Ad Placeholder Image

Pusing di Bagian Mata? Nggak Usah Panik, Ini Solusinya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   26 Februari 2026

Pusing di Bagian Mata? Kenali Sebab dan Solusinya

Pusing di Bagian Mata? Nggak Usah Panik, Ini Solusinya!Pusing di Bagian Mata? Nggak Usah Panik, Ini Solusinya!

Pusing di bagian mata adalah keluhan umum yang sering membuat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Sensasi ini dapat bervariasi, mulai dari rasa berat, tegang, hingga nyeri berdenyut di sekitar atau di belakang mata. Meskipun seringkali bukan kondisi serius, pusing di area mata bisa menjadi indikasi dari berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis tertentu yang memerlukan perhatian.

Apa itu Pusing di Bagian Mata?

Pusing di bagian mata merujuk pada sensasi tidak nyaman, tekanan, atau nyeri yang terlokalisasi di area mata atau sekitarnya, seringkali disertai dengan rasa pusing atau sakit kepala. Kondisi ini dapat memengaruhi satu atau kedua mata dan bisa terjadi secara tiba-tiba atau berkembang secara bertahap. Pusing di bagian mata bukan merupakan penyakit, melainkan gejala dari masalah mendasar yang perlu diidentifikasi.

Penyebab Umum Pusing di Bagian Mata

Ada beberapa alasan mengapa seseorang bisa mengalami pusing di bagian mata. Pemahaman terhadap penyebabnya penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

Mata Lelah (Asthenopia)

Kondisi ini terjadi ketika mata bekerja terlalu keras atau terlalu lama tanpa istirahat. Aktivitas seperti menatap layar gawai, membaca, atau fokus pada suatu objek dalam waktu lama dapat menyebabkan otot mata tegang. Gejalanya meliputi mata tegang, sakit kepala, penglihatan kabur, dan rasa tidak nyaman di sekitar mata.

Sakit Kepala Tegang (Tension Headache)

Sakit kepala tegang seringkali disebabkan oleh stres, kurang tidur, atau posisi tubuh yang buruk. Ketegangan otot di dahi, leher, dan kulit kepala dapat menjalar ke area mata. Rasanya sering digambarkan seperti kepala diikat kuat atau ditekan.

Kacamata Tidak Cocok

Penggunaan kacamata dengan ukuran minus, plus, atau silinder yang tidak sesuai dapat memaksa mata bekerja ekstra keras. Hal ini bertujuan untuk mengompensasi fokus yang salah, sehingga menimbulkan ketegangan dan rasa pusing di bagian mata.

Sinusitis

Peradangan pada rongga sinus dapat menyebabkan penumpukan lendir dan tekanan di area wajah. Tekanan ini sering dirasakan di dahi, pipi, dan sekitar mata, sehingga memicu rasa nyeri dan pusing.

Migrain

Migrain adalah jenis sakit kepala berdenyut yang seringkali sangat parah. Sering disertai dengan sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia), suara (fonofobia), mual, muntah, dan nyeri di belakang salah satu atau kedua mata.

Cluster Headache

Ini adalah jenis sakit kepala yang sangat nyeri dan biasanya terpusat di sekitar satu mata. Gejala lain yang menyertai bisa berupa mata merah dan berair, hidung tersumbat, dan kelopak mata yang tampak lemas atau menurun pada sisi yang terkena.

Disfungsi Penglihatan Binokular (BVD)

Disfungsi Penglihatan Binokular (BVD) terjadi ketika kedua mata tidak sejajar sempurna. Otot-otot mata harus bekerja lebih keras untuk menyatukan gambar yang diterima oleh setiap mata, menyebabkan ketegangan berlebih dan rasa pusing di bagian mata.

Cara Mengatasi Pusing di Bagian Mata Sementara

Sebelum mencari bantuan medis, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk meredakan pusing di bagian mata:

  • Istirahat Cukup: Pastikan mendapatkan tidur yang cukup, idealnya 7-9 jam setiap malam. Istirahatkan mata secara berkala saat beraktivitas di depan layar.
  • Kompres Hangat: Letakkan kompres hangat di area mata untuk membantu meredakan ketegangan otot di sekitar mata.
  • Hidrasi: Minum air putih yang cukup, sekitar 2-3 liter per hari, untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dehidrasi dapat memicu sakit kepala dan pusing.
  • Atur Pencahayaan: Pastikan pencahayaan di ruangan cukup dan tidak terlalu terang atau terlalu gelap saat bekerja atau membaca. Hindari pantulan cahaya langsung ke mata.
  • Hindari Pemicu: Batasi konsumsi kafein, alkohol, dan rokok, yang dapat memperburuk sakit kepala. Kelola stres dengan baik melalui teknik relaksasi.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Meskipun pusing di bagian mata seringkali dapat diatasi dengan penanganan mandiri, ada situasi tertentu yang memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Segera konsultasikan dengan dokter mata atau dokter saraf jika pusing di bagian mata:

  • Terus berlanjut atau tidak membaik setelah istirahat cukup atau minum obat pereda nyeri yang dijual bebas.
  • Terasa sangat parah atau semakin memburuk seiring waktu.
  • Disertai dengan gejala lain seperti gangguan penglihatan (pandangan kabur atau ganda), kelemahan pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, atau tremor.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Pusing di bagian mata adalah gejala yang bisa menandakan berbagai kondisi, mulai dari kelelahan mata ringan hingga masalah kesehatan yang lebih serius. Penting untuk tidak mengabaikan keluhan ini, terutama jika disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.

Untuk diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, segera konsultasikan keluhan pusing di bagian mata dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah berkonsultasi dengan dokter spesialis mata atau dokter saraf secara online atau membuat janji temu di fasilitas kesehatan terdekat. Dapatkan informasi dan saran medis terpercaya langsung dari ahlinya.