Ad Placeholder Image

Pusing Lemas? Kenali Ciri-Ciri Punya Darah Rendah Ini!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Mei 2026

Ciri-ciri Punya Darah Rendah? Kenali Yuk Tandanya!

Pusing Lemas? Kenali Ciri-Ciri Punya Darah Rendah Ini!Pusing Lemas? Kenali Ciri-Ciri Punya Darah Rendah Ini!

Mengenali Ciri Ciri Punya Darah Rendah (Hipotensi) dan Penanganannya

Tekanan darah rendah, atau hipotensi, adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah batas normal. Kondisi ini sering kali tidak berbahaya bagi sebagian orang. Namun, jika tekanan darah terlalu rendah, otak dan organ vital lainnya bisa kekurangan pasokan darah dan oksigen. Hal ini dapat menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan memerlukan perhatian medis.

Apa Itu Darah Rendah (Hipotensi)?

Darah rendah atau hipotensi adalah kondisi medis ketika tekanan darah sistolik kurang dari 90 mmHg atau tekanan darah diastolik kurang dari 60 mmHg. Angka ini lebih rendah dari tekanan darah normal yang umumnya berkisar 120/80 mmHg. Beberapa individu mungkin memiliki tekanan darah rendah secara alami tanpa mengalami gejala.

Namun, bagi sebagian orang, penurunan tekanan darah yang signifikan dapat menyebabkan aliran darah ke otak dan organ penting lainnya menjadi tidak memadai. Kekurangan aliran darah ini berpotensi memicu berbagai tanda dan gejala yang perlu diwaspadai.

Ciri Ciri Punya Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Mengenali ciri ciri punya darah rendah sangat penting untuk penanganan yang tepat. Gejala ini umumnya muncul ketika otak tidak mendapatkan suplai darah atau oksigen yang cukup. Berikut adalah beberapa tanda dan gejala umum yang sering dialami:

  • Pusing atau kliyengan. Gejala ini sangat umum, terutama saat seseorang tiba-tiba berdiri dari posisi duduk atau berbaring.
  • Lemas dan mudah lelah. Tubuh terasa tidak bertenaga dan cepat merasa capek, bahkan setelah istirahat cukup.
  • Pandangan kabur atau berkunang-kunang. Penglihatan dapat terasa buram atau seperti melihat bintang-bintang kecil.
  • Mual. Rasa tidak nyaman pada perut yang seringkali diikuti keinginan untuk muntah.
  • Kulit pucat dan dingin. Terjadi karena pembuluh darah menyempit untuk mempertahankan tekanan darah.
  • Sering haus. Tubuh mencoba meningkatkan volume darah dengan mendorong asupan cairan.
  • Napas cepat dan dangkal. Ini adalah respons tubuh untuk mendapatkan lebih banyak oksigen ke otak.
  • Mudah pingsan. Ketika aliran darah ke otak sangat berkurang, kesadaran bisa hilang sementara.
  • Sulit konsentrasi. Fungsi kognitif dapat terganggu akibat kurangnya oksigen di otak.

Gejala-gejala ini dapat bervariasi tingkat keparahannya pada setiap orang. Mengidentifikasi ciri-ciri ini dapat membantu dalam mencari pertolongan medis lebih lanjut.

Penyebab Darah Rendah (Hipotensi)

Tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab umum meliputi dehidrasi, yang mengurangi volume darah dalam tubuh. Kehilangan darah akibat cedera atau perdarahan internal juga dapat memicu hipotensi.

Kondisi medis tertentu seperti masalah jantung, gangguan endokrin, atau infeksi berat (sepsis) bisa mempengaruhi tekanan darah. Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti diuretik, obat tekanan darah tinggi, atau antidepresan, juga dapat menjadi pemicunya.

Pengobatan dan Penanganan Darah Rendah

Pengobatan darah rendah sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika disebabkan oleh dehidrasi, peningkatan asupan cairan oral atau infus cairan intravena dapat membantu. Mengubah pola makan, seperti mengonsumsi makanan yang lebih asin dalam batas wajar, juga bisa dianjurkan.

Dokter mungkin merekomendasikan penyesuaian dosis atau penggantian obat jika obat-obatan menjadi penyebabnya. Untuk kasus yang lebih parah atau kronis, obat-obatan yang dirancang untuk meningkatkan tekanan darah dapat diresepkan.

Pencegahan Darah Rendah

Beberapa langkah pencegahan dapat membantu mengurangi risiko mengalami tekanan darah rendah. Meningkatkan asupan cairan setiap hari sangat penting, terutama air putih dan minuman elektrolit.

Hindari berdiri terlalu lama dan lakukan perubahan posisi secara perlahan, terutama dari duduk atau berbaring. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan dalam porsi kecil namun sering juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Mengenakan stoking kompresi dapat membantu meningkatkan aliran darah ke jantung.

Rekomendasi Medis Halodoc

Jika mengalami ciri ciri punya darah rendah yang mengganggu atau parah, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Melalui Halodoc, dapat dengan mudah berbicara dengan dokter umum atau spesialis untuk mendapatkan diagnosis dan rencana perawatan yang tepat. Jangan ragu mencari bantuan medis untuk menjaga kesehatan tekanan darah.