Ad Placeholder Image

Rexulti Obat Apa? Ini Indikasi dan Manfaatnya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 Februari 2026

Rexulti Obat: Solusi Atasi Depresi, Skizofrenia, Agitasi

Rexulti Obat Apa? Ini Indikasi dan ManfaatnyaRexulti Obat Apa? Ini Indikasi dan Manfaatnya

Rexulti (brexpiprazole) merupakan jenis obat antipsikotik yang diresepkan untuk membantu mengelola kondisi kesehatan mental tertentu. Obat ini bekerja dengan menyeimbangkan kadar dopamin dan serotonin di otak. Keseimbangan ini penting untuk memperbaiki pola pikir, suasana hati, dan perilaku seseorang.

Rexulti bukan obat penenang biasa, melainkan pengobatan spesifik yang memerlukan pengawasan ketat dari dokter. Obat ini digunakan untuk beberapa indikasi utama, seperti gangguan depresi mayor, skizofrenia, dan agitasi yang terkait dengan demensia Alzheimer.

Apa itu Rexulti dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Rexulti, dengan nama generik brexpiprazole, adalah obat antipsikotik atipikal. Obat ini bekerja sebagai agonis parsial pada reseptor tertentu di otak, yaitu reseptor dopamin D2 dan reseptor serotonin 5-HT1A. Selain itu, Rexulti juga memiliki efek antagonis pada reseptor serotonin 5-HT2A. Mekanisme kerja yang kompleks ini membantu menormalkan aktivitas neurotransmitter, yaitu zat kimia otak yang berperan dalam komunikasi antar sel saraf.

Ketidakseimbangan dopamin dan serotonin sering dikaitkan dengan berbagai gangguan kejiwaan. Dengan membantu menyeimbangkan kembali kadar zat kimia ini, Rexulti dapat mengurangi gejala yang berkaitan dengan gangguan pikiran, perasaan, dan perilaku. Obat ini bekerja secara bertahap untuk memulihkan fungsi otak yang lebih seimbang.

Indikasi Penggunaan Rexulti

Penggunaan Rexulti disetujui untuk beberapa kondisi kesehatan mental tertentu. Penting untuk memahami bahwa obat ini tidak digunakan untuk setiap jenis masalah kesehatan mental, melainkan untuk indikasi spesifik yang telah diteliti.

  • Gangguan Depresi Mayor (MDD): Rexulti diresepkan sebagai terapi tambahan. Ini berarti obat ini digunakan bersamaan dengan obat antidepresan lain yang mungkin sudah dikonsumsi oleh penderita. Tujuannya adalah untuk membantu meredakan gejala depresi pada orang dewasa yang belum sepenuhnya membaik dengan antidepresan saja.
  • Skizofrenia: Obat ini efektif untuk pengobatan skizofrenia. Kondisi ini adalah gangguan otak kronis yang dapat menyebabkan distorsi pikiran, halusinasi, delusi, dan perubahan perilaku. Rexulti dapat digunakan pada orang dewasa dan remaja berusia 13 tahun ke atas untuk mengelola gejala skizofrenia.
  • Agitasi Terkait Demensia Alzheimer: Rexulti juga digunakan untuk mengelola agitasi atau kegelisahan ekstrem yang terkait dengan penyakit Alzheimer pada orang dewasa. Agitasi dapat menjadi gejala yang sangat mengganggu bagi penderita demensia dan pengasuhnya, sehingga Rexulti dapat membantu meredakan kondisi tersebut.

Pentingnya Konsultasi Dokter Sebelum Menggunakan Rexulti

Sebagai obat resep, Rexulti harus digunakan di bawah pengawasan ketat dari dokter spesialis kejiwaan. Penggunaan obat tanpa resep dan pantauan medis dapat membahayakan kesehatan. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan, riwayat medis, dan obat-obatan lain yang sedang dikonsumsi sebelum memutuskan untuk meresepkan Rexulti.

Dosis Rexulti akan disesuaikan secara individual oleh dokter. Hal ini bertujuan untuk mencapai efek terapeutik yang optimal sambil meminimalkan potensi efek samping. Pasien tidak boleh mengubah dosis atau menghentikan penggunaan obat tanpa persetujuan dokter, karena hal ini dapat memperburuk kondisi atau menyebabkan gejala putus obat.

Potensi Efek Samping Rexulti

Seperti halnya obat-obatan lain, Rexulti dapat menimbulkan efek samping pada beberapa individu. Efek samping yang paling umum dilaporkan meliputi penambahan berat badan dan masalah gerakan. Masalah gerakan ini bisa berupa akatisia, yaitu perasaan gelisah atau dorongan kuat untuk terus bergerak, atau gejala ekstrapiramidal lainnya.

Efek samping lain yang mungkin terjadi meliputi:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Insomnia atau kesulitan tidur
  • Kecemasan
  • Sembelit
  • Kelelahan

Penting untuk segera melaporkan setiap efek samping yang dialami kepada dokter. Dokter dapat mengevaluasi kondisi dan menyesuaikan regimen pengobatan jika diperlukan. Karena Rexulti bukan obat penenang biasa, efeknya mungkin berbeda dengan obat yang bertujuan untuk menenangkan secara instan.

Perbedaan Rexulti dengan Obat Penenang Lain

Masyarakat seringkali menyamakan semua obat kejiwaan dengan “obat penenang”. Namun, Rexulti memiliki mekanisme kerja yang berbeda. Obat penenang, seperti benzodiazepine, umumnya bekerja dengan meningkatkan aktivitas neurotransmitter GABA, yang menghasilkan efek relaksasi dan penenang yang cepat. Obat-obatan ini sering digunakan untuk mengatasi kecemasan akut atau insomnia.

Rexulti, sebagai antipsikotik atipikal, tidak dirancang untuk memberikan efek penenang instan. Sebaliknya, obat ini bekerja secara bertahap untuk menyeimbangkan dopamin dan serotonin, yang merupakan pendekatan jangka panjang untuk mengelola gangguan suasana hati dan pikiran. Fokusnya adalah pada stabilisasi kondisi mental secara keseluruhan, bukan sekadar meredakan kegelisahan sesaat. Oleh karena itu, pasien tidak boleh menganggap Rexulti sebagai solusi cepat untuk menenangkan diri.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Rexulti (brexpiprazole) adalah obat penting dalam manajemen kondisi kesehatan mental seperti gangguan depresi mayor, skizofrenia, dan agitasi terkait demensia Alzheimer. Kemampuannya untuk menyeimbangkan neurotransmitter di otak menjadikannya pilihan pengobatan yang efektif bagi banyak pasien. Namun, sifatnya sebagai obat resep dan potensi efek samping menuntut kehati-hatian dalam penggunaannya.

Halodoc merekomendasikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan jika mengalami gejala gangguan kesehatan mental. Hindari swamedikasi atau menghentikan penggunaan obat tanpa saran medis. Dokter di Halodoc siap membantu memberikan informasi lebih lanjut dan panduan pengobatan yang tepat sesuai dengan kebutuhan individu. Selalu prioritaskan kesehatan mental dengan mencari bantuan profesional.