Ad Placeholder Image

Rematik Pantang Makan Apa? Ini Daftarnya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Rematik Pantang Makan Apa? Jauhi Ini agar Nggak Gampang Kambuh

Rematik Pantang Makan Apa? Ini Daftarnya!Rematik Pantang Makan Apa? Ini Daftarnya!

DAFTAR ISI


Rematik atau dalam istilah medis sering disebut sebagai arthritis, merupakan kondisi peradangan pada sendi yang menyebabkan rasa nyeri, kaku, hingga pembengkakan. Di Indonesia, penyakit ini cukup umum ditemui dan sering kali mengganggu produktivitas harian. Meskipun faktor usia dan genetik memegang peranan penting, pola makan ternyata memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap keparahan gejala yang kamu rasakan setiap hari.

Penting bagi kamu untuk memahami bahwa apa yang kamu konsumsi dapat bertindak sebagai bahan bakar bagi peradangan (pro-inflamasi) atau justru membantu meredakannya (anti-inflamasi). Mengonsumsi makanan yang salah dapat memicu pelepasan sitokin, yaitu protein yang berperan dalam proses peradangan di dalam tubuh, sehingga nyeri sendi terasa semakin menusuk dan kaku di pagi hari.

Oleh karena itu, mengatur diet bukan sekadar masalah berat badan, melainkan bagian dari manajemen terapi rematik jangka panjang. Selain menghindari makanan tertentu, dukungan dari suplemen dan obat-obatan yang tepat sangat membantu dalam menjaga kesehatan tulang rawan dan mengurangi rasa tidak nyaman secara topikal maupun sistemik.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan untuk mendukung pemulihan sendi serta makanan apa saja yang harus kamu coret dari daftar menu harian? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen dan Obat Rematik yang Ampuh

Selain memperhatikan pola makan, kamu mungkin memerlukan bantuan produk kesehatan untuk membantu proses regenerasi sel sendi dan meredakan nyeri yang muncul secara mendadak. Berikut adalah rekomendasi produk kesehatan yang tersedia di Halodoc:

1. Viostin DS 5 Kaplet

Viostin DS adalah suplemen sendi yang mengandung kombinasi Glucosamine HCl, Chondroitin Sulphate, dan Manganese. Produk ini bekerja secara sinergis untuk membantu pembentukan tulang rawan sendi yang baru serta menghambat kerusakan tulang rawan yang sudah ada. Glucosamine merangsang produksi proteoglikan, sementara Chondroitin menjaga hidrasi atau pelumasan di dalam kapsul sendi.

Manfaat utama dari Viostin DS adalah membantu meringankan kekakuan sendi dan mempermudah pergerakan bagi penderita osteoarthritis maupun rematik umum.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kaplet, diberikan 2-3 kali sehari.
  • Diminum sesudah makan untuk menghindari rasa tidak nyaman pada lambung.

Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan dan tersedia secara bebas. Harap perhatikan jika kamu memiliki riwayat alergi makanan laut karena kandungan glucosamine biasanya berasal dari cangkang krustasea.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Viostin DS 5 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Osteokom 6 Kaplet

Osteokom merupakan suplemen lengkap yang mengandung Glucosamine HCl, Chondroitin, dan Methyl Sulfonyl Methane (MSM). Kandungan MSM di dalamnya berfungsi sebagai sumber sulfur organik yang sangat penting dalam memperkuat jaringan ikat dan mengurangi rasa nyeri akibat peradangan pada sendi.

Manfaat produk ini mencakup pemeliharaan kesehatan sendi secara menyeluruh dan mendukung fleksibilitas gerak tubuh kamu sehari-hari.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dengan berat badan > 55 kg: 3 kali sehari 1 kaplet.
  • Dewasa dengan berat badan < 55 kg: 2 kali sehari 1 kaplet.

Suplemen ini dikonsumsi setelah makan. Jika gejala menetap, disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Osteokom 6 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengurangi Nyeri Sendi di Rumah
  1. Lakukan kompres hangat pada area yang kaku untuk melancarkan aliran darah.
  2. Hindari aktivitas fisik yang memberikan beban berlebih pada sendi (seperti melompat atau lari jarak jauh).
  3. Pastikan waktu istirahat cukup agar tubuh memiliki kesempatan memperbaiki jaringan yang meradang.

3. Counterpain Cream 30 g

Counterpain adalah krim analgesik topikal yang mengandung Methyl Salicylate, Eugenol, dan Menthol. Cara kerjanya adalah dengan memberikan sensasi hangat (counter-irritant) pada area yang dioleskan, yang membantu mengalihkan sinyal nyeri dan merelaksasi otot-otot yang tegang di sekitar sendi yang terkena rematik.

Manfaatnya sangat terasa untuk meredakan nyeri otot, nyeri sendi, keseleo, dan encok dengan cepat tanpa efek samping sistemik yang berat.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan secukupnya pada bagian yang sakit sebanyak 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan dioleskan pada luka terbuka atau selaput lendir.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Jointfit Roller Gel 30 g

Jointfit Roller Gel hadir dengan teknologi praktis berupa aplikator roller. Mengandung N-Acetyl-D-Glucosamine, Menthol, dan Vitamin E. Produk ini diformulasikan dengan teknologi liposom yang memungkinkan bahan aktif meresap lebih dalam ke area sendi yang bermasalah.

Manfaat utamanya adalah meredakan nyeri sendi sekaligus memberikan nutrisi pada sendi melalui kulit. Bentuk roll-on membuatnya bersih saat diaplikasikan karena tangan tidak perlu bersentuhan langsung dengan gel.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan 2-4 kali sehari pada area yang membutuhkan.

Produk ini aman digunakan secara mandiri dan termasuk kategori alat kesehatan/produk konsumen yang dapat kamu beli secara bebas.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Jointfit Roller Gel 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Blackmores Celery 7000 30 Kapsul

Blackmores Celery 7000 mengandung ekstrak biji seledri (Apium graveolens) yang dosisnya setara dengan 7000 mg biji kering. Seledri telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai diuretik alami yang membantu pembuangan asam urat melalui urine, yang sering kali menjadi pemicu nyeri pada beberapa jenis rematik (arthritis gout).

Manfaatnya adalah membantu meredakan nyeri sendi dan pembengkakan akibat retensi asam urat serta mendukung kesehatan sistem kemih.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 kapsul setiap hari setelah makan atau sesuai petunjuk ahli kesehatan.

Peringatan: Hindari penggunaan pada ibu hamil dan menyusui tanpa konsultasi dokter. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk mendapatkan produk ini.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Celery 7000 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Daftar Makanan Pantangan Rematik yang Wajib Dihindari

Mengelola rematik bukan hanya tentang obat, tetapi juga tentang disiplin diri dalam memilih makanan. Berikut adalah beberapa daftar pantangan yang sebaiknya kamu kurangi atau hindari sepenuhnya:

1. Gula Tambahan dan Minuman Manis

Konsumsi gula berlebih dapat memicu pelepasan protein sitokin yang meningkatkan peradangan sistemik. Minuman seperti soda, jus kemasan, dan teh manis sering kali mengandung sirup jagung tinggi fruktosa yang berkaitan erat dengan peningkatan risiko Rheumatoid Arthritis pada orang dewasa.

2. Daging Merah dan Daging Olahan

Daging merah seperti sapi dan kambing mengandung lemak jenuh tinggi yang memicu inflamasi pada jaringan lemak. Selain itu, daging olahan seperti sosis dan kornet mengandung pengawet nitrat yang dapat memperburuk kondisi rematik. Bagi penderita asam urat, daging merah juga tinggi purin yang akan mengkristal di sendi dan menimbulkan nyeri hebat.

3. Karbohidrat Olahan (Tepung Putih)

Roti putih, nasi putih, dan pasta olahan memiliki indeks glikemik tinggi. Makanan ini memicu lonjakan gula darah secara cepat yang kemudian memicu respons peradangan. Cobalah menggantinya dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum utuh, atau ubi jalar.

4. Makanan Tinggi Garam (Natrium)

Terlalu banyak garam dapat menyebabkan sel menahan air (retensi cairan), yang dapat memberikan tekanan lebih pada sendi-sendi yang sudah bengkak. Selain itu, penggunaan garam berlebih sering dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit autoimun tertentu.

5. Minyak Nabati Tertentu dan Makanan Gorengan

Minyak yang kaya akan asam lemak Omega-6, seperti minyak kedelai dan minyak jagung, jika dikonsumsi berlebihan dapat mengganggu keseimbangan dengan Omega-3 yang bersifat anti-inflamasi. Terlebih lagi, makanan yang digoreng dalam suhu tinggi menghasilkan senyawa yang disebut Advanced Glycation End products (AGEs) yang memicu peradangan jaringan tubuh.

Studi Mengenai Diet dan Inflamasi Sendi

Frontiers in Nutrition menerbitkan studi di tahun 2017 yang menjelaskan bahwa pola makan nabati (plant-based diet) atau Diet Mediterania secara signifikan dapat menurunkan kadar C-reactive protein (CRP) dalam darah, yang merupakan indikator utama adanya peradangan pada pasien rematik.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pasien yang menghindari makanan olahan dan memperbanyak asupan antioksidan dari sayuran hijau mengalami pengurangan frekuensi nyeri sendi dan kekakuan di pagi hari secara dramatis dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi diet standar Barat tinggi lemak jenuh.

Jika gejala rematik yang kamu alami tidak kunjung membaik meski sudah mengatur pola makan dan menggunakan suplemen, sangat disarankan untuk segera melakukan konsultasi dengan tenaga medis profesional.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan rematik atau nyeri sendi, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Arthritis Foundation. Diakses pada 2026. Anti-Inflammatory Diet.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Foods That Cause Inflammation.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Rheumatoid arthritis: Can a diet help?.
National Health Service (NHS) UK. Diakses pada 2026. Rheumatoid arthritis – Treatment.
Healthline. Diakses pada 2026. 8 Foods to Avoid if You Have Arthritis.

FAQ

1. Apakah penderita rematik boleh makan bayam?

Bayam mengandung purin, namun jumlahnya moderat. Bagi kebanyakan penderita rematik, bayam masih aman dikonsumsi asalkan tidak berlebihan, kecuali jika kamu memiliki masalah spesifik dengan asam urat tinggi.

2. Kenapa rematik kambuh setelah makan daging kambing?

Daging kambing tinggi akan lemak jenuh dan purin. Keduanya dapat memicu peradangan pada sendi dan meningkatkan kadar asam urat secara mendadak, yang menyebabkan nyeri rematik muncul kembali.

3. Apakah kopi buruk untuk penderita rematik?

Beberapa studi menunjukkan hasil yang beragam. Namun, konsumsi kafein berlebih terkadang dapat mengganggu penyerapan nutrisi tertentu dan memicu stres oksidatif. Konsumsi dalam jumlah wajar biasanya dianggap aman.

4. Apa buah yang paling baik untuk rematik?

Buah beri seperti strawberry, blueberry, dan cherry sangat baik karena kaya akan anthocyanin dan antioksidan yang membantu melawan peradangan di dalam tubuh secara alami.