Ad Placeholder Image

Resep Tongseng Sapi Tanpa Santan, Bisa buat Pengidap Kolesterol Tinggi

3 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   22 Juni 2026

“Bagi kamu pengidap kolesterol tinggi, kamu bisa mencoba resep tongseng sapi tanpa santan. Tak hanya itu, kamu juga bisa menggunakan bahan alternatif untuk resep yang lebih aman.”

Resep Tongseng Sapi Tanpa Santan, Bisa buat Pengidap Kolesterol TinggiResep Tongseng Sapi Tanpa Santan, Bisa buat Pengidap Kolesterol Tinggi

DAFTAR ISI


Siapa yang tidak kenal dengan tongseng? Hidangan berkuah kental dengan cita rasa gurih, manis, dan pedas ini memang menjadi salah satu menu favorit masyarakat Indonesia. Biasanya, tongseng identik dengan penggunaan daging kambing dan kuah santan yang pekat. Namun, bagi sebagian orang, kombinasi daging merah berlemak dan santan bisa menjadi pantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang sedang menjaga profil lemak darah.

Kabar baiknya, kamu tetap bisa menikmati kelezatan hidangan ini dengan membuat modifikasi yang lebih sehat, yaitu tongseng sapi tanpa santan. Mengganti daging kambing dengan potongan daging sapi tanpa lemak (lean meat) dan membuang penggunaan santan dapat secara drastis memangkas asupan kalori dan lemak jenuh yang masuk ke dalam tubuh.

Kondisi medis tertentu mengharuskan seseorang untuk lebih waspada terhadap apa yang mereka konsumsi. Lemak jenuh yang tinggi dari santan dan lemak hewani sering dikaitkan dengan peningkatan kadar Low-Density Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat di dalam darah. Jika dibiarkan menumpuk, kolesterol ini dapat membentuk plak pada dinding pembuluh darah (aterosklerosis) yang memicu penyakit jantung koroner hingga stroke.

Nah, mau tahu apa saja bahan yang dibutuhkan dan bagaimana resep tongseng sapi tanpa santan yang aman, lezat, serta menyehatkan? Berikut ulasan lengkap beserta panduan kesehatannya!

Kandungan Gizi Daging Sapi dan Manfaatnya

Sebelum masuk ke resep, penting untuk memahami bahan utama yang digunakan. Daging sapi merupakan salah satu sumber protein hewani terbaik yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Dalam 100 gram daging sapi segar tanpa lemak, terdapat berbagai nutrisi penting yang mendukung fungsi biologis tubuh.

1. Sumber Protein Berkualitas Tinggi

Daging sapi mengandung semua asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Protein ini sangat krusial untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, membangun massa otot, serta memproduksi enzim dan hormon penting.

2. Kaya akan Zat Besi (Heme Iron)

Kelebihan utama daging merah dibandingkan sumber nabati adalah jenis zat besi yang dikandungnya. Zat besi heme dari daging sapi sangat mudah diserap oleh tubuh manusia. Mineral ini bertugas mencegah anemia defisiensi besi dan memastikan transportasi oksigen di dalam darah berjalan optimal.

3. Tinggi Zinc dan Vitamin B Kompleks

Seng (zinc) yang terdapat pada daging sapi berperan besar dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, daging merah adalah sumber alami Vitamin B12 (kobalamin) yang amat penting untuk kesehatan saraf dan pembentukan sel darah merah.

Mengapa Perlu Menghindari Santan?

Santan memang memberikan tekstur creamy dan rasa gurih yang luar biasa pada masakan Nusantara. Sayangnya, di balik kelezatannya, santan mengandung kadar lemak jenuh yang cukup tinggi. Satu cangkir santan kental murni bisa mengandung lebih dari 40 gram lemak, di mana sebagian besarnya adalah lemak jenuh.

Apabila kamu memiliki riwayat keluhan kolesterol tinggi, mengonsumsi makanan bersantan kental yang dipanaskan berulang kali sangat tidak disarankan. Pemanasan santan dalam waktu lama atau dihangatkan berkali-kali akan mengubah struktur asam lemaknya menjadi lebih sulit dicerna dan berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat di dalam darah dengan cepat.

Sebagai solusinya, resep tongseng sapi tanpa santan ini memanfaatkan kemiri yang dihaluskan, serta kaldu sapi murni untuk menghasilkan rasa gurih alami. Jika menginginkan tekstur yang lebih pekat menyerupai santan, kamu bisa menggunakan alternatif seperti susu skim (rendah lemak), susu kedelai murni tanpa gula, atau krimer nabati yang kaya akan serat.

Resep Tongseng Sapi Tanpa Santan yang Lezat

Berikut adalah panduan lengkap untuk membuat tongseng sapi tanpa santan. Resep ini diformulasikan untuk 4 porsi ukuran sedang.

1. Bahan Utama:

  • 400 gram daging sapi has dalam (tenderloin) atau bagian sapi tanpa lemak lainnya, potong dadu kecil.
  • 150 gram kol putih, buang tulang daunnya yang keras, iris kasar.
  • 2 buah tomat merah berukuran sedang, iris menjadi 4 bagian.
  • 10 buah cabai rawit merah (sesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan), biarkan utuh.
  • 1 batang daun bawang, iris kasar sepanjang 2 cm.
  • 800 ml air kaldu sapi bening (rebusan tulang atau daging murni).
  • 4 sendok makan kecap manis pedas atau kecap manis rendah gula (low sodium).
  • 2 sendok makan minyak zaitun atau minyak kanola untuk menumis bumbu.

2. Bumbu Halus:

  • 8 siung bawang merah.
  • 4 siung bawang putih.
  • 4 butir kemiri, sangrai terlebih dahulu agar mengeluarkan minyak alami dan aroma gurih.
  • 1 ruas jari (sekitar 2 cm) kunyit, bakar sebentar.
  • 1 ruas jari (sekitar 2 cm) jahe.
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk.
  • 1/2 sendok teh merica putih bubuk.
  • Sejumput garam Himalaya atau garam laut secukupnya.

3. Bumbu Aromatik Cemplung:

  • 2 lembar daun salam.
  • 3 lembar daun jeruk purut, buang tulang daunnya.
  • 1 batang serai, memarkan bagian putihnya.
  • 1 ruas lengkuas, memarkan.
  • 3 butir kapulaga.
  • 1 buah bunga lawang (pekak).
  • 1 batang kecil kayu manis.

4. Langkah-langkah Memasak:

Proses memasak tongseng sapi tanpa santan sebenarnya sangat praktis. Ikuti langkah berikut ini:

  • Blansir Daging Sapi: Didihkan air matang di dalam panci. Masukkan potongan daging sapi dan rebus sebentar selama 3-5 menit hanya untuk membuang kotoran darah dan sisa lemak jenuh. Angkat dan tiriskan daging. Buang air rebusan pertama ini.
  • Tumis Bumbu: Panaskan sedikit minyak zaitun atau minyak kanola di atas wajan anti lengket dengan api sedang. Masukkan seluruh bumbu yang sudah dihaluskan. Tumis hingga bau langu menghilang dan bumbu matang sempurna.
  • Masukkan Bumbu Aromatik: Tambahkan daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, kapulaga, bunga lawang, dan kayu manis ke dalam wajan. Aduk rata hingga aroma rempah keluar semerbak. Rempah-rempah inilah yang akan menggantikan peran santan dalam memberikan kekayaan rasa.
  • Masak Daging: Masukkan potongan daging sapi yang sudah diblansir ke dalam wajan. Aduk rata hingga permukaan daging berubah warna dan terbalut bumbu dengan sempurna.
  • Tambahkan Kaldu: Tuangkan perlahan air kaldu sapi bening ke dalam wajan masakan. Tambahkan kecap manis. Aduk perlahan hingga rata. Kecilkan api kompor, tutup wajan, dan biarkan daging direbus dalam bumbu (simmer) hingga teksturnya menjadi sangat empuk. Proses ini biasanya memakan waktu 30 hingga 45 menit. Jika kuah menyusut sebelum daging empuk, tambahkan sedikit air panas.
  • Koreksi Rasa dan Tambah Sayuran: Setelah daging dirasa cukup empuk, lakukan koreksi rasa. Jika sudah pas dan gurih, besarkan sedikit api kompor. Masukkan irisan sayur kol, cabai rawit utuh, irisan tomat, dan daun bawang. Aduk rata selama kurang lebih 1-2 menit saja agar sayuran tetap renyah dan nutrisinya tidak banyak yang hilang akibat proses pemanasan berlebih.
  • Sajikan: Matikan api. Angkat dan sajikan tongseng sapi tanpa santan selagi hangat bersama seporsi kecil nasi merah, nasi cokelat, atau kentang rebus sebagai sumber karbohidrat kompleks.

Tips Memasak Tongseng Menjadi Lebih Sehat

Modifikasi resep hanyalah langkah awal. Untuk memastikan sajian ini benar-benar membawa manfaat maksimal bagi tubuh tanpa risiko menaikkan tekanan darah atau kadar kolesterol, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan.

Panduan Ekstra Menyiapkan Makanan Sehat Bebas Kolesterol
  1. Pilih Potongan Daging Tanpa Lemak (Lean Meat): Saat membeli daging di pasar atau swalayan, pilihlah bagian has dalam (tenderloin), has luar (sirloin dengan membuang tepi lemaknya), atau gandik (silver side). Hindari penggunaan tetelan atau jeroan sapi, karena bagian ini memuat kandungan purin dan lemak jenuh yang sangat tinggi.
  2. Gunakan Minyak Sehat untuk Menumis: Mengganti minyak kelapa sawit dengan minyak yang kaya lemak tak jenuh (seperti minyak zaitun ringan, minyak kanola, atau minyak biji bunga matahari) membantu menurunkan peradangan di dalam tubuh.
  3. Perbanyak Sayuran Segar: Jangan ragu untuk menambahkan lebih banyak sayuran ke dalam tongseng kamu. Selain kol dan tomat, kamu bisa berkreasi dengan menambahkan potongan brokoli, wortel, atau jamur. Serat pada sayuran membantu mengikat kolesterol berlebih di saluran pencernaan dan membuangnya melalui feses.
  4. Kendalikan Asupan Garam (Sodium): Terlalu banyak garam memicu retensi cairan yang menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Andalkan kekayaan rasa dari rempah-rempah asli Indonesia seperti kunyit, ketumbar, dan lengkuas. Kunyit sendiri mengandung senyawa kurkumin yang terbukti ampuh sebagai anti-inflamasi alami.

Dengan menerapkan pola makan yang terkontrol, kamu sudah berinvestasi besar pada kesehatan jangka panjang. Di samping menjaga kualitas asupan gizi harian dari bahan makanan alami, bila perlu kamu juga bisa melengkapinya dengan konsumsi suplemen vitamin berkualitas untuk menjaga daya tahan tubuh secara menyeluruh, terutama saat cuaca sedang tidak menentu.

Studi Terkait Asupan Lemak Jenuh

American Journal of Clinical Nutrition menerbitkan studi ekstensif yang meneliti kaitan antara asupan makanan tinggi lemak jenuh dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Dalam laporannya, para ahli menekankan bahwa mengurangi asupan lemak jenuh (seperti yang terdapat pada santan kental atau potongan daging berlemak) dan menggantinya dengan lemak tak jenuh ganda atau karbohidrat berserat dapat memberikan efek perlindungan yang signifikan terhadap fungsi jantung dan pembuluh darah.

Lebih lanjut, temuan ini sangat relevan dengan pendekatan memodifikasi makanan tradisional seperti beralih ke resep tongseng sapi tanpa santan. Dengan membuang komponen bersantan kental dan menumis menggunakan minyak sehat, kamu tidak hanya menekan risiko penyumbatan arteri, melainkan juga menekan stres oksidatif pada sel-sel tubuh akibat konsumsi makanan yang terlalu sering dipanaskan ulang.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
American Heart Association. Diakses pada 2024. Saturated Fat.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2024. Protein: What Should I Eat?
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) – Daging Sapi.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Cholesterol: Top foods to improve your numbers.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Healthy Diet Fact Sheet.

FAQ

1. Apakah tongseng sapi tanpa santan rasanya tetap enak dan gurih?

Tentu saja. Rasa gurih pada tongseng tanpa santan didapatkan dari proses sangrai kemiri yang mengeluarkan minyak alaminya, serta penggunaan air kaldu murni sisa rebusan daging sapi. Paduan bumbu rempah seperti serai, daun jeruk, dan lengkuas akan memastikan hidangan tetap kaya rasa layaknya tongseng tradisional.

2. Apa alternatif pengganti santan yang paling sehat jika tetap ingin kuah yang kental?

Jika kamu merindukan tekstur kuah yang pekat dan creamy, kamu bisa menambahkan sedikit susu evaporasi rendah lemak, krimer nabati berbahan dasar serat (fiber creme), susu almond, atau susu kedelai murni tanpa perasa tambahan. Bahan-bahan ini bebas dari lemak hewani dan jauh lebih bersahabat untuk menjaga profil kolesterol tubuh.

3. Bagian daging sapi apa yang direkomendasikan agar hidangan lebih sehat?

Pilihlah bagian otot sapi yang lebih sedikit bekerja dan minim gajih (lemak putih). Bagian has dalam (tenderloin) adalah opsi terbaik dan paling empuk. Kamu juga bisa menggunakan has luar (sirloin) atau bagian paha belakang sapi, dengan catatan wajib memangkas dan membuang lapisan lemak putih keras sebelum mulai memasak.

4. Apakah pengidap hipertensi aman mengonsumsi tongseng daging sapi?

Aman, asalkan porsinya terkontrol dan cara memasaknya dimodifikasi. Pengidap tekanan darah tinggi (hipertensi) sangat disarankan untuk mengurangi penambahan garam dapur, bumbu penyedap instan, dan kecap manis biasa yang umumnya tinggi natrium/sodium. Gunakanlah kecap manis varian low sodium atau tambahkan sedikit gula aren murni sebagai penyeimbang rasa pedas dan gurih.