Ad Placeholder Image

Sakit Perut di Pusar? Ini Pemicunya dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Sakit Perut di Pusar: Penyebab, Solusi, dan Tanda Bahaya

Sakit Perut di Pusar? Ini Pemicunya dan Cara MengatasinyaSakit Perut di Pusar? Ini Pemicunya dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Sakit perut di sekitar pusar, atau secara medis dikenal sebagai nyeri periumbilikal, merupakan keluhan yang sangat umum terjadi di masyarakat Indonesia. Kondisi ini bisa terasa seperti kram ringan, nyeri tumpul yang menetap, hingga rasa melilit yang tajam. Karena area sekitar pusar merupakan rumah bagi berbagai organ penting seperti usus halus, sebagian usus besar, dan lambung, penyebab keluhannya pun sangat bervariasi.

Memahami penyebab dan cara penanganan yang tepat sangat penting agar nyeri tidak mengganggu aktivitas harian kamu. Sering kali, rasa tidak nyaman ini dipicu oleh masalah pencernaan sederhana seperti gas berlebih, gangguan asam lambung, atau keracunan makanan ringan. Namun, jika nyeri terasa sangat hebat dan menjalar ke area lain, sebaiknya kamu segera melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Penggunaan obat-obatan yang tepat dapat membantu meredakan gejala dengan cepat jika penyebabnya adalah masalah lambung atau pencernaan fungsional. Sebagai apoteker, saya menyarankan untuk selalu menyediakan obat bebas yang aman di kotak P3K rumah untuk pertolongan pertama pada gangguan perut ringan.

Nah, mau tahu apa saja pilihan cara mengatasi sakit perut sekitar pusar? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Cara Mengatasi Sakit Perut Sekitar Pusar yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk kesehatan pilihan yang tersedia di apotek dan dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman pada perut kamu secara efektif dan aman.

1. Antasida Doen 10 Tablet

Antasida Doen adalah obat lini pertama yang sangat efektif untuk mengatasi sakit perut sekitar pusar yang disebabkan oleh kenaikan asam lambung atau gastritis. Obat ini mengandung kombinasi Alumunium Hidroksida dan Magnesium Hidroksida yang bekerja secara sinergis menetralkan asam lambung yang berlebih.

Dengan menetralkan asam, iritasi pada dinding saluran cerna dapat dikurangi sehingga rasa nyeri dan terbakar akan mereda. Produk ini sangat terjangkau namun memiliki efikasi yang teruji untuk masalah dispepsia ringan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2-1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Dimunim 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan, dan sebaiknya dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Antasida Doen 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Polysilane Suspensi 100 ml

Jika sakit perut sekitar pusar disertai dengan rasa kembung, penuh, dan sering bersendawa, Polysilane Suspensi adalah pilihan yang tepat. Selain mengandung antasida (Aluminium Hidroksida dan Magnesium Hidroksida), obat ini juga diperkaya dengan Dimethicone atau Simethicone.

Dimethicone bekerja dengan cara memecah gelembung gas di dalam saluran cerna, sehingga gas lebih mudah dikeluarkan dan tekanan pada perut berkurang. Bentuk suspensi (cair) membuatnya lebih cepat melapisi dinding lambung untuk perlindungan instan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 sendok takar (5-10 ml), 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2-1 sendok takar (2.5-5 ml), 3-4 kali sehari.
  • Diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan dan menjelang tidur.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Polysilane Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Pencegahan Sakit Perut
  1. Hindari makan terlalu cepat karena dapat menyebabkan udara masuk ke saluran cerna (aerofagia).
  2. Kurangi konsumsi makanan pedas, asam, dan bersantan yang berlebihan.
  3. Biasakan makan dalam porsi kecil namun sering untuk menjaga kestabilan asam lambung.

3. Promag 12 Tablet

Promag merupakan salah satu merek paling terpercaya di Indonesia untuk menangani masalah perut. Kandungan utamanya adalah Hydrotalcite, Magnesium Hidroksida, dan Simethicone. Hydrotalcite bekerja unik karena mampu bekerja lama dalam menetralkan asam lambung dan melindungi lapisan mukosa lambung.

Kombinasi ini sangat efektif mengatasi sakit perut, perih, dan mual yang sering dirasakan di area tengah perut atau dekat pusar akibat gangguan pencernaan fungsional.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-2 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2-1 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Tablet harus dikunyah dengan baik sebelum ditelan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Promag 12 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Diapet 4 Kapsul

Kadang kala, rasa sakit di sekitar pusar merupakan pertanda awal dari gangguan buang air besar atau diare. Diapet adalah obat herbal yang mengandung ekstrak Daun Jambu Biji, Kunyit, buah Mojosari, dan Kulit Buah Delima.

Kandungan tanin dalam Daun Jambu Biji bekerja dengan cara menciutkan selaput lendir usus dan menghambat sekresi cairan berlebih, sementara kunyit membantu meredakan peradangan dan nyeri kram pada perut. Ini adalah pilihan alami yang aman untuk meredakan mulas yang disertai keinginan terus-menerus untuk ke belakang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak: 2 kapsul diminum saat mulai merasa mulas/diare.
  • Dapat diulang setiap 1 jam jika diare berlanjut, maksimal 8 kapsul dalam 24 jam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas (herbal). Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Diapet 4 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Penanganan Mandiri di Rumah

1. Kompres Hangat

Menggunakan botol berisi air hangat atau heating pad yang diletakkan di atas pusar dapat membantu mengendurkan otot-otot saluran cerna yang kram. Rasa hangat meningkatkan aliran darah ke area perut dan memberikan efek menenangkan secara instan.

2. Istirahat dan Posisi Tubuh

Saat perut terasa sakit, hindari berbaring telentang sepenuhnya. Cobalah posisi miring ke kiri atau duduk bersandar dengan kaki sedikit ditekuk. Posisi ini membantu mengurangi tekanan pada organ dalam perut dan mempermudah pengeluaran gas.

3. Hidrasi yang Cukup

Minumlah air putih hangat dalam tegukan kecil. Air hangat membantu melancarkan sistem pencernaan. Hindari minuman berkafein, bersoda, atau minuman manis yang dapat memperparah pembentukan gas di usus.

Studi Mengenai Gangguan Pencernaan Periumbilikal

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa nyeri di area periumbilikal sering kali berkaitan dengan gangguan fungsional gastrointestinal. Penanganan menggunakan agen antasida dan defoaming agent (seperti simethicone) terbukti efektif menurunkan tingkat ketidaknyamanan pasien secara signifikan dalam waktu singkat.

Studi tersebut juga menekankan pentingnya manajemen pola makan dan penggunaan obat OTC yang tepat sebagai langkah awal penanganan mandiri sebelum dilakukan pemeriksaan diagnostik lebih lanjut oleh tenaga medis profesional.

Jika setelah mengonsumsi obat-obatan di atas selama 2-3 hari namun rasa sakit tidak kunjung membaik, atau jika disertai gejala berat seperti demam tinggi, muntah terus-menerus, dan perut terasa keras saat ditekan, segera hubungi dokter.

Kamu bisa beli obat online di Halodoc dengan praktis dan cepat, serta mendapatkan jaminan produk yang 100% asli dan diantar langsung ke depan rumah kamu.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran medis yang lebih spesifik.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Abdominal Pain: Causes and Treatments.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Understanding Periumbilical Pain.
NCBI – StatPearls. Diakses pada 2026. Antacids and Gastrointestinal Agents.
Kemenkes RI – Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Diakses pada 2026. Tata Laksana Gangguan Pencernaan Ringan.

FAQ

1. Apa penyebab utama sakit perut sekitar pusar?

Penyebab paling umum meliputi gas yang terperangkap di usus, gangguan asam lambung (dispepsia), konstipasi, atau awal dari infeksi saluran cerna ringan (gastroenteritis).

2. Bolehkah memijat perut yang sedang sakit di sekitar pusar?

Sangat tidak disarankan memijat perut dengan tekanan kuat, terutama jika penyebabnya belum pasti. Pemijatan keras dapat memperburuk kondisi jika terjadi peradangan organ dalam seperti usus buntu.

3. Kapan saya harus waspada dengan sakit perut di pusar?

Waspadai jika nyeri berpindah ke perut kanan bawah, disertai demam, perut terasa kaku (seperti papan), atau jika nyeri membuat kamu tidak bisa berjalan tegak.

4. Apakah minum teh hangat bisa membantu?

Ya, teh herbal seperti teh jahe atau teh peppermint hangat dapat membantu meredakan kram perut ringan dan membantu mengeluarkan gas dari saluran pencernaan.

## Merasa Nyeri di Area Pusar dan Bingung Apa Penyebabnya? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa tidak nyaman karena sakit perut di area pusar? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.