Ad Placeholder Image

Redakan Asam Lambung Naik Usai Makan Durian, Langsung!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Setelah Makan Durian Cepat

Redakan Asam Lambung Naik Usai Makan Durian, Langsung!Redakan Asam Lambung Naik Usai Makan Durian, Langsung!

DAFTAR ISI


Durian, yang sering dijuluki sebagai “Raja Buah”, memang menjadi primadona di Indonesia. Aromanya yang khas, tekstur daging buahnya yang lembut, serta rasanya yang manis legit membuat banyak orang sulit untuk berhenti menyantapnya. Namun, di balik kelezatannya yang menggugah selera, konsumsi durian dalam jumlah yang berlebihan sering kali membawa efek samping yang kurang nyaman bagi sistem pencernaan, salah satunya adalah perut kembung dan terasa begah.

Kondisi perut kembung setelah makan durian bukanlah tanpa alasan medis. Buah durian mengandung kadar karbohidrat kompleks, serat, dan gula alami yang cukup tinggi. Selain itu, durian sangat kaya akan senyawa sulfur atau belerang. Ketika masuk ke dalam saluran pencernaan, kandungan karbohidrat dan gula yang tinggi ini akan difermentasi oleh bakteri alami di dalam usus. Proses fermentasi inilah yang kemudian menghasilkan produksi gas berlebih di dalam saluran cerna. Ditambah dengan sifat senyawa sulfur yang memperlambat laju pengosongan lambung, gas menjadi terperangkap dan menyebabkan sensasi penuh, kembung, hingga terkadang memicu naiknya asam lambung.

Bagi sebagian orang, keluhan ini mungkin hanya berlangsung sebentar dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun, bagi mereka yang memiliki riwayat masalah lambung seperti dispepsia atau GERD, efek kembung setelah makan durian bisa sangat menyiksa dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Perut akan terasa kencang, sering bersendawa, hingga muncul rasa mual yang tidak tertahankan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui cara mengatasi perut kembung setelah makan durian secara tepat agar kenyamanan pencernaan bisa segera kembali.

Jika kamu sudah terlanjur mengalami kondisi ini, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi obat-obatan over-the-counter (OTC) yang diformulasikan khusus untuk meredakan gas dan asam lambung. Berbagai jenis antasida, simethicone, hingga obat herbal berbahan dasar jahe bisa menjadi solusi pertolongan pertama yang efektif. Nah, mau tahu apa saja pilihan produk yang aman dan ampuh untuk meredakan keluhanmu? Berikut ulasan lengkapnya!

Rekomendasi Obat Perut Kembung yang Ampuh

Untuk membantu mengeluarkan gas yang terperangkap dan menetralkan ketidaknyamanan pada lambung akibat konsumsi durian, ada beberapa pilihan obat dan produk kesehatan bebas yang bisa kamu andalkan. Berikut adalah daftar rekomendasinya:

1. Promag 10 Tablet

Promag Tablet adalah salah satu obat maag dan perut kembung yang sangat populer di Indonesia. Obat ini mengandung kombinasi bahan aktif Hydrotalcite 200 mg, Magnesium Milk 150 mg, dan Simethicone 50 mg. Cara kerja utama dari obat ini terletak pada sinergi ketiga bahan tersebut. Hydrotalcite dan Magnesium bertindak sebagai antasida yang menetralkan kadar asam lambung secara cepat, sedangkan Simethicone bekerja menurunkan tegangan permukaan gelembung gas di dalam lambung dan usus. Dengan begitu, gelembung gas menjadi lebih mudah pecah dan dikeluarkan dari tubuh melalui sendawa atau buang angin (flatus).

Manfaat spesifik dari Promag adalah meredakan gejala dispepsia seperti perut kembung, begah, mual, dan rasa panas di ulu hati yang sering kali muncul seketika setelah mengonsumsi makanan pemicu gas seperti durian.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-2 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 0.5-1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Cara konsumsi yang tepat adalah dengan mengunyah tablet terlebih dahulu sebelum ditelan, dan sebaiknya dikonsumsi 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan, atau saat gejala timbul.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Promag 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Mylanta Cair 50 ml

Bagi kamu yang lebih menyukai obat dalam sediaan cair karena efeknya yang dirasa lebih cepat melapisi dinding lambung, Mylanta Cair bisa menjadi pilihan yang tepat. Mylanta Cair mengandung Magnesium Hidroksida 200 mg, Aluminium Hidroksida 200 mg, dan Simethicone 20 mg per 5 ml suspensinya. Format cair ini memungkinkan obat untuk terdistribusi secara lebih merata di seluruh mukosa lambung, memberikan efek perlindungan yang lebih responsif terhadap asam lambung yang naik akibat fermentasi buah durian.

Obat ini sangat bermanfaat untuk mengurangi rasa begah, nyeri lambung, dan kembung berlebih. Kehadiran Aluminium Hidroksida membantu menahan laju pengosongan usus yang terlalu cepat, menyeimbangkan efek Magnesium yang kadang bisa memicu tinja menjadi lebih lunak.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml), diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 0.5-1 sendok takar (2.5-5 ml), diminum 3-4 kali sehari.
  • Kocok botol terlebih dahulu sebelum diminum. Sebaiknya diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan menjelang tidur malam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Mylanta Cair 50 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Kembung Saat Makan Durian
  1. Porsi Berlebihan: Mengonsumsi lebih dari 3-4 biji durian dalam satu waktu akan membebani kinerja enzim pencernaan.
  2. Kandungan Gula Fermentasi: Durian tinggi akan fruktosa dan karbohidrat yang difermentasi oleh bakteri usus, menghasilkan gas metana dan hidrogen.
  3. Kandungan Sulfur: Senyawa belerang dalam durian dapat menghambat kinerja enzim pemecah alkohol dan memperlambat motilitas usus, membuat gas terperangkap lebih lama.

3. Polysilane Suspensi 100 ml

Polysilane Suspensi merupakan produk antasida cair lainnya yang sangat direkomendasikan untuk menuntaskan masalah kembung dan begah. Komposisi aktif di dalamnya terdiri dari Aluminium Hidroksida 200 mg, Magnesium Hidroksida 200 mg, dan Dimethicone (Simethicone) 80 mg dalam tiap 5 ml. Dosis agen anti-busa (Simethicone) yang cukup tinggi pada Polysilane membuatnya sangat efektif dalam memecah akumulasi gas berlebih yang terjebak di saluran cerna bagian atas dan bawah.

Manfaat utama dari produk ini adalah menghilangkan rasa penuh pada perut yang sering digambarkan seperti “perut berbunyi” atau “perut kencang bak balon” setelah menyantap makanan yang memicu produksi gas tinggi seperti durian, kol, atau minuman bersoda.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak >12 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 ml), 3-4 kali sehari.
  • Anak-anak 6-12 tahun: 0.5-1 sendok takar (2.5-5 ml), 3-4 kali sehari.
  • Obat ini harus dikocok terlebih dahulu agar suspensinya homogen. Minum saat perut kosong atau saat gejala terasa paling mengganggu.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Polysilane Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Tolak Angin Cair 15 ml 5 Saset

Jika kamu lebih condong pada pendekatan herbal, Tolak Angin Cair adalah salah satu produk tradisional terstandar yang paling ampuh untuk mengatasi kembung. Produk ini mengandung ekstrak bahan alami berkualitas seperti daun mint (Menthae arvensis), jahe (Zingiberis rhizoma), daun cengkeh, adas, dan madu. Jahe dan daun mint bekerja sebagai agen karminatif alami, yakni senyawa yang merelaksasi otot-otot polos pada dinding usus dan lambung, sehingga gas yang terjebak dapat mengalir dan dikeluarkan secara alami tanpa menimbulkan rasa mulas yang berlebihan.

Tolak Angin Cair bermanfaat untuk menghangatkan tubuh, menenangkan lambung yang iritasi, serta mengatasi gejala masuk angin seperti perut kembung, mual, pusing, dan meriang yang terkadang menyertai setelah makan makanan “panas” seperti durian.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 saset, dapat diminum langsung atau dicampurkan ke dalam setengah gelas air hangat. Bisa diminum 1-3 saset per hari sesudah makan, tergantung tingkat keparahan kembung.
  • Anak-anak: Disarankan menggunakan varian Tolak Angin Anak untuk dosis yang lebih tepat.

Obat ini termasuk golongan obat herbal berstandar/obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tolak Angin Cair 15 ml 5 Saset di Toko Kesehatan Halodoc

5. Promag Herbal Gazero 10 ml 6 Sachet

Promag Herbal Gazero adalah inovasi herbal dari Promag yang secara spesifik diformulasikan untuk masalah perut kembung, begah, dan masuk angin. Mengandung berbagai ekstrak tanaman herbal yang terbukti secara empiris berkhasiat untuk sistem pencernaan, seperti jahe merah, peppermint, adas, akar manis (licorice), nanas, dan madu. Kandungan enzim bromelain alami dari ekstrak nanas membantu mempercepat pemecahan protein dan serat, sementara jahe merah memberikan sensasi hangat ekstra kuat yang secara efektif meredakan kejang pada lambung.

Manfaat utamanya adalah membuang kelebihan gas dari lambung (gas-zero), mencegah mual, serta membuat area perut dan ulu hati terasa jauh lebih nyaman setelah dipaksa bekerja keras mencerna buah berkalori tinggi seperti durian.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 sachet, diminum 3 kali sehari sesudah makan.
  • Bisa diminum langsung dari sachetnya atau diseduh dengan sedikit air hangat. Jangan dikonsumsi melebihi dosis harian yang dianjurkan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas (jamu/herbal). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Promag Herbal Gazero 10 ml 6 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Mengatasi Perut Kembung Setelah Makan Durian

1. Memperbanyak Minum Air Hangat

Air hangat adalah solusi termudah dan tercepat untuk membantu sistem pencernaan. Air bersuhu hangat dapat membantu melebarkan pembuluh darah di sekitar lambung dan usus, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Hal ini mempercepat proses pencernaan makanan padat dan kental seperti durian, serta membantu melarutkan gas berlebih. Sangat disarankan untuk menghindari air es atau minuman dingin setelah makan durian karena suhu dingin dapat membuat otot saluran cerna berkontraksi atau menegang, yang justru akan memperparah penumpukan gas.

2. Jalan Kaki Ringan (Aktivitas Fisik)

Ketika perut terasa begah dan kembung, insting pertama mungkin adalah rebahan atau tiduran. Sayangnya, posisi berbaring justru akan membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan (refluks) dan membuat gas terjebak di tengah usus. Cobalah untuk melakukan jalan kaki santai selama 15-20 menit. Gerakan fisik yang ringan akan menstimulasi gerak peristaltik usus, yaitu kontraksi otot seperti gelombang yang mendorong makanan dan gas ke arah pembuangan akhir. Aktivitas ini mempercepat keluarnya gas melalui sendawa maupun buang angin secara alami.

3. Mengonsumsi Rebusan Jahe atau Teh Chamomile

Selain mengandalkan obat sirup, membuat rebusan herbal sendiri di rumah sangatlah efektif. Senyawa gingerol pada jahe dan antioksidan pada bunga chamomile bekerja melemaskan otot-otot di sepanjang saluran pencernaan bagian bawah. Seduhlah beberapa irisan jahe segar atau kantong teh chamomile dengan air panas. Minum perlahan dalam kondisi hangat untuk mendapatkan efek karminatif yang optimal. Cara ini sangat aman dan minim efek samping, bahkan bisa memberikan efek relaksasi tambahan bagi tubuh.

Studi Mengenai Keterkaitan Durian dan Saluran Cerna

National Center for Biotechnology Information (NCBI) dalam jurnal ilmiahnya menerbitkan studi terkait karakteristik kimia buah durian yang menjelaskan bahwa durian mengandung senyawa volatil sulfur yang sangat tinggi (seperti dialkyl disulfides). Senyawa belerang inilah yang menjadi sumber aroma tajam durian sekaligus menjadi salah satu alasan mengapa durian sulit dicerna oleh tubuh.

Studi lebih lanjut pada fisiologi pencernaan menunjukkan bahwa makanan yang tinggi karbohidrat rantai pendek (mirip dengan diet tinggi FODMAPs) akan menarik banyak air ke dalam usus dan cepat terfermentasi oleh mikroflora usus. Kombinasi gula yang terfermentasi menghasilkan hidrogen dan metana, ditambah dengan senyawa sulfur dari durian, menjadi formula yang sangat kuat dalam memicu pembengkakan volume gas (kembung) di dalam saluran pencernaan manusia.

Apabila gejala kembung, begah, hingga nyeri perut bagian atas tidak kunjung membaik setelah berhari-hari, atau disertai dengan muntah hebat dan kesulitan bernapas, sangat disarankan untuk segera melakukan konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam guna memastikan tidak adanya komplikasi seperti peradangan lambung akut.

Sementara itu, jika kamu membutuhkan pertolongan cepat, kamu bisa beli obat online di Halodoc. Produk 100% asli, aman, dan akan langsung diantar ke depan pintu rumahmu tanpa perlu repot keluar rumah saat perut sedang tidak nyaman.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
NCBI. Diakses pada 2024. Volatile compounds and sulfur content in Durio zibethinus.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Gas and Gas Pain: Causes, Symptoms & Treatment.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Belching, gas and bloating: Tips for reducing them.
WHO. Diakses pada 2024. Traditional, Complementary and Integrative Medicine.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pedoman Gizi Seimbang dan Kesehatan Saluran Cerna.

FAQ

1. Apakah boleh langsung minum air es setelah makan durian?

Sangat tidak disarankan. Minum air es atau air dingin setelah makan durian justru akan menyebabkan pembuluh darah di lambung menyempit dan otot pencernaan menjadi kaku. Hal ini menghambat proses pemecahan makanan dan membuat gas semakin sulit keluar, sehingga kembung bisa semakin parah.

2. Benarkah minum air dari kulit durian bisa mencegah kembung?

Menurut kepercayaan tradisional, menuangkan air putih sedikit ke cekungan kulit durian bagian dalam dan meminumnya dipercaya dapat menetralkan suhu tubuh. Meski belum ada bukti medis kuat terkait hal ini secara spesifik, kulit bagian dalam durian mengandung senyawa pektin dan antiseptik ringan yang mungkin memberikan sedikit efek nyaman pada mulut dan tenggorokan.

3. Berapa lama perut kembung akibat durian akan hilang?

Pada kasus yang ringan, perut kembung biasanya akan mereda dalam kurun waktu 2 hingga 4 jam setelah mengonsumsi obat antasida atau simethicone, serta dibantu dengan aktivitas bergerak. Namun, jika pencernaan sedang sangat sensitif, kembung bisa bertahan hingga 12 jam.

4. Kapan harus waspada terhadap sakit perut setelah makan durian?

Kamu harus waspada jika perut kembung disertai dengan rasa perih yang melilit di ulu hati, sesak napas, dada berdebar keras, keringat dingin, atau muntah terus-menerus. Gejala-gejala tersebut bisa menandakan iritasi lambung akut (gastritis) atau masalah kesehatan lain yang membutuhkan penanganan medis segera.

Konsultasi dengan Dokter Umum via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang