Ad Placeholder Image

Redakan Kulit Ngelupas Akibat Las Listrik, Ini Caranya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Mei 2026

Cara Atasi Kulit Mengelupas Akibat Las Listrik: Mudah Kok!

Redakan Kulit Ngelupas Akibat Las Listrik, Ini CaranyaRedakan Kulit Ngelupas Akibat Las Listrik, Ini Caranya

Ringkasan: Cara Mengatasi Kulit Mengelupas Akibat Las Listrik

Kulit mengelupas akibat las listrik mirip dengan sunburn parah. Penanganan awal meliputi kompres dingin atau mandi air dingin untuk meredakan nyeri dan panas. Oleskan pelembap lembut seperti petroleum jelly atau salep lidah buaya untuk menjaga hidrasi kulit. Penting untuk minum banyak air putih, menghindari paparan sinar matahari langsung, dan menggunakan produk perawatan kulit bebas alkohol atau pewangi. Pencegahan dengan alat pelindung diri (APD) lengkap saat mengelas sangat krusial.

Apa itu Kulit Mengelupas Akibat Las Listrik?

Kulit mengelupas akibat las listrik adalah kondisi iritasi kulit yang terjadi setelah terpapar radiasi ultraviolet (UV) dan inframerah dari busur las. Paparan ini menyebabkan luka bakar pada kulit yang mirip dengan sengatan matahari (sunburn) parah. Kerusakan sel kulit akibat radiasi menyebabkan kulit menjadi merah, nyeri, dan kemudian mengelupas.

Kondisi ini sering disebut sebagai “flash burn” atau “arc eye” jika mengenai mata, tetapi pada kulit, efeknya berujung pada pengelupasan. Reaksi kulit dapat bervariasi tergantung pada durasi dan intensitas paparan radiasi, serta sensitivitas kulit individu.

Penyebab Kulit Mengelupas Setelah Mengelas

Penyebab utama kulit mengelupas setelah mengelas adalah paparan radiasi berbahaya dari busur listrik. Proses pengelasan menghasilkan radiasi ultraviolet (UVR), inframerah (IRR), dan cahaya tampak yang intens.

Radiasi UV, khususnya UVB dan UVC, adalah penyebab utama kerusakan kulit. Sinar UV ini merusak DNA sel-sel kulit, memicu respons peradangan, dan pada akhirnya menyebabkan kematian sel. Kulit yang rusak kemudian mengelupas untuk digantikan oleh sel-sel baru.

Gejala Kulit Terbakar Las yang Perlu Diwaspadai

Gejala kulit terbakar akibat las listrik biasanya muncul beberapa jam setelah paparan. Tingkat keparahan gejala bergantung pada durasi dan intensitas paparan radiasi.

Berikut adalah beberapa gejala umum yang dapat terjadi:

  • Kulit memerah dan terasa panas.
  • Nyeri atau rasa perih pada area yang terpapar.
  • Pembengkakan ringan.
  • Munculnya lepuhan kecil atau besar pada kulit.
  • Setelah beberapa hari, kulit mulai mengering dan mengelupas.
  • Rasa gatal saat kulit mulai pulih dan mengelupas.

Pada kasus yang parah, dapat terjadi nyeri hebat dan rasa terbakar yang signifikan.

Cara Mengatasi Kulit Mengelupas Akibat Las Listrik

Penanganan yang tepat sangat penting untuk meredakan gejala dan mempercepat pemulihan kulit yang mengelupas akibat las listrik. Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengurangi peradangan, menjaga kelembapan, dan melindungi kulit dari kerusakan lebih lanjut.

  • Kompres Dingin atau Mandi Air Dingin

    Segera kompres area kulit yang terkena dengan air dingin atau mandi air dingin. Ini membantu meredakan rasa panas, nyeri, dan mengurangi peradangan pada kulit.

  • Gunakan Pelembap Lembut

    Oleskan pelembap yang lembut secara teratur pada kulit yang mengelupas. Produk seperti petroleum jelly, salep lidah buaya murni, atau losion bebas pewangi dan alkohol dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Pelembap ini juga mendukung proses regenerasi sel kulit baru.

  • Hidrasi yang Cukup

    Minum banyak air putih sangat penting untuk menjaga hidrasi tubuh secara keseluruhan. Hidrasi internal mendukung proses penyembuhan kulit dari dalam.

  • Hindari Sinar Matahari Langsung

    Lindungi kulit yang sedang dalam proses penyembuhan dari paparan sinar matahari langsung. Sinar UV tambahan dapat memperburuk kondisi kulit dan menghambat pemulihan. Gunakan pakaian pelindung jika harus berada di luar ruangan.

  • Pilih Produk Perawatan Kulit yang Lembut

    Gunakan sabun dan produk perawatan kulit yang lembut, bebas alkohol, dan bebas pewangi. Produk dengan bahan kimia keras dapat mengiritasi kulit yang sensitif dan memperlambat penyembuhan.

Pencegahan Kulit Terbakar Saat Mengelas

Pencegahan adalah kunci untuk menghindari kulit mengelupas akibat las listrik. Penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat sangat esensial bagi setiap individu yang bekerja dengan pengelasan.

Beberapa langkah pencegahan meliputi:

  • Gunakan Helm Las

    Selalu gunakan helm las dengan filter UV yang sesuai untuk melindungi wajah dan mata dari radiasi busur. Pastikan helm dalam kondisi baik dan menutupi seluruh area wajah.

  • Pakaian Pelindung Lengkap

    Kenakan pakaian pelindung lengan panjang dan celana panjang dari bahan tebal, seperti kulit atau katun tahan api. Pakaian ini harus menutupi seluruh kulit yang mungkin terpapar.

  • Sarung Tangan Las

    Gunakan sarung tangan las khusus untuk melindungi tangan dari percikan api dan radiasi.

  • Krem Tabir Surya

    Untuk area kulit yang mungkin tidak tertutup sempurna oleh APD, seperti leher atau telinga, oleskan krem tabir surya dengan SPF tinggi sebelum memulai pekerjaan.

Kapan Harus ke Dokter untuk Kulit Terbakar Las?

Meskipun sebagian besar kasus kulit mengelupas akibat las listrik dapat ditangani di rumah, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis. Segera cari pertolongan dokter jika terjadi hal-hal berikut:

  • Area yang terbakar sangat luas atau menutupi bagian tubuh yang signifikan.
  • Munculnya lepuhan besar yang pecah atau menunjukkan tanda-tanda infeksi seperti nanah, kemerahan yang meningkat, atau demam.
  • Nyeri yang sangat parah dan tidak mereda dengan obat pereda nyeri bebas.
  • Kulit tidak menunjukkan perbaikan setelah beberapa hari atau kondisinya memburuk.
  • Terdapat gejala lain yang mengkhawatirkan, seperti pusing atau mual.

Kesimpulan

Kulit mengelupas akibat las listrik adalah kondisi yang dapat dicegah dan diobati. Penanganan dini dengan kompres dingin, pelembap, hidrasi cukup, dan perlindungan dari matahari sangat membantu. Selalu prioritaskan keselamatan kerja dengan menggunakan APD lengkap untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Apabila gejala memburuk atau tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.