulit pecah-pecah yang menyakitkan. Psoriasis di kaki dapat mengganggu aktivitas berjalan sehari-hari dan memerlukan penanganan medis yang tepat.

Definisi Psoriasis di Kaki (Psoriasis Palmoplantar)

Psoriasis di kaki, yang secara medis disebut psoriasis palmoplantar, adalah jenis psoriasis yang secara khusus memengaruhi telapak dan punggung kaki. Ini adalah penyakit autoimun, artinya sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat di kulit. Serangan ini memicu pertumbuhan sel kulit yang terlalu cepat, sehingga menyebabkan penumpukan sel kulit mati di permukaan. Akibatnya, terbentuklah plak tebal, bersisik, dan meradang yang khas pada psoriasis. Kondisi ini seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri, terutama saat berjalan.

Mengenali Gejala Psoriasis di Kaki

Gejala psoriasis di kaki dapat bervariasi pada setiap individu, namun ada beberapa tanda umum yang perlu diperhatikan. Mengenali gejala sejak dini penting untuk mendapatkan penanganan yang efektif.

Berikut adalah beberapa gejala umum psoriasis pada kaki:

  • Bercak Tebal (Plak): Muncul sebagai area kulit yang menebal dan bersisik. Bercak ini biasanya berwarna merah, cokelat, atau ungu, tergantung pada warna kulit penderitanya.
  • Kulit Pecah-pecah (Fisura): Kulit yang menebal dan kering seringkali mengalami pecah-pecah. Pecahan ini bisa sangat dalam dan menyakitkan, terutama di area tumit atau sendi yang sering bergerak.
  • Gatal dan Perih: Iritasi kulit yang parah adalah gejala umum psoriasis. Rasa gatal yang intens bisa diikuti sensasi perih atau terbakar, yang terasa lebih nyeri saat kaki digunakan untuk berjalan.
  • Pustula: Pada jenis psoriasis pustular palmoplantar, dapat muncul lepuh kecil berisi nanah. Pustula ini berwarna kuning-putih dan dapat terasa lunak atau nyeri saat disentuh.
  • Kelainan Kuku: Psoriasis juga dapat memengaruhi kuku jari kaki. Gejala yang terlihat antara lain pitting (lubang-lubang kecil pada permukaan kuku) atau penebalan kuku yang tidak normal.

Penyebab dan Pemicu Psoriasis di Kaki

Penyebab utama psoriasis adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang mengakibatkan percepatan siklus hidup sel kulit. Alih-alih berganti dalam beberapa minggu, sel kulit bereproduksi dalam hitungan hari. Hal ini menyebabkan penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit.

Meskipun mekanisme autoimun adalah penyebab dasarnya, ada beberapa faktor yang dapat memicu atau memperburuk psoriasis di area kaki:

  • Gesekan Konstan: Kaki yang terus-menerus bergesekan dengan sepatu atau lantai dapat memicu timbulnya plak psoriasis.
  • Cedera Kulit (Efek Koebner): Trauma atau cedera ringan pada kulit, seperti lecet atau goresan, dapat memicu lesi psoriasis di area tersebut.
  • Infeksi: Beberapa jenis infeksi, terutama infeksi bakteri atau virus, dapat memicu atau memperburuk gejala psoriasis.
  • Merokok: Kebiasaan merokok telah terbukti menjadi pemicu dan memperburuk keparahan psoriasis.
  • Stres: Kondisi stres emosional atau fisik dapat memicu flare-up atau memperparah gejala psoriasis pada kulit.

Pilihan Pengobatan dan Manajemen Psoriasis di Kaki

Penanganan psoriasis di kaki memerlukan pendekatan yang komprehensif, mulai dari obat-obatan hingga perawatan rumahan. Tujuan pengobatan adalah mengurangi peradangan, menghilangkan sisik, dan mengendalikan gejala.

Beberapa pilihan pengobatan dan manajemen yang tersedia:

  • Obat Oles (Topikal):
    • Salep Kortikosteroid: Efektif mengurangi peradangan dan gatal.
    • Asam Salisilat: Membantu melunakkan dan mengangkat sisik tebal.
    • Analog Vitamin D: Memperlambat pertumbuhan sel kulit dan mengurangi peradangan.
    • Inhibitor Calcineurin: Mengurangi aktivitas sistem kekebalan di kulit.
    • Retinoid Topikal: Mengatur pertumbuhan sel kulit dan mengurangi peradangan.
  • Perawatan di Rumah:
    • Menjaga Kelembapan Kulit: Menggunakan pelembap hipoalergenik secara rutin dapat mencegah kulit kering dan pecah-pecah.
    • Merendam Kaki: Merendam kaki dengan air hangat yang ditambahkan oatmeal koloid dapat membantu menenangkan kulit gatal dan meradang.
    • Menggunakan Kaus Kaki Katun: Kaus kaki katun dapat membantu menjaga sirkulasi udara dan mengurangi gesekan pada kulit.
  • Terapi Cahaya (Fototerapi): Paparan sinar ultraviolet B (UV-B) yang terkontrol dapat membantu mengurangi peradangan dan memperlambat pertumbuhan sel kulit abnormal. Terapi ini dilakukan di bawah pengawasan medis.
  • Obat Sistemik/Biologis: Untuk kasus psoriasis di kaki yang sedang hingga berat dan tidak merespons pengobatan topikal atau fototerapi, dokter mungkin meresepkan obat minum atau suntik. Contoh obat sistemik meliputi methotrexate, sedangkan obat biologis seperti adalimumab menargetkan bagian spesifik dari sistem kekebalan tubuh.

Kapan Harus Konsultasi Dokter?

Sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit jika timbul gejala psoriasis di kaki. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi dan mengurangi dampak kondisi pada kualitas hidup. Konsultasi dokter diperlukan terutama jika bercak menyebabkan nyeri yang signifikan dan menghambat aktivitas harian. Dokter dapat memberikan diagnosis yang akurat dan merekomendasikan rencana perawatan yang paling sesuai.

Psoriasis di kaki adalah kondisi kronis yang memerlukan manajemen jangka panjang. Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, penderita dapat mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup. Untuk diagnosis dan penanganan yang akurat, pembaca dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis melalui aplikasi Halodoc. Halodoc menyediakan akses mudah ke ahli medis terpercaya untuk mendapatkan rekomendasi dan rencana perawatan yang personal.