Ad Placeholder Image

Sakit Mata Merah Menular: Kenali dan Cegah Agar Tak Kena

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   29 April 2026

Bukan Tatapan! Ini Cara Sakit Mata Merah Menular

Sakit Mata Merah Menular: Kenali dan Cegah Agar Tak KenaSakit Mata Merah Menular: Kenali dan Cegah Agar Tak Kena

Apa Itu Sakit Mata Merah Menular?

Sakit mata merah menular umumnya dikenal sebagai Konjungtivitis atau peradangan pada selaput bening yang melapisi bagian putih mata dan kelopak mata bagian dalam. Kondisi ini membuat mata tampak merah, gatal, dan berair. Penyakit ini sangat umum terjadi dan dapat menyerang siapa saja.

Konjungtivitis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, namun jenis yang menular biasanya dipicu oleh infeksi virus atau bakteri. Penting untuk memahami cara penularannya agar dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat. Membedakan jenis penyebabnya penting untuk penanganan yang efektif.

Jenis Penyakit Mata Merah Menular

Penyakit mata merah yang memiliki potensi menular paling tinggi adalah konjungtivitis infeksi. Jenis ini dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan penyebabnya:

  • Konjungtivitis Virus: Ini adalah penyebab paling umum dari konjungtivitis menular, sering dikaitkan dengan virus penyebab flu biasa. Umumnya lebih ringan namun sangat mudah menular.
  • Konjungtivitis Bakteri: Disebabkan oleh bakteri tertentu, jenis ini cenderung menghasilkan lebih banyak kotoran mata (belekan) yang kental. Bisa lebih serius dan memerlukan penanganan antibiotik.

Bagaimana Sakit Mata Merah Menular?

Penularan sakit mata merah infeksius, baik yang disebabkan oleh virus maupun bakteri, terjadi melalui kontak langsung. Penularan tidak terjadi hanya dengan saling tatap mata dengan penderita.

Mekanisme penularan utamanya adalah melalui kontak dengan cairan mata (seperti belekan atau air mata) penderita. Ini bisa terjadi secara langsung atau melalui benda-benda yang terkontaminasi.

Contoh benda terkontaminasi meliputi tisu bekas pakai, handuk, bantal, atau permukaan benda lain yang disentuh penderita. Setelah menyentuh penderita atau benda-benda tersebut, tangan yang tidak dicuci kemudian menyentuh mata sendiri, menyebabkan infeksi.

Gejala Sakit Mata Merah

Gejala sakit mata merah dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya, namun ada beberapa tanda umum yang sering muncul. Mengenali gejala ini penting untuk deteksi dini dan penanganan yang tepat.

Beberapa gejala umum sakit mata merah meliputi:

  • Mata merah atau meradang pada salah satu atau kedua mata.
  • Mata terasa gatal atau seperti berpasir.
  • Produksi air mata berlebihan (mata berair).
  • Keluarnya kotoran mata (belekan) yang bisa bening, putih, kuning, atau kehijauan, terutama saat bangun tidur.
  • Mata terasa lengket atau kelopak mata sulit dibuka di pagi hari karena kotoran mata.
  • Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia).

Pencegahan Penularan Sakit Mata Merah

Mengingat penularan sakit mata merah sangat mudah, langkah pencegahan menjadi krusial untuk menghentikan penyebarannya. Kebiasaan higienis pribadi adalah kunci utama dalam upaya pencegahan ini.

Berikut adalah beberapa strategi pencegahan yang efektif:

  • Mencuci tangan secara rutin dan menyeluruh menggunakan sabun serta air mengalir, terutama setelah menyentuh mata atau area wajah, atau setelah berinteraksi dengan penderita.
  • Menghindari menyentuh atau menggosok mata dengan tangan yang belum bersih.
  • Tidak berbagi barang-barang pribadi yang bersentuhan dengan mata, seperti handuk, sapu tangan, kosmetik mata, atau lensa kontak.
  • Mengganti sarung bantal secara teratur, terutama jika sedang mengalami sakit mata.
  • Membersihkan kacamata secara rutin dan berhati-hati dalam penggunaan lensa kontak jika sedang sakit mata.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun banyak kasus sakit mata merah dapat sembuh sendiri atau dengan perawatan rumahan, ada beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan medis. Konsultasi dengan profesional kesehatan sangat penting jika gejala tidak membaik atau memburuk.

Segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc jika mengalami:

  • Nyeri mata yang parah.
  • Pandangan kabur atau sensitivitas cahaya yang ekstrem.
  • Mata merah yang tidak membaik setelah beberapa hari.
  • Gejala sakit mata merah pada bayi baru lahir.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kondisi kesehatan lainnya.

FAQ Seputar Sakit Mata Merah Menular

Apakah sakit mata merah selalu menular?

Tidak semua jenis sakit mata merah menular. Konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi atau iritasi tidak menular. Namun, konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri sangat mudah menular.

Berapa lama sakit mata merah menular?

Durasi penularan tergantung pada penyebabnya. Konjungtivitis virus umumnya menular selama gejala masih ada, yaitu sekitar 7-14 hari. Konjungtivitis bakteri menular hingga 24-48 jam setelah pengobatan antibiotik dimulai, atau selama ada kotoran mata jika tidak diobati.