Ad Placeholder Image

Resep Arem-Arem Isi Ayam Sayur, Sehat dan Mudah Dibuat

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

“Arem-arem biasanya berisi campuran antara sayuran seperti kentang, wortel, dan daging atau ayam. Camilan ini bisa menjadi alternatif makan siang yang tidak terlalu berat tetapi tetap mengenyangkan.”

Resep Arem-Arem Isi Ayam Sayur, Sehat dan Mudah DibuatResep Arem-Arem Isi Ayam Sayur, Sehat dan Mudah Dibuat

DAFTAR ISI


Arem-arem adalah salah satu hidangan tradisional khas Jawa yang sangat populer sebagai menu sarapan atau camilan pengganjal lapar. Terbuat dari nasi yang dimasak dengan santan, arem-arem biasanya diisi dengan tumisan daging ayam, sambal goreng ati, atau sayuran yang dibumbui, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus hingga matang. Bentuknya yang silindris mirip dengan lemper, namun arem-arem memiliki ukuran yang lebih besar dan menggunakan nasi biasa, bukan beras ketan.

Secara nutrisi, arem-arem merupakan makanan yang cukup lengkap karena mengandung karbohidrat dari nasi, protein dari isian daging, serta serat jika ditambahkan sayuran. Namun, bagi kamu yang sedang menjalani diet atau memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti kolesterol tinggi, penggunaan santan dan minyak dalam isian perlu diperhatikan agar tidak berlebihan. Mengolahnya dengan cara yang tepat dapat menjadikan arem-arem sebagai sumber energi yang baik di pagi hari.

Banyak orang memilih arem-arem karena kepraktisannya. Makanan ini mudah dibawa ke mana saja (on-the-go) dan memiliki daya tahan yang cukup baik untuk dikonsumsi dalam beberapa jam setelah matang. Meski begitu, penting untuk memastikan bahan-bahan yang digunakan tetap segar, terutama isian daging dan santannya, untuk mencegah risiko gangguan pencernaan akibat makanan yang terkontaminasi atau basi.

Jika kamu mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung atau mual setelah mengonsumsi makanan tertentu, ada baiknya untuk segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam. Penanganan yang cepat dapat mencegah kondisi medis yang lebih serius. Selain itu, pastikan kamu selalu mencuci tangan sebelum menyiapkan atau menyantap hidangan tradisional ini.

Nah, mau tahu bagaimana cara membuat arem-arem yang lebih sehat namun tetap lezat? Berikut ulasan lengkap mengenai nutrisi, tips sehat, hingga resep yang bisa kamu coba di rumah!

Mengenal Arem-Arem sebagai Camilan Tradisional

Arem-arem berasal dari daerah Jawa Tengah, terutama Kebumen dan sekitarnya, namun kini telah menyebar ke seluruh pelosok Nusantara. Berbeda dengan lemper yang berbahan dasar ketan dan cenderung lengket, arem-arem menggunakan nasi putih biasa yang diaron bersama santan encer. Hal ini membuat tekstur arem-arem lebih lembut dan lebih mudah dicerna oleh lambung bagi sebagian orang.

Pembungkus daun pisang pada arem-arem bukan sekadar estetika. Daun pisang mengandung polifenol alami, sejenis antioksidan yang juga ditemukan dalam teh hijau. Saat dikukus, aroma daun pisang akan menyerap ke dalam nasi, memberikan aroma khas yang meningkatkan selera makan. Selain itu, metode memasak dengan cara dikukus (steaming) dikenal sebagai salah satu metode memasak paling sehat karena tidak memerlukan minyak berlebih dan mampu mempertahankan nutrisi bahan makanan dengan lebih baik.

Kandungan Gizi dalam Arem-Arem

Kandungan nutrisi dalam satu buah arem-arem sangat bergantung pada ukuran dan jenis isiannya. Secara umum, satu porsi arem-arem (sekitar 100-150 gram) mengandung:

  • Karbohidrat: Berasal dari nasi putih sebagai sumber energi utama.
  • Protein: Berasal dari daging ayam, telur, atau tempe yang digunakan sebagai isian.
  • Lemak: Berasal dari santan yang digunakan untuk mengolah nasi dan minyak untuk menumis isian.
  • Serat: Jika ditambahkan wortel, buncis, atau kentang di dalam isiannya.
  • Mikronutrien: Vitamin B dari nasi dan mineral seperti zat besi jika menggunakan protein hewani.

Meskipun bergizi, konsumsi arem-arem yang berlebihan perlu diwaspadai oleh pengidap diabetes karena indeks glikemik nasi putih yang cukup tinggi. Penggunaan santan yang terlalu kental juga dapat meningkatkan asupan lemak jenuh. Oleh karena itu, modifikasi resep sangat disarankan untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimal.

Tips Memilih Bahan Arem-Arem Sehat
  1. Gunakan beras merah atau beras cokelat untuk meningkatkan kadar serat dan menurunkan indeks glikemik.
  2. Ganti santan kental dengan santan encer atau susu rendah lemak (low fat milk) untuk mengurangi lemak jenuh.
  3. Perbanyak porsi sayuran (wortel dan buncis) pada isian dibandingkan porsi dagingnya.

Resep Arem-Arem Isi Ayam Sayur Sehat

Berikut adalah cara membuat arem-arem yang lebih sehat dengan mengurangi penggunaan minyak dan meningkatkan serat.

Bahan Utama:

  • 300 gram beras (cuci bersih).
  • 600 ml santan encer (dari 1/2 butir kelapa) atau air kaldu ayam.
  • 1 lembar daun salam.
  • 1 batang serai (memarkan).
  • Garam secukupnya.
  • Daun pisang secukupnya (layukan di atas api kecil agar mudah dibentuk).

Bahan Isian:

  • 200 gram dada ayam (rebus, potong dadu kecil).
  • 2 buah wortel (potong dadu kecil).
  • 5 butir bawang merah (iris tipis).
  • 3 siung bawang putih (cincang halus).
  • 1 batang daun bawang (iris halus).
  • Sedikit kecap manis rendah gula dan garam.

Cara Membuat:

  1. Masak Nasi (Aran): Rebus santan (atau air kaldu), daun salam, serai, dan garam hingga mendidih. Masukkan beras, aduk terus hingga cairan meresap ke dalam beras. Matikan api dan biarkan nasi aron sebentar.
  2. Buat Isian: Tumis bawang merah dan bawang putih dengan sedikit minyak zaitun. Masukkan dada ayam dan wortel. Tambahkan sedikit air, kecap, dan garam. Masak hingga wortel empuk dan air menyusut. Masukkan daun bawang, aduk rata, lalu angkat.
  3. Pembungkusan: Ambil selembar daun pisang. Letakkan 2-3 sendok makan nasi aron, ratakan. Beri 1 sendok makan isian di tengahnya. Gulung dan padatkan, lalu sematkan lidi di kedua ujungnya.
  4. Pengukusan: Kukus arem-arem selama 45-60 menit hingga matang sempurna dan aroma daun pisang keluar.

Tips Mengonsumsi Arem-Arem yang Lebih Sehat

Agar konsumsi arem-arem tetap mendukung gaya hidup sehat kamu, perhatikan beberapa hal berikut:

1. Perhatikan Porsi Makan

Satu buah arem-arem berukuran sedang biasanya sudah cukup untuk mengganjal perut. Karena bahan dasarnya adalah nasi dan santan, kalori yang terkandung bisa mencapai 150-250 kkal per buah. Jika dimakan terlalu banyak, asupan kalori harian kamu bisa melonjak dengan cepat.

2. Imbangi dengan Protein Lain atau Buah

Meskipun sudah ada isian daging, jumlahnya biasanya terbatas. Kamu bisa mendampingi arem-arem dengan satu butir telur rebus atau sepotong buah pepaya untuk membantu melancarkan pencernaan setelah mengonsumsi makanan bersantan.

3. Hindari Menggoreng Ulang

Beberapa orang suka menggoreng kembali arem-arem yang sudah dikukus agar permukaannya garing. Hal ini sangat tidak disarankan karena akan meningkatkan kadar lemak trans dan kolesterol secara signifikan. Cukup panaskan dengan cara dikukus kembali atau menggunakan microwave.

Bila setelah makan kamu merasa ada gejala sakit maag atau perut perih, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan cepat. Selalu sedia obat lambung dasar jika kamu memiliki riwayat pencernaan sensitif terhadap makanan bersantan.

Studi Mengenai Metode Pengukusan

The Journal of Food Science and Technology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa metode pengukusan (steaming) adalah cara terbaik untuk mempertahankan kadar antioksidan dan vitamin yang larut dalam air (seperti vitamin C dan B kompleks) dibandingkan dengan menggoreng atau merebus langsung dalam air yang banyak.

Studi tersebut menemukan bahwa pengukusan meminimalkan kerusakan termal pada komponen gizi sayuran yang ada di dalam isian arem-arem. Hal ini menjadikan arem-arem pilihan camilan tradisional yang jauh lebih sehat dibandingkan gorengan seperti bakwan atau tempe mendoan.

Arem-arem adalah alternatif makanan bergizi yang mengenyangkan. Dengan memodifikasi isian menjadi lebih banyak sayuran dan menggunakan santan encer, kamu bisa menikmati kelezatan tradisional tanpa rasa bersalah. Jika gejala gangguan lambung berlanjut setelah mengonsumsi makanan tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan atau suplemen pencernaan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Tabel Komposisi Pangan Indonesia: Nasi Tim/Arem-arem.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Cooking methods: Steaming for Health.
Journal of Food Science and Technology. Diakses pada 2026. Effects of different cooking methods on nutritional quality of vegetables.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. Glycemic index for 60+ foods.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Healthy Diet and Reducing Saturated Fat.

FAQ

1. Apakah arem-arem aman untuk penderita asam urat?

Arem-arem aman selama isiannya tidak menggunakan jeroan seperti ati atau ampela yang tinggi purin. Gunakan dada ayam tanpa kulit atau tempe sebagai isian yang lebih aman.

2. Berapa lama arem-arem bisa bertahan di suhu ruang?

Karena mengandung santan, arem-arem biasanya hanya bertahan 10-12 jam di suhu ruang. Jika ingin lebih awet, simpan di dalam kulkas dan kukus kembali sebelum dimakan.

3. Bolehkah bayi diberikan arem-arem sebagai MPASI?

Tekstur arem-arem mungkin terlalu padat untuk bayi. Namun, bagian nasi aron dan isian ayam yang dicincang sangat halus bisa diberikan dengan penyesuaian tekstur sesuai usia bayi.

4. Apa perbedaan utama arem-arem dengan lemper?

Perbedaan utamanya terletak pada bahan baku; arem-arem menggunakan nasi putih (beras), sedangkan lemper menggunakan beras ketan yang lebih tinggi indeks glikemiknya.

Punya Keluhan Pencernaan Setelah Makan Camilan? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti perut kembung atau begah setelah makan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.