Ad Placeholder Image

Pusing di Kepala Belakang: Penyebab dan Cara Mengatasi

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

Pusing di Kepala Belakang: Penyebab & Cara Mengatasi

Pusing di Kepala Belakang: Penyebab dan Cara MengatasiPusing di Kepala Belakang: Penyebab dan Cara Mengatasi

Pusing di kepala bagian belakang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini seringkali disebabkan oleh masalah otot, stres, atau postur tubuh yang buruk. Namun, penting untuk mengetahui penyebab pasti dan cara mengatasinya agar tidak berkepanjangan.

Apa Itu Pusing di Kepala Belakang?

Pusing di kepala belakang adalah sensasi sakit atau tidak nyaman yang terlokalisasi di area belakang kepala, seringkali menjalar ke leher dan bahu. Intensitasnya bisa bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, dan dapat disertai dengan gejala lain seperti tegang otot, pandangan kabur, atau mual.

Gejala Pusing di Kepala Belakang

Gejala pusing di kepala belakang dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Nyeri tumpul atau tajam di bagian belakang kepala
  • Kekakuan atau ketegangan otot leher dan bahu
  • Sensasi tekanan atau terikat di kepala
  • Pusing berputar (vertigo)
  • Pandangan kabur
  • Mual atau muntah
  • Sensitivitas terhadap cahaya atau suara

Penyebab Pusing di Kepala Belakang

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan pusing di kepala belakang, di antaranya:

Sakit Kepala Tegang (Tension Headache)

Ini adalah penyebab paling umum dari pusing di kepala belakang. Sakit kepala tegang sering dipicu oleh stres, kecemasan, kelelahan, atau postur tubuh yang buruk.

Oksipital Neuralgia

Kondisi ini terjadi ketika saraf oksipital, yang berjalan dari tulang belakang bagian atas ke kulit kepala, mengalami iritasi atau peradangan. Oksipital neuralgia dapat menyebabkan nyeri tajam, menusuk, atau seperti sengatan listrik di bagian belakang kepala dan leher.

Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan sakit kepala, termasuk pusing di bagian belakang kepala, terutama saat bangun tidur.

Masalah Leher dan Postur

Postur tubuh yang buruk, seperti terlalu lama menunduk saat menggunakan ponsel atau tidur dengan bantal yang terlalu tinggi, dapat menyebabkan ketegangan otot leher dan memicu pusing di kepala belakang.

Migrain Basilar

Jenis migrain ini dapat menyebabkan pusing yang berpusat di pangkal kepala, disertai dengan gejala lain seperti gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, dan kehilangan keseimbangan.

Cara Mengatasi Pusing di Kepala Belakang

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi pusing di kepala belakang:

  • Kompres: Gunakan kompres panas atau dingin di area leher belakang dan bahu selama 15-20 menit.
  • Pijatan: Pijat ringan area tengkuk dan bahu untuk melepaskan ketegangan otot.
  • Obat pereda nyeri: Minum paracetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan.
  • Perbaiki postur: Hindari menunduk terlalu lama dan pastikan posisi duduk tegak.
  • Manajemen stres: Lakukan teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau cukup tidur.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter jika pusing terasa sangat berat, terjadi tiba-tiba, disertai dengan gejala berikut:

  • Muntah
  • Leher kaku
  • Demam
  • Kelemahan anggota gerak
  • Gangguan penglihatan
  • Kesulitan berbicara
  • Kehilangan keseimbangan

Penting untuk mendapatkan diagnosis yang tepat agar penanganan yang diberikan sesuai dengan penyebab pusing di kepala belakang.

Pencegahan Pusing di Kepala Belakang

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko pusing di kepala belakang meliputi:

  • Menjaga postur tubuh yang baik saat duduk dan berdiri.
  • Melakukan peregangan leher dan bahu secara teratur, terutama jika bekerja di depan komputer dalam waktu lama.
  • Mengelola stres dengan teknik relaksasi.
  • Cukup tidur.
  • Menghindari posisi yang menyebabkan ketegangan pada leher dan bahu.

Jika pusing di kepala belakang sering terjadi, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang tepat. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang lebih personal.