Ad Placeholder Image

Sacral Dimple Lesung Punggung Bawah Normal atau Bahaya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   17 April 2026

Sacral Dimple: Lekukan Normal atau Perlu Waspada?

Sacral Dimple Lesung Punggung Bawah Normal atau BahayaSacral Dimple Lesung Punggung Bawah Normal atau Bahaya

Sacral Dimple Adalah: Memahami Lesung Sakral pada Bayi dan Kapan Harus Waspada

Sacral dimple adalah lekukan atau lubang kecil yang muncul pada kulit di punggung bagian bawah, tepat di atas lipatan bokong, dan sudah ada sejak lahir. Kondisi ini umumnya bersifat bawaan (kongenital) dan seringkali tidak berbahaya, bahkan dapat memudar seiring pertumbuhan anak. Namun, dalam kasus yang jarang, keberadaan lesung sakral bisa menjadi indikasi adanya masalah pada sumsum tulang belakang yang memerlukan perhatian medis. Informasi ini sangat penting untuk diketahui oleh setiap orang tua guna memastikan kesehatan buah hati.

Apa Itu Sacral Dimple?

Sacral dimple adalah istilah medis untuk lesung sakral, yaitu sebuah lekukan kecil atau lubang pada kulit yang terletak di punggung bawah, persis di atas area bokong. Kondisi ini bersifat kongenital, yang berarti sudah ada sejak lahir. Dalam banyak kasus, lesung sakral ini tidak menimbulkan masalah kesehatan serius. Kehadirannya hanyalah variasi normal pada kulit bayi dan tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, penting untuk memahami perbedaan antara lesung sakral yang normal dan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Karakteristik Sacral Dimple Normal dan Tanda Bahaya

Membedakan lesung sakral yang normal dengan yang berpotensi masalah adalah kunci untuk penanganan yang tepat. Sebagian besar lesung sakral tidak berbahaya dan tidak memerlukan tindakan medis. Namun, beberapa karakteristik tertentu dapat menjadi tanda peringatan yang memerlukan evaluasi dokter.

Karakteristik sacral dimple yang umumnya normal antara lain:

  • Berukuran kecil dan dangkal.
  • Terletak tepat di lipatan bokong.
  • Tidak disertai dengan tanda-tanda lain di sekitarnya.

Lesung sakral yang menunjukkan potensi masalah dan perlu diperiksa oleh dokter adalah jika:

  • Berukuran lebih lebar atau lebih dalam, umumnya lebih dari 5 milimeter.
  • Terletak lebih tinggi dari lipatan bokong, yaitu di atas area tulang ekor.
  • Disertai dengan tanda-tanda lain pada kulit di sekitarnya.

Tanda-tanda lain tersebut bisa berupa bercak rambut yang tumbuh berlebihan, perubahan warna kulit seperti bercak merah atau kebiruan, atau adanya benjolan lemak di dekat lesung. Keberadaan tanda-tanda ini bisa mengindikasikan adanya hubungan dengan masalah yang lebih dalam pada tulang belakang atau sumsum tulang belakang.

Kapan Harus Ke Dokter?

Meskipun sebagian besar lesung sakral tidak berbahaya, kewaspadaan tetap diperlukan. Pemeriksaan medis menjadi krusial apabila lesung sakral memiliki karakteristik yang mencurigakan. Jika seseorang menemukan lesung sakral pada bayi atau anak yang berukuran lebar, sangat dalam, terletak jauh di atas lipatan bokong, atau disertai tanda lain seperti pertumbuhan rambut yang tidak biasa, perubahan warna kulit, atau benjolan kecil di sekitarnya, segera konsultasikan dengan dokter.

Tanda-tanda ini bisa menjadi indikasi adanya kondisi yang lebih serius seperti spina bifida okulta, sebuah kelainan pada tulang belakang yang tidak terlihat dari luar, atau tethered cord syndrome, yaitu kondisi di mana sumsum tulang belakang terikat pada jaringan di sekitarnya dan tidak dapat bergerak bebas. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi dan memastikan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh dan mungkin merekomendasikan pemeriksaan pencitraan.

Penyebab Sacral Dimple

Penyebab pasti sacral dimple belum sepenuhnya dipahami, tetapi kondisi ini diyakini terjadi selama perkembangan embrio. Sacral dimple terbentuk pada awal kehamilan ketika tulang belakang bayi belum sepenuhnya menutup. Proses pembentukan kulit dan tulang belakang yang tidak sempurna pada area tersebut dapat meninggalkan lekukan kecil. Dalam kebanyakan kasus, proses ini adalah variasi normal dan tidak menunjukkan adanya masalah serius.

Namun, ketika lesung sakral berhubungan dengan kondisi tulang belakang yang mendasarinya, hal ini biasanya terkait dengan cacat lahir yang lebih kompleks pada pembentukan tabung saraf. Tabung saraf adalah struktur yang berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang bayi. Kelainan dalam penutupan tabung saraf dapat menyebabkan kondisi seperti spina bifida. Penting untuk diingat bahwa lesung sakral yang sederhana umumnya tidak terkait dengan kelainan tabung saraf yang serius.

Diagnosis Sacral Dimple

Diagnosis sacral dimple biasanya dimulai dengan pemeriksaan fisik oleh dokter. Dokter akan memeriksa lokasi, ukuran, dan kedalaman lesung, serta mencari tanda-tanda lain yang menyertainya, seperti pertumbuhan rambut abnormal atau perubahan warna kulit. Jika lesung sakral dianggap normal dan tidak ada tanda bahaya, tidak diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, apabila dokter mencurigai adanya masalah yang mendasari, beberapa pemeriksaan pencitraan mungkin akan direkomendasikan. Ultrasonografi (USG) sering menjadi pilihan pertama untuk bayi yang baru lahir karena sifatnya non-invasif dan tidak menggunakan radiasi. USG dapat membantu melihat struktur di bawah kulit dan mengidentifikasi potensi kelainan pada sumsum tulang belakang. Jika USG tidak memberikan hasil yang jelas atau jika ada kekhawatiran yang lebih besar, dokter mungkin akan merekomendasikan Magnetic Resonance Imaging (MRI). MRI memberikan gambaran yang lebih detail tentang sumsum tulang belakang dan jaringan saraf di sekitarnya, sehingga dapat mendeteksi kondisi seperti tethered cord syndrome atau spina bifida okulta.

Penanganan dan Komplikasi

Penanganan sacral dimple sangat tergantung pada hasil diagnosis. Untuk lesung sakral yang normal dan tidak berhubungan dengan kelainan sumsum tulang belakang, tidak diperlukan pengobatan atau intervensi medis. Orang tua hanya perlu menjaga kebersihan area tersebut untuk mencegah iritasi atau infeksi. Lesung ini seringkali akan menghilang atau menjadi kurang terlihat seiring bertambahnya usia anak.

Namun, jika diagnosis menunjukkan adanya kelainan pada sumsum tulang belakang, seperti tethered cord syndrome atau spina bifida okulta, penanganan akan disesuaikan dengan kondisi tersebut. Tethered cord syndrome, misalnya, mungkin memerlukan tindakan pembedahan untuk membebaskan sumsum tulang belakang dan mencegah kerusakan saraf lebih lanjut. Komplikasi dari kelainan ini bisa meliputi masalah pada fungsi kandung kemih dan usus, kelemahan pada kaki, atau masalah dengan kontrol gerak. Deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk meminimalkan risiko komplikasi jangka panjang. Dokter akan menjelaskan pilihan penanganan yang paling sesuai berdasarkan kondisi spesifik penderita.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Sacral dimple adalah lekukan bawaan pada punggung bawah yang umumnya tidak berbahaya. Namun, mengenali karakteristik lesung sakral yang normal dan yang berpotensi masalah adalah langkah penting bagi setiap orang tua. Jika lesung sakral berukuran lebar, sangat dalam, terletak tinggi di atas lipatan bokong, atau disertai tanda-tanda lain seperti bercak rambut, perubahan warna kulit, atau benjolan lemak, segera lakukan konsultasi medis. Deteksi dini dapat membantu mengidentifikasi kondisi yang mendasari dan memastikan penanganan yang tepat.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau melakukan konsultasi terkait lesung sakral pada bayi, jangan ragu untuk menggunakan aplikasi Halodoc. Tim dokter ahli di Halodoc siap memberikan saran medis yang akurat dan berbasis penelitian untuk kondisi kesehatan apa pun yang penderita atau keluarga hadapi. Unduh aplikasi Halodoc sekarang untuk kemudahan akses layanan kesehatan terpercaya.