Ad Placeholder Image

Puting Tenggelam? Pahami Retraksi Puting dan Artinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Mei 2026

Retraksi Puting Waspada atau Normal? Kenali Segera

Puting Tenggelam? Pahami Retraksi Puting dan ArtinyaPuting Tenggelam? Pahami Retraksi Puting dan Artinya

Apa Itu Retraksi Puting?

Retraksi puting adalah kondisi ketika ujung puting susu tertarik ke dalam payudara, bukan menonjol keluar seperti biasanya. Kondisi ini sering juga disebut sebagai puting terbalik atau puting inversi. Retraksi puting dapat terjadi pada salah satu atau kedua payudara dan memiliki tingkat keparahan yang bervariasi.

Kondisi ini bisa bersifat bawaan sejak lahir dan umumnya tidak berbahaya (jinak). Namun, retraksi puting yang muncul tiba-tiba, terutama jika hanya terjadi pada satu sisi payudara, memerlukan perhatian medis serius. Ini karena retraksi puting yang baru muncul bisa menjadi salah satu tanda adanya masalah kesehatan yang mendasarinya.

Jenis dan Tingkat Retraksi Puting

Retraksi puting dapat diklasifikasikan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahannya. Secara umum, kondisi ini dibagi menjadi dua jenis utama: retraksi puting bawaan dan retraksi puting yang didapat.

Retraksi puting bawaan adalah kondisi sejak lahir yang biasanya tidak menimbulkan kekhawatiran medis. Sementara itu, retraksi puting yang didapat muncul kemudian dalam hidup seseorang dan harus selalu diperiksa oleh dokter.

Tingkat retraksi puting juga bisa dibagi menjadi beberapa tingkatan:

  • Tingkat 1: Puting mudah ditarik keluar dengan stimulasi dingin atau manual, lalu akan tetap menonjol.
  • Tingkat 2: Puting bisa ditarik keluar, tetapi segera kembali tertarik ke dalam.
  • Tingkat 3: Puting sangat sulit atau tidak bisa ditarik keluar sama sekali.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun retraksi puting dapat bersifat normal jika bawaan lahir, penting untuk segera mencari pemeriksaan medis jika kondisi ini terjadi secara tiba-tiba. Pemeriksaan dokter menjadi sangat krusial jika retraksi puting:

  • Baru saja terjadi atau muncul mendadak.
  • Hanya terjadi pada satu sisi payudara.
  • Disertai dengan gejala lain seperti keluarnya cairan dari puting.
  • Terasa ada benjolan di payudara atau ketiak.
  • Menyebabkan nyeri, kemerahan, atau perubahan kulit di sekitar payudara.

Gejala-gejala tersebut bisa menjadi indikasi adanya masalah yang lebih serius, termasuk kemungkinan kanker payudara. Deteksi dini adalah kunci untuk penanganan yang efektif.

Penyebab Retraksi Puting

Penyebab retraksi puting bervariasi, mulai dari kondisi jinak hingga indikasi penyakit serius. Berikut adalah beberapa penyebab umum:

  • Kelainan Bawaan (Kongenital): Ini adalah penyebab paling umum untuk retraksi puting yang jinak. Biasanya disebabkan oleh saluran susu yang terlalu pendek atau jaringan ikat yang menarik puting ke dalam.
  • Jaringan Parut: Bekas luka atau jaringan parut akibat operasi, cedera, atau infeksi sebelumnya dapat menarik puting ke dalam.
  • Peradangan (Mastitis): Infeksi atau peradangan pada payudara dapat menyebabkan pembengkakan dan tarikan pada puting. Ini sering terjadi pada wanita menyusui.
  • Ektasia Duktus Mamari: Kondisi di mana saluran susu melebar dan dindingnya menebal, seringkali disertai peradangan, yang dapat menarik puting ke dalam.
  • Tumor atau Kanker Payudara: Ini adalah penyebab yang paling serius. Tumor di dalam payudara dapat menarik jaringan di sekitarnya, termasuk puting, ke dalam. Ini seringkali disertai dengan gejala lain seperti benjolan, perubahan kulit, atau cairan puting.

Memahami penyebabnya membantu dalam menentukan langkah diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Diagnosis Retraksi Puting

Untuk mendiagnosis penyebab retraksi puting, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik payudara. Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan secara detail, termasuk kapan retraksi puting mulai terjadi dan gejala lain yang dialami.

Beberapa pemeriksaan penunjang mungkin akan direkomendasikan, seperti:

  • Mammografi: Pemeriksaan sinar-X khusus untuk payudara.
  • USG Payudara: Menggunakan gelombang suara untuk melihat struktur di dalam payudara.
  • MRI Payudara: Pencitraan resonansi magnetik untuk gambaran lebih detail.
  • Biopsi: Pengambilan sampel jaringan dari area yang mencurigakan untuk diperiksa di laboratorium.

Pemeriksaan ini membantu dokter membedakan antara penyebab jinak dan kondisi yang lebih serius.

Pilihan Penanganan Retraksi Puting

Penanganan retraksi puting sangat bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika penyebabnya jinak dan tidak menimbulkan gejala, mungkin tidak diperlukan intervensi khusus.

Beberapa pilihan penanganan meliputi:

  • Teknik Manual: Untuk retraksi puting derajat ringan, manuver Hoffman dapat dicoba. Ini melibatkan menempatkan ibu jari di kedua sisi puting dan secara perlahan menarik jaringan menjauh dari puting ke arah luar.
  • Alat Khusus: Beberapa alat vakum atau cangkir khusus dapat digunakan untuk menarik puting keluar secara bertahap.
  • Obat-obatan: Jika retraksi puting disebabkan oleh infeksi atau peradangan, dokter akan meresepkan antibiotik atau obat antiinflamasi.
  • Operasi: Untuk kasus yang parah, atau jika retraksi puting disebabkan oleh tumor, operasi mungkin diperlukan. Operasi bertujuan untuk membebaskan jaringan ikat yang menahan puting atau mengangkat tumor.

Setiap pilihan penanganan harus didiskusikan secara mendalam dengan dokter untuk mendapatkan hasil terbaik.

Pencegahan Retraksi Puting

Retraksi puting bawaan tidak dapat dicegah. Namun, untuk retraksi puting yang muncul di kemudian hari, langkah pencegahan terbaik adalah deteksi dini.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI): Lakukan secara rutin setiap bulan untuk mengenali perubahan pada payudara, termasuk bentuk dan posisi puting.
  • Pemeriksaan Klinis Payudara (SADANIS): Dapatkan pemeriksaan oleh tenaga medis setidaknya setahun sekali.
  • Mammografi Rutin: Bagi wanita berusia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat keluarga kanker payudara, mammografi rutin sangat dianjurkan sesuai rekomendasi dokter.

Mengenali perubahan pada payudara sejak dini meningkatkan peluang keberhasilan penanganan jika ada masalah.

Kesimpulan

Retraksi puting adalah kondisi di mana puting tertarik ke dalam. Meskipun bisa normal jika bawaan sejak lahir, retraksi puting yang muncul tiba-tiba, terutama di satu sisi dan disertai gejala lain seperti cairan atau benjolan, memerlukan pemeriksaan medis segera. Ini penting untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi serius seperti kanker payudara.

Jika mengalami retraksi puting yang baru muncul atau memiliki kekhawatiran lainnya mengenai kesehatan payudara, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Melalui aplikasi Halodoc, dapat dengan mudah terhubung dengan dokter spesialis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.