Ad Placeholder Image

Pusar Bayi Berair: Kenapa dan Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Kenapa Pusar Bayi Berair? Ortu Wajib Tahu!

Pusar Bayi Berair: Kenapa dan Bagaimana Mengatasinya?Pusar Bayi Berair: Kenapa dan Bagaimana Mengatasinya?

DAFTAR ISI


Melihat pusar bayi berair tentu bisa memicu kekhawatiran bagi orang tua baru. Kondisi ini sering kali ditemukan pada bayi baru lahir yang tali pusatnya baru saja lepas atau sedang dalam proses penyembuhan. Secara medis, area pusar yang lembap atau mengeluarkan sedikit cairan bening atau kekuningan bisa merupakan bagian dari proses pemulihan jaringan yang normal, namun tetap memerlukan pengawasan ketat agar tidak berkembang menjadi infeksi serius.

Kondisi pusar bayi berair ini perlu segera diidentifikasi penyebabnya. Apakah cairan tersebut hanya serum normal (cairan bening), atau justru nanah yang disertai bau tidak sedap dan kemerahan di area sekitar pusar? Kebersihan area tali pusat menjadi kunci utama dalam perawatan bayi baru lahir untuk mencegah masuknya bakteri patogen ke dalam aliran darah melalui pembuluh darah yang masih terbuka di area pusar (omfalitis).

Penting bagi orang tua untuk mengetahui cara merawat area tersebut dengan benar dan menyiapkan perlengkapan medis yang sesuai di rumah. Penanganan yang tepat sejak dini dapat mencegah komplikasi yang membutuhkan penanganan medis intensif. Sebagai langkah awal, orang tua perlu menyediakan alat kesehatan dan antiseptik dasar yang aman bagi kulit bayi yang sensitif.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan untuk membantu merawat area pusar bayi? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk untuk Pusar Bayi Berair yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk yang direkomendasikan untuk menjaga kebersihan dan membantu proses pengeringan pusar bayi yang mengalami keluhan berair atau lembap. Pastikan kamu selalu mencuci tangan sebelum menyentuh area pusar si kecil.

1. Betadine Antiseptic Solution 5 ml

Betadine Antiseptic Solution mengandung bahan aktif Povidone-iodine 10%. Cairan antiseptik ini bekerja dengan cara melepaskan iodium secara perlahan untuk membunuh berbagai mikroorganisme seperti bakteri, jamur, virus, dan protozoa yang dapat menyebabkan infeksi pada area pusar bayi. Meskipun saat ini protokol medis lebih menyarankan perawatan kering, pada kasus pusar yang tampak mulai menunjukkan tanda kontaminasi atau sesuai instruksi tenaga medis, penggunaan antiseptik ini sangat efektif untuk dekontaminasi permukaan kulit.

Manfaat utamanya adalah untuk mencegah infeksi pada luka dan membantu mengeringkan luka yang masih basah. Cairan ini tidak menimbulkan rasa perih yang hebat jika dibandingkan dengan alkohol kadar tinggi pada luka terbuka.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan secukupnya pada kapas atau kasa steril.
  • Usapkan perlahan pada area sekitar pusar.
  • Gunakan 2-3 kali sehari atau saat mengganti popok jika area pusar kotor.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan berlebih pada bayi prematur atau penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter karena risiko penyerapan iodium melalui kulit.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. OneMed Alcohol Swabs 100 Lembar

OneMed Alcohol Swabs adalah tisu kapas non-woven yang telah dibasahi dengan Isopropyl Alcohol 70%. Alat kesehatan ini dirancang untuk pembersihan kulit sebelum tindakan medis atau untuk membersihkan peralatan di sekitar area luka. Alkohol bekerja sebagai desinfektan yang cepat menguap dan membunuh kuman dengan cara mendenaturasi protein seluler kuman.

Manfaatnya adalah untuk memastikan area kulit di sekitar pusar (bukan pada lubang pusar yang basah secara langsung) tetap bersih dari bakteri lingkungan. Swab ini sangat praktis karena dikemas secara individual untuk menjaga kesterilannya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Usapkan sekali pada area kulit yang ingin dibersihkan.
  • Hanya untuk penggunaan luar.

Penggunaan pada pusar bayi berair harus hati-hati; gunakan hanya di sekitar kulit luar yang utuh, karena alkohol dapat menyebabkan iritasi atau rasa perih jika terkena jaringan yang sedang meradang secara langsung. Segera konsultasi ke dokter Halodoc jika terjadi kemerahan yang meluas.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan OneMed Alcohol Swabs 100 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Perawatan Pusar Bayi
  1. Pastikan popok tidak menutupi area pusar (lipat popok ke arah bawah).
  2. Hindari penggunaan bedak atau ramuan tradisional pada pusar yang berair.
  3. Biarkan area pusar terpapar udara sebanyak mungkin agar cepat kering.

3. Kasa Steril 16 x 16 cm 10 pcs

Kasa Steril adalah perlengkapan medis esensial dalam perawatan pusar bayi berair. Terbuat dari bahan katun murni yang memiliki daya serap tinggi dan telah melalui proses sterilisasi sehingga bebas dari mikroorganisme hidup. Kasa ini berfungsi untuk menyerap cairan yang keluar dari pusar dan melindungi area tersebut dari gesekan pakaian.

Manfaatnya adalah mencegah kontaminasi silang dan menjaga agar area pusar tetap kering. Teksturnya yang lembut aman bagi kulit bayi yang rentan mengalami iritasi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan untuk mengeringkan pusar setelah mandi.
  • Bisa digunakan sebagai penutup luka sementara jika diinstruksikan dokter.
  • Ganti kasa setiap kali tampak lembap atau kotor.

Pastikan kemasan kasa dalam keadaan utuh sebelum digunakan. Jangan gunakan kasa yang kemasannya sudah terbuka atau rusak.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kasa Steril 16 x 16 cm 10 pcs di Toko Kesehatan Halodoc

4. Otsu-Saline NaCl 0.9% 500 ml

Otsu-Saline NaCl 0.9% adalah larutan garam fisiologis steril. Larutan ini bersifat isotonik, yang artinya memiliki tekanan osmotik yang sama dengan cairan tubuh manusia. NaCl 0.9% merupakan standar emas untuk membersihkan luka karena tidak merusak jaringan granulasi yang sedang tumbuh dan tidak menimbulkan rasa perih.

Manfaat utamanya adalah untuk mencuci dan membersihkan pusar bayi yang berair atau berkerak. Larutan ini membantu melunakkan kotoran atau sisa cairan yang mengering tanpa menyebabkan trauma pada kulit bayi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Tuangkan larutan pada kasa steril secukupnya.
  • Usapkan lembut pada area pusar untuk membersihkan cairan atau kotoran.
  • Gunakan setiap kali membersihkan pusar sebelum dikeringkan.

Simpan di tempat sejuk dan tutup rapat setelah digunakan. Buang larutan jika sudah terbuka lebih dari 24-48 jam (tergantung instruksi penyimpanan rumah tangga) untuk menjaga kesterilan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Otsu-Saline NaCl 0.9% 500 ml di Toko Kesehatan Halodoc

5. 3M Micropore 1 inch x 9.1 m 1 Roll

3M Micropore adalah plester kertas medis yang bersifat hipoalergenik dan bebas lateks. Plester ini dirancang khusus untuk kulit sensitif, termasuk kulit bayi baru lahir. Bahannya memungkinkan kulit tetap “bernapas” (breathable) sehingga tidak menyebabkan kulit di sekitar pusar menjadi lembap atau teriritasi.

Manfaatnya adalah untuk merekatkan kasa steril pada tempatnya tanpa menyisakan residu lem yang sulit dibersihkan atau merusak lapisan atas kulit bayi saat dilepas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Potong sesuai kebutuhan.
  • Tempelkan di atas kasa steril untuk mengunci posisinya.

Meskipun hipoalergenik, hentikan penggunaan jika timbul tanda-tanda kemerahan atau ruam pada area yang ditempel plester. Jika bingung memilih produk, kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk yang original.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan 3M Micropore 1 inch x 9.1 m 1 Roll di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Umum Pusar Bayi Berair

1. Granuloma Umbilikalis

Penyebab paling umum dari pusar bayi berair setelah tali pusat lepas adalah granuloma umbilikalis. Ini adalah jaringan kecil berwarna kemerahan yang tumbuh di dasar pusar. Jaringan ini sering mengeluarkan cairan bening atau kekuningan yang membuat area tersebut selalu tampak basah. Kondisi ini biasanya tidak sakit bagi bayi, namun memerlukan penanganan oleh medis, seperti penggunaan perak nitrat atau tindakan sederhana lainnya oleh dokter anak.

2. Omfalitis (Infeksi Tali Pusat)

Omfalitis adalah infeksi bakteri pada pangkal tali pusat. Selain pusar yang berair (biasanya cairan berupa nanah), tanda lainnya adalah kemerahan di kulit sekitar pusar, bengkak, bau menyengat, dan bayi tampak rewel atau demam. Ini merupakan kondisi darurat medis yang memerlukan antibiotik segera karena risiko sepsis.

3. Kelainan Anatomis (Urachus atau Duktus Vitellinus)

Dalam kasus yang lebih jarang, pusar berair disebabkan oleh adanya saluran yang tidak menutup sempurna saat bayi lahir. Jika cairan yang keluar menyerupai urine, ada kemungkinan sisa saluran urachus masih terbuka. Jika cairan menyerupai feses atau cairan usus, kemungkinan ada hubungannya dengan duktus vitellinus. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan penunjang seperti USG atau rontgen oleh dokter bedah anak.

Studi Mengenai Perawatan Tali Pusat

The Cochrane Database of Systematic Reviews menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa perawatan tali pusat secara kering (dry cord care) lebih disarankan untuk bayi yang lahir di fasilitas kesehatan dengan lingkungan bersih dibandingkan penggunaan antiseptik secara rutin. Namun, penggunaan antiseptik tetap menjadi rekomendasi utama pada lingkungan dengan risiko infeksi tinggi.

Studi ini menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan pengasuh dan memastikan area pusar tidak tertutup popok untuk mempercepat proses pengeringan. Cairan bening yang muncul sesekali pada pusar bayi tanpa disertai kemerahan biasanya dapat membaik hanya dengan menjaga area tersebut tetap kering dan bersih menggunakan NaCl 0.9%.

Segera hubungi tenaga medis jika pusar bayi berair disertai aroma tidak sedap atau jika area perut sekitarnya memerah dan teraba hangat. Kondisi ini bisa menjadi indikasi adanya infeksi yang memerlukan antibiotik segera.

Kamu bisa mendapatkan produk-produk perawatan bayi di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

FAQ

1. Apakah normal jika pusar bayi berair setelah tali pusat lepas?

Ya, sedikit cairan bening atau kekuningan (serum) pada 1-2 hari setelah tali pusat lepas sering kali normal sebagai bagian dari penyembuhan. Namun, pastikan tidak ada bau busuk dan kemerahan di kulit sekitarnya.

2. Bolehkah memberikan alkohol pada pusar bayi yang basah?

Penggunaan alkohol 70% secara langsung pada luka terbuka di pusar kini sudah mulai ditinggalkan karena bisa memperlambat penyembuhan dan menyebabkan iritasi. Gunakan larutan NaCl 0.9% atau air matang hangat untuk pembersihan harian.

3. Bagaimana cara membedakan granuloma dengan infeksi?

Granuloma biasanya berupa benjolan merah kecil yang hanya mengeluarkan cairan dan tidak sakit. Infeksi (omfalitis) biasanya disertai kulit sekitar yang memerah, bengkak, bayi demam, dan cairan yang keluar berbau busuk atau berupa nanah.

4. Kapan saya harus membawa bayi ke dokter jika pusarnya berair?

Bawa segera ke dokter jika keluar nanah, ada bau tidak sedap, terdapat kemerahan meluas pada perut bayi, atau bayi tampak lesu dan tidak mau menyusu.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Umbilical cord care: Do’s and don’ts for parents.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Umbilical Granuloma in Newborns.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Postnatal Care for Mothers and Newborns.
NCBI – StatPearls. Diakses pada 2026. Omphalitis.

## Punya Keluhan pada Pusar Si Kecil? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan pada buah hati, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

HILDA adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.