Ad Placeholder Image

Rahang Bawah Maju: Apa dan Solusinya?

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   08 Juni 2026

Rahang bawah maju (underbite) dapat memengaruhi fungsi mengunyah, bicara, hingga penampilan.

Rahang Bawah Maju: Apa dan Solusinya?Rahang Bawah Maju: Apa dan Solusinya?

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu memperhatikan posisi gigi saat sedang mengatupkan mulut? Idealnya, gigi atas seharusnya berada sedikit di depan gigi bawah. Namun, pada beberapa orang, kondisi yang terjadi justru sebaliknya, yakni gigi bawah yang berada lebih maju dibandingkan gigi atas. Kondisi medis ini dikenal dengan istilah underbite atau maloklusi kelas III.

Underbite bukan sekadar masalah estetika atau penampilan semata. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang lebih serius, mulai dari kesulitan mengunyah makanan, gangguan bicara, hingga nyeri sendi rahang yang kronis. Memahami penyebab dan solusi yang tepat adalah langkah awal yang penting untuk meningkatkan kualitas hidup kamu.

Kondisi rahang bawah yang maju bisa dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Pada anak-anak, deteksi dini sangat krusial karena tulang rahang masih dalam masa pertumbuhan, sehingga intervensi non-bedah sering kali lebih efektif. Sementara pada orang dewasa, pilihannya mungkin lebih kompleks namun tetap bisa diatasi dengan teknologi medis terkini.

Nah, jika kamu atau anggota keluargamu mengalami kondisi ini, penting untuk mengetahui langkah medis apa yang bisa diambil. Penanganan yang tepat tidak hanya akan memperbaiki senyuman, tetapi juga fungsi mulut secara keseluruhan. Mari kita bahas lebih mendalam mengenai fenomena medis ini.

Apa Itu Underbite?

Underbite adalah kondisi maloklusi gigi di mana barisan gigi bawah menonjol melampaui barisan gigi atas. Dalam terminologi kedokteran gigi, ini disebut sebagai maloklusi kelas III. Tingkat keparahannya bisa bervariasi, mulai dari yang sangat ringan di mana gigi atas dan bawah hampir bertemu (edge-to-edge), hingga yang sangat parah di mana rahang bawah terlihat sangat maju ke depan dan menciptakan celah lebar.

Secara anatomi, hal ini terjadi karena adanya ketidaksesuaian antara ukuran rahang atas dan bawah, atau posisi gigi yang tumbuh tidak pada tempatnya. Rahang bawah yang terlalu besar (prognatisme mandibula) atau rahang atas yang terlalu kecil (hipoplasia maksila) adalah dua skenario utama yang sering ditemukan oleh dokter gigi spesialis ortodonti.

Gejala yang Sering Muncul

Selain perubahan visual pada profil wajah, underbite sering kali disertai dengan gejala fisik lainnya. Kamu mungkin merasakan ketidaknyamanan saat melakukan aktivitas sehari-hari menggunakan mulut. Berikut adalah beberapa gejala yang umum dilaporkan:

  • Kesulitan saat menggigit atau mengunyah makanan tertentu.
  • Gangguan artikulasi saat berbicara, seperti cadel atau kesulitan mengucapkan huruf tertentu.
  • Nyeri pada wajah atau sendi rahang (TMJ/Temporomandibular Joint).
  • Kecenderungan untuk bernapas melalui mulut.
  • Sleep apnea atau mendengkur saat tidur.
  • Kerusakan gigi yang lebih cepat karena tekanan yang tidak merata saat mengunyah.

Penyebab Rahang Bawah Maju

Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami underbite. Faktor yang paling dominan adalah genetika. Jika orang tua atau saudara kandung memiliki struktur rahang yang serupa, kemungkinan besar kondisi ini diturunkan secara turun-temurun. Gen menentukan bentuk dan ukuran tulang rahang serta posisi gigi sejak lahir.

Selain faktor keturunan, kebiasaan buruk di masa kecil juga memegang peranan penting. Kebiasaan mengisap jempol dalam waktu lama, penggunaan empeng (pacifier) di atas usia 3 tahun, atau kebiasaan mendorong lidah ke depan gigi bawah dapat memengaruhi arah pertumbuhan tulang rahang anak. Selain itu, cedera parah pada rahang yang tidak ditangani dengan benar juga bisa menyebabkan malposisi permanen pada tulang rahang.

Dampak Psikologis Underbite
  1. Penurunan rasa percaya diri akibat bentuk wajah yang kurang simetris.
  2. Kecemasan saat harus berbicara di depan umum.
  3. Potensi menjadi korban perundungan (bullying) pada usia sekolah.

Pilihan Pengobatan Medis

Mengatasi underbite memerlukan pendekatan yang disesuaikan dengan usia pasien dan tingkat keparahan kasus. Berikut adalah beberapa metode yang umum digunakan oleh para ahli:

1. Penggunaan Kawat Gigi (Braces)

Ini adalah solusi paling umum untuk kasus underbite yang disebabkan oleh posisi gigi (bukan tulang rahang). Kawat gigi bekerja dengan memberikan tekanan konstan secara perlahan untuk menggeser gigi ke posisi yang benar. Saat ini, tersedia pilihan kawat gigi konvensional maupun aligner transparan yang lebih estetis.

2. Peralatan Ortopedi (Gigi Lepasan)

Pada anak-anak, dokter mungkin menggunakan upper jaw expander untuk melebarkan rahang atas sehingga gigi atas bisa melampaui gigi bawah. Selain itu, ada alat yang disebut reverse-pull face mask yang dikenakan di wajah untuk membantu menarik rahang atas ke posisi yang seharusnya selama masa pertumbuhan.

3. Operasi Rahang (Bedah Ortognatik)

Untuk kasus skeletal yang parah pada orang dewasa di mana tulang rahang sudah berhenti tumbuh, operasi rahang sering kali menjadi satu-satunya solusi. Dokter bedah mulut akan memotong, menggeser, dan memosisikan ulang tulang rahang untuk mencapai keseimbangan fungsional dan estetika.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu merasa struktur wajah mulai berubah atau sering mengalami nyeri rahang, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Deteksi dini dapat mencegah prosedur bedah yang kompleks di masa depan. Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Selain konsultasi, menjaga kebersihan mulut selama perawatan sangat penting. Apabila kamu membutuhkan perlengkapan kebersihan mulut seperti sikat gigi khusus ortodonti atau antiseptik, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Studi Mengenai Keberhasilan Perawatan Underbite

The Journal of Evidence-Based Dental Practice menerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa intervensi dini pada masa gigi bercampur (usia 7-10 tahun) secara signifikan mengurangi kebutuhan akan operasi rahang di masa dewasa. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan alat ekspansi rahang memiliki tingkat keberhasilan hingga 80% dalam memperbaiki maloklusi kelas III ringan.

Studi ini juga menekankan pentingnya kepatuhan pasien dalam menggunakan alat ortopedi. Keberhasilan fungsional yang dicapai tidak hanya memperbaiki profil wajah, tetapi juga meningkatkan kapasitas pernapasan dan kualitas tidur pasien secara keseluruhan.

Sebagai kesimpulan, underbite adalah kondisi medis yang memerlukan perhatian khusus namun sangat mungkin untuk diperbaiki. Jangan membiarkan masalah rahang mengganggu kesehatan dan kenyamanan kamu dalam jangka panjang.

Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan pendukung di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Punya Masalah Gigi dan Rahang yang Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan tentang posisi gigi atau nyeri rahang, tapi bingung harus mulai berkonsultasi ke mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Malocclusion (misaligned teeth).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Underbite: Causes, Symptoms & Treatment.
American Association of Orthodontists. Diakses pada 2026. Correcting an Underbite.
Healthline. Diakses pada 2026. Everything You Need to Know About Underbites.

FAQ

1. Apakah underbite bisa sembuh sendiri seiring bertambahnya usia?

Tidak, underbite adalah masalah struktur tulang atau posisi gigi yang tidak akan membaik dengan sendirinya tanpa intervensi medis. Justru, kondisi ini bisa memburuk saat rahang terus tumbuh.

2. Apakah orang dewasa masih bisa memperbaiki rahang bawah maju?

Tentu saja bisa. Meskipun tulang sudah berhenti tumbuh, orang dewasa dapat menggunakan kombinasi kawat gigi dan operasi rahang untuk memperbaiki fungsi dan penampilan wajah.

3. Berapa lama perawatan kawat gigi untuk underbite?

Durasi perawatan sangat bergantung pada tingkat keparahan. Rata-rata berkisar antara 18 hingga 36 bulan untuk mendapatkan hasil yang optimal dan stabil.

4. Apakah underbite menyebabkan sakit kepala?

Ya, underbite dapat menyebabkan ketegangan pada otot wajah dan sendi rahang (TMJ), yang pada gilirannya sering kali memicu sakit kepala tegang atau migrain kronis.